<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Minta Panglima TNI Yudo Margono Lebih Tegas ke KKB di Papua</title><description>Ma&amp;rsquo;ruf Amin meminta Panglima TNI Yudo Margono yang baru dilantik untuk lebih tegas terhadap KKB di Papua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/20/337/2730685/wapres-minta-panglima-tni-yudo-margono-lebih-tegas-ke-kkb-di-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/20/337/2730685/wapres-minta-panglima-tni-yudo-margono-lebih-tegas-ke-kkb-di-papua"/><item><title>Wapres Minta Panglima TNI Yudo Margono Lebih Tegas ke KKB di Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/20/337/2730685/wapres-minta-panglima-tni-yudo-margono-lebih-tegas-ke-kkb-di-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/20/337/2730685/wapres-minta-panglima-tni-yudo-margono-lebih-tegas-ke-kkb-di-papua</guid><pubDate>Selasa 20 Desember 2022 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/20/337/2730685/wapres-minta-panglima-tni-yudo-margono-lebih-tegas-ke-kkb-di-papua-CXG7UwdGRp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: BPMI Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/20/337/2730685/wapres-minta-panglima-tni-yudo-margono-lebih-tegas-ke-kkb-di-papua-CXG7UwdGRp.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: BPMI Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin meminta Panglima TNI Yudo Margono yang baru saja dilantik untuk lebih tegas menghadapi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
&amp;ldquo;Karena banyaknya masih adanya kekerasan-kekerasan yang dilakukan oleh pihak KKB, mungkin ada langkah-langkah yang lebih tegas lagi di dalam menghadapi, itu memang disuarakan oleh banyak pihak untuk menjaga dan melindungi masyarakat di Papua,&amp;rdquo; tegas Ma&amp;rsquo;ruf Amin di Istana Wapres, Selasa (20/12/2022).
Selain itu, Wapres mengatakan dari berbagai pertemuan didapat kesimpulan bahwa membangun Papua harus melalui pendekatan humanis dan juga teritorial dengan penegakan hukum.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMC8xLzE1OTEyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Ya, saya kira seperti yang sudah disampaikan oleh Presiden maupun juga dalam pertemuan-pertemuan di rapat koordinasi tentang Papua, kita memang tetap melakukan pendekatan yang humanis, membangun melalui pendekatan teritorial dengan penegakan hukum,&amp;rdquo; ujar dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Jelang Nataru 2023, Wapres: Tetap Hati-Hati dan Waspada Covid-19
Meskipun, Wapres mengatakan bahwa keamanan di sejumlah wilayah di Papua lainnya juga termasuk kondusif dan aman. Diketahui, Wapres beberapa waktu lalu telah mengunjungi Papua secara langsung.
&amp;ldquo;Walaupun itu sebenarnya hanya di daerah tertentu saja, jadi kalau dibilang Papua itu sebenarnya tidak di seluruh Papua ya, hanya di daerah tertentu saja, Papua yang lain tuh kondusif dan aman,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Saya 5 hari berputar-putar dari Jayapura, Merauke, Timika, Kaimana, sampai ke Biak semua bahkan mereka minta tambah provinsi baru lagi. Ya sudah kita bangun 3 di Papua, 1 di Papua Barat, waktu di sana ada Papua Barat minta 1 lagi, Papua minta 1 lagi. Saya bilang, kita selesaikan dulu yang sudah ada dan kita bangun dulu dengan baik,&amp;rdquo; kata Wapres.
Wapres menambahkan jika ada wilayah Papua dari segi keamanan yang tidak kondusif hanya di wilayah kecilnya saja. &amp;ldquo;Saya kira itu, jadi kalaupun ada itu sebenarnya masih di daerah kelompok kecil saja, tetapi memang harus dihadapi dengan lebih tegas lagi,&amp;rdquo; tutup Wapres.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin meminta Panglima TNI Yudo Margono yang baru saja dilantik untuk lebih tegas menghadapi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
&amp;ldquo;Karena banyaknya masih adanya kekerasan-kekerasan yang dilakukan oleh pihak KKB, mungkin ada langkah-langkah yang lebih tegas lagi di dalam menghadapi, itu memang disuarakan oleh banyak pihak untuk menjaga dan melindungi masyarakat di Papua,&amp;rdquo; tegas Ma&amp;rsquo;ruf Amin di Istana Wapres, Selasa (20/12/2022).
Selain itu, Wapres mengatakan dari berbagai pertemuan didapat kesimpulan bahwa membangun Papua harus melalui pendekatan humanis dan juga teritorial dengan penegakan hukum.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMC8xLzE1OTEyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Ya, saya kira seperti yang sudah disampaikan oleh Presiden maupun juga dalam pertemuan-pertemuan di rapat koordinasi tentang Papua, kita memang tetap melakukan pendekatan yang humanis, membangun melalui pendekatan teritorial dengan penegakan hukum,&amp;rdquo; ujar dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Jelang Nataru 2023, Wapres: Tetap Hati-Hati dan Waspada Covid-19
Meskipun, Wapres mengatakan bahwa keamanan di sejumlah wilayah di Papua lainnya juga termasuk kondusif dan aman. Diketahui, Wapres beberapa waktu lalu telah mengunjungi Papua secara langsung.
&amp;ldquo;Walaupun itu sebenarnya hanya di daerah tertentu saja, jadi kalau dibilang Papua itu sebenarnya tidak di seluruh Papua ya, hanya di daerah tertentu saja, Papua yang lain tuh kondusif dan aman,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Saya 5 hari berputar-putar dari Jayapura, Merauke, Timika, Kaimana, sampai ke Biak semua bahkan mereka minta tambah provinsi baru lagi. Ya sudah kita bangun 3 di Papua, 1 di Papua Barat, waktu di sana ada Papua Barat minta 1 lagi, Papua minta 1 lagi. Saya bilang, kita selesaikan dulu yang sudah ada dan kita bangun dulu dengan baik,&amp;rdquo; kata Wapres.
Wapres menambahkan jika ada wilayah Papua dari segi keamanan yang tidak kondusif hanya di wilayah kecilnya saja. &amp;ldquo;Saya kira itu, jadi kalaupun ada itu sebenarnya masih di daerah kelompok kecil saja, tetapi memang harus dihadapi dengan lebih tegas lagi,&amp;rdquo; tutup Wapres.</content:encoded></item></channel></rss>
