<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rusia dan China Gelar Latihan Perang Bersama, Tembakkan Peluru Kendali dan Artileri di Laut China Timur</title><description>Angkatan Laut Rusia dan China akan menembakkan peluru kendali dan artileri di Laut China Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/20/18/2730733/rusia-dan-china-gelar-latihan-perang-bersama-tembakkan-peluru-kendali-dan-artileri-di-laut-china-timur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/20/18/2730733/rusia-dan-china-gelar-latihan-perang-bersama-tembakkan-peluru-kendali-dan-artileri-di-laut-china-timur"/><item><title>Rusia dan China Gelar Latihan Perang Bersama, Tembakkan Peluru Kendali dan Artileri di Laut China Timur</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/20/18/2730733/rusia-dan-china-gelar-latihan-perang-bersama-tembakkan-peluru-kendali-dan-artileri-di-laut-china-timur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/20/18/2730733/rusia-dan-china-gelar-latihan-perang-bersama-tembakkan-peluru-kendali-dan-artileri-di-laut-china-timur</guid><pubDate>Selasa 20 Desember 2022 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/20/18/2730733/rusia-dan-china-gelar-latihan-perang-bersama-tembakkan-peluru-kendali-dan-artileri-di-laut-china-timur-rYucocGwnn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi latihan militer (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/20/18/2730733/rusia-dan-china-gelar-latihan-perang-bersama-tembakkan-peluru-kendali-dan-artileri-di-laut-china-timur-rYucocGwnn.jpg</image><title>Ilustrasi latihan militer (Foto: Reuters)</title></images><description>RUSIA -  Rusia dan China akan menggelar latihan perang bersama untuk angkatan laut kedua negara pada pekan ini, yakni pada 21-27 Desember mendatang.
Kementerian pertahanan Rusia, pada Senin (19/12/2022) mengatakan selama latihan bersama, yang rutin berlangsung setiap tahun sejak 2012, Angkatan Laut Rusia dan China akan menembakkan peluru kendali dan artileri di Laut China Timur.
&quot;Tujuan utama latihan ini adalah untuk memperkuat kerja sama antara angkatan laut Rusia dan China, juga menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik,&quot; terangnya, dikutip Antara.
BACA JUGA:&amp;nbsp;AS dan Filipina Gelar Latihan Militer Gabungan Terbesar, Kerahkan 9.000 Tentara Selama 12 Hari
Rusia mengatakan akan mengerahkan empat kapalnya, termasuk kapal peluncur rudal Varyag, untuk mengambil bagian dalam latihan bersama tersebut.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Ketika Pesawat Tempur Indonesia dan Amerika Saling Serang
Kapal-kapal Rusia diberangkatkan pada Senin (19/12/2022) dari pelabuhan Vladivostok di Timur Jauh untuk berpartisipasi dalam latihan yang akan berlangsung selama seminggu itu.

Sementara itu, China akan mengirimkan enam kapal. Latihan bersama itu juga akan melibatkan pengerahan pesawat dan helikopter dari kedua negara.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari tahun ini, Moskow berupaya memperkuat hubungannya dengan China dalam bidang politik, keamanan, dan ekonomi.



Moskow juga menganggap Presiden China Xi Jinping sebagai sekutu utama dalam menentang persekutuan negara-negara Barat.



Rusia dan China telah menandatangani kemitraan strategis tanpa batas.



Perjanjian itu diteken hanya beberapa hari sebelum Moskow meluncurkan invasi darat ke Ukraina pada Februari lalu, yang merupakan serangan terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II.



Namun, Beijing telah menyatakan kekhawatiran atas tindakan-tindakan Rusia di Ukraina.



</description><content:encoded>RUSIA -  Rusia dan China akan menggelar latihan perang bersama untuk angkatan laut kedua negara pada pekan ini, yakni pada 21-27 Desember mendatang.
Kementerian pertahanan Rusia, pada Senin (19/12/2022) mengatakan selama latihan bersama, yang rutin berlangsung setiap tahun sejak 2012, Angkatan Laut Rusia dan China akan menembakkan peluru kendali dan artileri di Laut China Timur.
&quot;Tujuan utama latihan ini adalah untuk memperkuat kerja sama antara angkatan laut Rusia dan China, juga menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik,&quot; terangnya, dikutip Antara.
BACA JUGA:&amp;nbsp;AS dan Filipina Gelar Latihan Militer Gabungan Terbesar, Kerahkan 9.000 Tentara Selama 12 Hari
Rusia mengatakan akan mengerahkan empat kapalnya, termasuk kapal peluncur rudal Varyag, untuk mengambil bagian dalam latihan bersama tersebut.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Ketika Pesawat Tempur Indonesia dan Amerika Saling Serang
Kapal-kapal Rusia diberangkatkan pada Senin (19/12/2022) dari pelabuhan Vladivostok di Timur Jauh untuk berpartisipasi dalam latihan yang akan berlangsung selama seminggu itu.

Sementara itu, China akan mengirimkan enam kapal. Latihan bersama itu juga akan melibatkan pengerahan pesawat dan helikopter dari kedua negara.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari tahun ini, Moskow berupaya memperkuat hubungannya dengan China dalam bidang politik, keamanan, dan ekonomi.



Moskow juga menganggap Presiden China Xi Jinping sebagai sekutu utama dalam menentang persekutuan negara-negara Barat.



Rusia dan China telah menandatangani kemitraan strategis tanpa batas.



Perjanjian itu diteken hanya beberapa hari sebelum Moskow meluncurkan invasi darat ke Ukraina pada Februari lalu, yang merupakan serangan terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II.



Namun, Beijing telah menyatakan kekhawatiran atas tindakan-tindakan Rusia di Ukraina.



</content:encoded></item></channel></rss>
