<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deretan Jenderal Kowal yang Terkenal dan Miliki Karier Gemilang</title><description>Beberapa anggota Kowal ada yang berhasil meraih pangkat jenderal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/18/337/2729247/deretan-jenderal-kowal-yang-terkenal-dan-miliki-karier-gemilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/18/337/2729247/deretan-jenderal-kowal-yang-terkenal-dan-miliki-karier-gemilang"/><item><title>Deretan Jenderal Kowal yang Terkenal dan Miliki Karier Gemilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/18/337/2729247/deretan-jenderal-kowal-yang-terkenal-dan-miliki-karier-gemilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/18/337/2729247/deretan-jenderal-kowal-yang-terkenal-dan-miliki-karier-gemilang</guid><pubDate>Minggu 18 Desember 2022 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Litbang MPI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/18/337/2729247/deretan-jenderal-kowal-yang-terkenal-dan-miliki-karier-gemilang-aXUiTKv7h8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/18/337/2729247/deretan-jenderal-kowal-yang-terkenal-dan-miliki-karier-gemilang-aXUiTKv7h8.jpg</image><title>Foto: Antara</title></images><description>JAKARTA - Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) adalah sebutan untuk prajurit wanita TNI Angkatan Laut. Beberapa anggota Kowal ada yang berhasil meraih pangkat jenderal. Kiprahnya di dunia militer yang terkesan maskulin tak kalah baiknya dari prajurit lelaki. Berikut jenderal Kowal yang terkenal.
&amp;nbsp;(Baca juga: Kowal Cantik Penabrak Ibu Pedagang Gorengan hingga Tewas Diamankan POMAL)
1.	Ni Ketut Prabhawati
Salah satu perwira Korps Wanita (Kowal) TNI Angkatan Laut, Ni Ketut Prabhawati, resmi menjadi Laksamana Pertama (Laksma) TNI atau Bintang Satu. Hal itu terjadi saat Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Andika Perkasa beberapa kali melakukan mutasi perwira tinggi (pati).
Kenaikan pangkat bintang satu membuat Kolonel Laut (P/W) Ni Ketut Prabhawati menjadi jenderal bintang satu atau biasa disebut Laksamana Pertama (disingkat Laksamana TNI).
Ni Ketut Prabhawati lahir pada 20 November 1967 di Tabanan, Bali. Ia merupakan perwira tinggi TNI-AL yang menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Akademi Angkatan Laut (Seklem AAL) berdasarkan Surat Keputusan Nomor Kep/271/III/2022 tertanggal 25 Maret 2022. Ketut Prabhawati adalah satu-satunya Korps Wanita (Kowal) Marinir dengan spesialisasi Penerbangan Angkatan Laut.
Selama mengabdi, Laksma Ni Ketut telah mengikuti beberapa pelatihan kemiliteran. Di antaranya adalah Dikmaba Militer Sukarela (1985), Dik Brevet Penerbang (1988-1989), Diktukpa (1990), Dikpespa, Seskoal, Sesko TNI dan Lemhannas. Sebelum menjabat sebagai Seklem AAL, ia adalah Komandan Lanal Malang.


2. Christina Maria Rantetana
&amp;nbsp;
Dalam sejarah dunia militer, Laksamana TNI (Purn) Christina Maria Rantetana adalah prajurit Kowal pertama yang menyandang pangkat bintang. Pada 1 November 2002, ia diangkat menjadi Laksamana Pertama (Jenderal Bintang Satu) TNI Angkatan Laut oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut saat itu, Laksamana Bernard K. Sondakh.

Wanita kelahiran 24 Juli 1955 ini kemudian mendapat pangkat Laksamana Muda TNI Angkatan Laut pada 2013. Christina pernah menjabat sebagai Pakar Ideologi dan Konstitusi Menteri RI, di mana ia mengoordinasikan kebijakan, hukum, dan keamanan, sebelum pensiun.

Kariernya yang gemilang membuatnya menjadi kebanggaan karena berhasil mengharumkan nama TNI AL atas prestasinya sebagai jenderal bintang dua wanita pertama di Angkatan Laut dalam lingkup ASEAN. Christina meninggal di Rumah Sakit Angkatan Laut di Jakarta pada 31 Juli 2016. Dia dimakamkan di pemakaman tradisional Toraja.</description><content:encoded>JAKARTA - Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) adalah sebutan untuk prajurit wanita TNI Angkatan Laut. Beberapa anggota Kowal ada yang berhasil meraih pangkat jenderal. Kiprahnya di dunia militer yang terkesan maskulin tak kalah baiknya dari prajurit lelaki. Berikut jenderal Kowal yang terkenal.
&amp;nbsp;(Baca juga: Kowal Cantik Penabrak Ibu Pedagang Gorengan hingga Tewas Diamankan POMAL)
1.	Ni Ketut Prabhawati
Salah satu perwira Korps Wanita (Kowal) TNI Angkatan Laut, Ni Ketut Prabhawati, resmi menjadi Laksamana Pertama (Laksma) TNI atau Bintang Satu. Hal itu terjadi saat Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Andika Perkasa beberapa kali melakukan mutasi perwira tinggi (pati).
Kenaikan pangkat bintang satu membuat Kolonel Laut (P/W) Ni Ketut Prabhawati menjadi jenderal bintang satu atau biasa disebut Laksamana Pertama (disingkat Laksamana TNI).
Ni Ketut Prabhawati lahir pada 20 November 1967 di Tabanan, Bali. Ia merupakan perwira tinggi TNI-AL yang menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Akademi Angkatan Laut (Seklem AAL) berdasarkan Surat Keputusan Nomor Kep/271/III/2022 tertanggal 25 Maret 2022. Ketut Prabhawati adalah satu-satunya Korps Wanita (Kowal) Marinir dengan spesialisasi Penerbangan Angkatan Laut.
Selama mengabdi, Laksma Ni Ketut telah mengikuti beberapa pelatihan kemiliteran. Di antaranya adalah Dikmaba Militer Sukarela (1985), Dik Brevet Penerbang (1988-1989), Diktukpa (1990), Dikpespa, Seskoal, Sesko TNI dan Lemhannas. Sebelum menjabat sebagai Seklem AAL, ia adalah Komandan Lanal Malang.


2. Christina Maria Rantetana
&amp;nbsp;
Dalam sejarah dunia militer, Laksamana TNI (Purn) Christina Maria Rantetana adalah prajurit Kowal pertama yang menyandang pangkat bintang. Pada 1 November 2002, ia diangkat menjadi Laksamana Pertama (Jenderal Bintang Satu) TNI Angkatan Laut oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut saat itu, Laksamana Bernard K. Sondakh.

Wanita kelahiran 24 Juli 1955 ini kemudian mendapat pangkat Laksamana Muda TNI Angkatan Laut pada 2013. Christina pernah menjabat sebagai Pakar Ideologi dan Konstitusi Menteri RI, di mana ia mengoordinasikan kebijakan, hukum, dan keamanan, sebelum pensiun.

Kariernya yang gemilang membuatnya menjadi kebanggaan karena berhasil mengharumkan nama TNI AL atas prestasinya sebagai jenderal bintang dua wanita pertama di Angkatan Laut dalam lingkup ASEAN. Christina meninggal di Rumah Sakit Angkatan Laut di Jakarta pada 31 Juli 2016. Dia dimakamkan di pemakaman tradisional Toraja.</content:encoded></item></channel></rss>
