<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal Indochina dan Sejarah Singkatnya, Bukan Berasal dari Indonesia</title><description>Mengenal Indochina dan sejarah singkatnya</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/20/18/2730894/mengenal-indochina-dan-sejarah-singkatnya-bukan-berasal-dari-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/20/18/2730894/mengenal-indochina-dan-sejarah-singkatnya-bukan-berasal-dari-indonesia"/><item><title>Mengenal Indochina dan Sejarah Singkatnya, Bukan Berasal dari Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/20/18/2730894/mengenal-indochina-dan-sejarah-singkatnya-bukan-berasal-dari-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/20/18/2730894/mengenal-indochina-dan-sejarah-singkatnya-bukan-berasal-dari-indonesia</guid><pubDate>Selasa 20 Desember 2022 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/20/18/2730894/mengenal-indochina-dan-sejarah-singkatnya-bukan-berasal-dari-indonesia-eh8VWSFfnY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/20/18/2730894/mengenal-indochina-dan-sejarah-singkatnya-bukan-berasal-dari-indonesia-eh8VWSFfnY.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA- Mengenal Indochina dan sejarah singkatnya menarik diulas. Istilah Indochina mengacu pada percampuran pengaruh India dan Cina dalam budaya wilayah tersebut.
BACA JUGA:5 Proses Perubahan Sosial dan Budaya dari Akulturasi hingga Mileniarisme
Mengenal Indochina dan sejarah singkatnya ini berawal pada tahun 1858 dan 1893. Indochina ini berasal wilayah Asia Tenggara Daratan (Mainland Southeast Asia), mencakup kawasan Semenanjung Malaysia, Myanmar, Vietnam dan Thailand.
Sementara Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura sering disebut kawasan maritim Asia Tenggara sehingga tak digolongkan Indochina. Budaya yang berkembang di sini lebih dominan dipengaruhi Budaya MelayuSaat itu, Prancis membentuk Persatuan Indochina pertama yang memerintahnya di Vietnam. Sebab, negara terkenal menara Eifel ini kemudian mendirikan Federasi Indocina dan membaginya menjadi bagian dari Uni Prancis baru yang lebih besar.
Salah satunya berbagai kelompok etnis yang mendiami kawasan Indochina. Beberapa di antaranya ialah etnis Vietnam, Montagnard, Laos, Khmer, dan Cina. Penduduk di kawasan ini mayoritas beragama Buddha, Theravada, Mahayana, Konfusianisme, Cao Dai, serta Katolik.
Mayoritas bahasa yang digunakan adalah keluarga bahasa Sino-Tibet, yang merupakan bahasa terbesar kedua di dunia dalam hal jumlah penutur asli. Untuk kebudayaannya, sudah tentu kawasan ini sangat dipengaruhi oleh India dan Cina. Contohnya, budaya Thailand, Malaysia, Kamboja, dan Laos sangat dipengaruhi gagasan dan bahasa di India. Sementara Vietnam lebih banyak dipengaruhi oleh budaya Cina.
(RIN)


</description><content:encoded>JAKARTA- Mengenal Indochina dan sejarah singkatnya menarik diulas. Istilah Indochina mengacu pada percampuran pengaruh India dan Cina dalam budaya wilayah tersebut.
BACA JUGA:5 Proses Perubahan Sosial dan Budaya dari Akulturasi hingga Mileniarisme
Mengenal Indochina dan sejarah singkatnya ini berawal pada tahun 1858 dan 1893. Indochina ini berasal wilayah Asia Tenggara Daratan (Mainland Southeast Asia), mencakup kawasan Semenanjung Malaysia, Myanmar, Vietnam dan Thailand.
Sementara Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura sering disebut kawasan maritim Asia Tenggara sehingga tak digolongkan Indochina. Budaya yang berkembang di sini lebih dominan dipengaruhi Budaya MelayuSaat itu, Prancis membentuk Persatuan Indochina pertama yang memerintahnya di Vietnam. Sebab, negara terkenal menara Eifel ini kemudian mendirikan Federasi Indocina dan membaginya menjadi bagian dari Uni Prancis baru yang lebih besar.
Salah satunya berbagai kelompok etnis yang mendiami kawasan Indochina. Beberapa di antaranya ialah etnis Vietnam, Montagnard, Laos, Khmer, dan Cina. Penduduk di kawasan ini mayoritas beragama Buddha, Theravada, Mahayana, Konfusianisme, Cao Dai, serta Katolik.
Mayoritas bahasa yang digunakan adalah keluarga bahasa Sino-Tibet, yang merupakan bahasa terbesar kedua di dunia dalam hal jumlah penutur asli. Untuk kebudayaannya, sudah tentu kawasan ini sangat dipengaruhi oleh India dan Cina. Contohnya, budaya Thailand, Malaysia, Kamboja, dan Laos sangat dipengaruhi gagasan dan bahasa di India. Sementara Vietnam lebih banyak dipengaruhi oleh budaya Cina.
(RIN)


</content:encoded></item></channel></rss>
