<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Sepanjang Besuk Kobokan   </title><description>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Semeru, Malang, Jawa Timur mengalami erupsi&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2730330/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tak-beraktivitas-di-sepanjang-besuk-kobokan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2730330/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tak-beraktivitas-di-sepanjang-besuk-kobokan"/><item><title> Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Sepanjang Besuk Kobokan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2730330/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tak-beraktivitas-di-sepanjang-besuk-kobokan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/19/337/2730330/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tak-beraktivitas-di-sepanjang-besuk-kobokan</guid><pubDate>Senin 19 Desember 2022 20:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/19/337/2730330/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tak-beraktivitas-di-sepanjang-besuk-kobokan-YVT7h8AZ5X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/19/337/2730330/gunung-semeru-erupsi-warga-diminta-tak-beraktivitas-di-sepanjang-besuk-kobokan-YVT7h8AZ5X.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Semeru, Malang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Senin, 19 Desember 2022 pukul 15.58. Masyarakat diminta tak beraktivitas di sepanjang besuk kobokan.
&quot;Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 19 Desember 2022, pukul 15:58 WIB. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 1500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 5176 m di atas permukaan laut),&quot; tulis keterangan PVMBG.
Berdasarkan hasil analisa PVMG, kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 100 detik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gunung Semeru Kembali Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1,5 Kilometer
PVMBG mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
&quot;Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gunung Semeru Mengalami 18 Kali Gempa Letusan Pasca-Erupsi Pagi Ini
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
&quot;Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Semeru, Malang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Senin, 19 Desember 2022 pukul 15.58. Masyarakat diminta tak beraktivitas di sepanjang besuk kobokan.
&quot;Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 19 Desember 2022, pukul 15:58 WIB. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 1500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 5176 m di atas permukaan laut),&quot; tulis keterangan PVMBG.
Berdasarkan hasil analisa PVMG, kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 100 detik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gunung Semeru Kembali Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1,5 Kilometer
PVMBG mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
&quot;Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gunung Semeru Mengalami 18 Kali Gempa Letusan Pasca-Erupsi Pagi Ini
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
&quot;Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
