<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Akan Buka Konferensi Islam ASEAN Kedua di Bali</title><description>Tahun ini, konferensi mengangkat tema &quot;Khairu Ummah&quot;.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2730159/wapres-akan-buka-konferensi-islam-asean-kedua-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2730159/wapres-akan-buka-konferensi-islam-asean-kedua-di-bali"/><item><title>Wapres Akan Buka Konferensi Islam ASEAN Kedua di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2730159/wapres-akan-buka-konferensi-islam-asean-kedua-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2730159/wapres-akan-buka-konferensi-islam-asean-kedua-di-bali</guid><pubDate>Senin 19 Desember 2022 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/19/337/2730159/wapres-akan-buka-konferensi-islam-asean-kedua-di-bali-3nfXkTFfU9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/19/337/2730159/wapres-akan-buka-konferensi-islam-asean-kedua-di-bali-3nfXkTFfU9.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Islam tingkat ASEAN. Konferensi kali kedua ini digelar di Denpasar, Bali. pada 21 - 23 Desember 2022 mendatang.
Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan konferensi yang akan diikuti sekitar 140 peserta ini direncanakan akan dibuka Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin.
&quot;Insyaallah konferensi akan dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia,&quot; kata Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (19/12/2022).
Menurutnya, konferensi ini dilaksanakan atas kerja sama Kementerian Agama dengan Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Kerajaan Arab Saudi. Tahun ini, konferensi mengangkat tema &quot;Khairu Ummah&quot;.
&quot;Konferensi ini akan membahas implementasi moderasi beragama dalam masyarakat muslim, serta upaya pencegahan ekstremisme dan intoleransi. Kita akan sharing best practices di setiap negara,&quot;kata Kamaruddin Amin.
Baca juga:&amp;nbsp;Bertemu Sri Mulyani, Wapres Bahas Ekonomi Syariah hingga Sertifikasi Halal
&quot;Kami juga akan mendiskusikan problematika keumatan dan mencari solusinya, serta menguatkan wawasan moderasi beragama dan implementasinya dalam kegiatan dakwah,&quot; tuturnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Wamenkumham: Kritik Tak Bisa Dipidana karena Dilakukan untuk Kepentingan Umum
Dirjen Bimas Islam menilai, konferensi ini sangat strategis. Sebab, populasi umat Islam di kawasan Asia Tenggara adalah yang terbanyak di dunia. Pengaruhnya sangat signifikan, kata Kamaruddin, jika Asia Tenggara bisa menjadi contoh utama dalam implementasi moderasi beragama.
&quot;Moderasi beragama menjadi jalan tengah bagi terciptanya kedamaian di tengah umat. Karenanya, moderasi beragama sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat,&quot;ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS80LzE1OTA1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu Indonesia, konferensi ini akan dihadiri peserta dari Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Filipina, Laos, Myanmar, Vietnam, Timor Leste, serta Arab Saudi. Hadir sejumlah narasumber, terdiri atas ulama, akademisi, dan pimpinan Organisasi Masyarakat Islam dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Kerajaan Arab Saudi.
Berlangsung tiga hari, ada sejumlah materi yang akan dipaparkan dalam konferensi, yaitu:
1. Menuju Ummat Terbaik dalam Penguatan Kerjasama dan Sinergitas;
2. Mewaspadai Ekstremitas dalam Beragama dan Berbudaya;
3. Tantangan Ormas Islam dalam Pemberdayaan Ummat di Era Digital;
4. Merawat Harmoni Sosial dalam Masyarakat Plural;
5. Menuju Masyarakat Unggul Melalui Visi Pendidikan Islami.


</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Islam tingkat ASEAN. Konferensi kali kedua ini digelar di Denpasar, Bali. pada 21 - 23 Desember 2022 mendatang.
Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan konferensi yang akan diikuti sekitar 140 peserta ini direncanakan akan dibuka Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin.
&quot;Insyaallah konferensi akan dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia,&quot; kata Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (19/12/2022).
Menurutnya, konferensi ini dilaksanakan atas kerja sama Kementerian Agama dengan Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Kerajaan Arab Saudi. Tahun ini, konferensi mengangkat tema &quot;Khairu Ummah&quot;.
&quot;Konferensi ini akan membahas implementasi moderasi beragama dalam masyarakat muslim, serta upaya pencegahan ekstremisme dan intoleransi. Kita akan sharing best practices di setiap negara,&quot;kata Kamaruddin Amin.
Baca juga:&amp;nbsp;Bertemu Sri Mulyani, Wapres Bahas Ekonomi Syariah hingga Sertifikasi Halal
&quot;Kami juga akan mendiskusikan problematika keumatan dan mencari solusinya, serta menguatkan wawasan moderasi beragama dan implementasinya dalam kegiatan dakwah,&quot; tuturnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Wamenkumham: Kritik Tak Bisa Dipidana karena Dilakukan untuk Kepentingan Umum
Dirjen Bimas Islam menilai, konferensi ini sangat strategis. Sebab, populasi umat Islam di kawasan Asia Tenggara adalah yang terbanyak di dunia. Pengaruhnya sangat signifikan, kata Kamaruddin, jika Asia Tenggara bisa menjadi contoh utama dalam implementasi moderasi beragama.
&quot;Moderasi beragama menjadi jalan tengah bagi terciptanya kedamaian di tengah umat. Karenanya, moderasi beragama sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat,&quot;ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS80LzE1OTA1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu Indonesia, konferensi ini akan dihadiri peserta dari Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Filipina, Laos, Myanmar, Vietnam, Timor Leste, serta Arab Saudi. Hadir sejumlah narasumber, terdiri atas ulama, akademisi, dan pimpinan Organisasi Masyarakat Islam dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Kerajaan Arab Saudi.
Berlangsung tiga hari, ada sejumlah materi yang akan dipaparkan dalam konferensi, yaitu:
1. Menuju Ummat Terbaik dalam Penguatan Kerjasama dan Sinergitas;
2. Mewaspadai Ekstremitas dalam Beragama dan Berbudaya;
3. Tantangan Ormas Islam dalam Pemberdayaan Ummat di Era Digital;
4. Merawat Harmoni Sosial dalam Masyarakat Plural;
5. Menuju Masyarakat Unggul Melalui Visi Pendidikan Islami.


</content:encoded></item></channel></rss>
