<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi: 2 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kereta Konstruksi Proyek Kereta Cepat WNA China</title><description>&quot;Pekerja teknis (korban yang meninggal dunia),&quot; ujar Dedi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2729878/polisi-2-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-konstruksi-proyek-kereta-cepat-wna-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2729878/polisi-2-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-konstruksi-proyek-kereta-cepat-wna-china"/><item><title>Polisi: 2 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kereta Konstruksi Proyek Kereta Cepat WNA China</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2729878/polisi-2-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-konstruksi-proyek-kereta-cepat-wna-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2729878/polisi-2-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-konstruksi-proyek-kereta-cepat-wna-china</guid><pubDate>Senin 19 Desember 2022 11:54 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/19/337/2729878/polisi-2-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-konstruksi-proyek-kereta-cepat-wna-china-GX3IYG3Zpl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/19/337/2729878/polisi-2-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-konstruksi-proyek-kereta-cepat-wna-china-GX3IYG3Zpl.jpg</image><title>Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Dua orang yang menjadi korban tewas peristiwa kecelakaan kereta konstruksi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, merupakan Warga Negara Asing (WNA) China.
&quot;Iya betul informasi dari Polda Jawa Barat,&quot; kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Senin (19/12/2022).
Berdasarkan informasi, Dedi mengungkapkan bahwa, dua WNA Cina tersebut merupakan pekerja teknis dari proyek kereta cepat tersebut.
&quot;Pekerja teknis (korban yang meninggal dunia),&quot; ujar Dedi.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Periksa 18 Saksi Terkait Kecelakaan Proyek Kereta Cepat yang Tewaskan 2 Orang
Dari informasi dihimpun, dua orang WNA Cina yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut yakni, Chang Shin Shang (40) dan Chang Shin Yung (36).
Polri menyatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap 18 orang sebagai saksi terkait peristiwa kecelakaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Baca juga:&amp;nbsp;Operasi Lilin Digelar Kamis, 102 Ribu Personel Amankan Nataru
Sejauh ini, berdasarkan catatan kepolisian ada dua orang meninggal dunia akibat peristiwa kecelakaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Selain korban tewas, ada juga lima orang yang mengalami luka dengan kategori berat.
Kecelakaan Kereta Teknis dan lokomotif kereta cepat di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terjadi di Kampung Cempaka, Desa Campakamekar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Minggu, 18 Desember 2022 sore.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS8xLzE1OTA0Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Rangkaian gerbong kereta teknis lepas dari jalur trek tepat di kawasan Cempaka Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
Rangkaian kereta teknis KCIC yang dikhususkan untuk melakukan perawatan rel perlintasan itu justru keluar trek di antara luar jalur trek rel.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.41 WIB. Hingga pukul 20.00 WIB, para petugas masih berusaha mengevakuasi rangkaian kereta yang terbalik.</description><content:encoded>JAKARTA - Dua orang yang menjadi korban tewas peristiwa kecelakaan kereta konstruksi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, merupakan Warga Negara Asing (WNA) China.
&quot;Iya betul informasi dari Polda Jawa Barat,&quot; kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Senin (19/12/2022).
Berdasarkan informasi, Dedi mengungkapkan bahwa, dua WNA Cina tersebut merupakan pekerja teknis dari proyek kereta cepat tersebut.
&quot;Pekerja teknis (korban yang meninggal dunia),&quot; ujar Dedi.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Periksa 18 Saksi Terkait Kecelakaan Proyek Kereta Cepat yang Tewaskan 2 Orang
Dari informasi dihimpun, dua orang WNA Cina yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut yakni, Chang Shin Shang (40) dan Chang Shin Yung (36).
Polri menyatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap 18 orang sebagai saksi terkait peristiwa kecelakaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Baca juga:&amp;nbsp;Operasi Lilin Digelar Kamis, 102 Ribu Personel Amankan Nataru
Sejauh ini, berdasarkan catatan kepolisian ada dua orang meninggal dunia akibat peristiwa kecelakaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Selain korban tewas, ada juga lima orang yang mengalami luka dengan kategori berat.
Kecelakaan Kereta Teknis dan lokomotif kereta cepat di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terjadi di Kampung Cempaka, Desa Campakamekar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Minggu, 18 Desember 2022 sore.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS8xLzE1OTA0Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Rangkaian gerbong kereta teknis lepas dari jalur trek tepat di kawasan Cempaka Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
Rangkaian kereta teknis KCIC yang dikhususkan untuk melakukan perawatan rel perlintasan itu justru keluar trek di antara luar jalur trek rel.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.41 WIB. Hingga pukul 20.00 WIB, para petugas masih berusaha mengevakuasi rangkaian kereta yang terbalik.</content:encoded></item></channel></rss>
