<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Libur Nataru, Personel Basarnas Disiagakan Antisipasi Potensi Ancaman Bencana</title><description>Libur Nataru, Personel Basarnas Disiagakan Antisipasi Potensi Ancaman Bencana
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/20/340/2730408/libur-nataru-personel-basarnas-disiagakan-antisipasi-potensi-ancaman-bencana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/20/340/2730408/libur-nataru-personel-basarnas-disiagakan-antisipasi-potensi-ancaman-bencana"/><item><title>Libur Nataru, Personel Basarnas Disiagakan Antisipasi Potensi Ancaman Bencana</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/20/340/2730408/libur-nataru-personel-basarnas-disiagakan-antisipasi-potensi-ancaman-bencana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/20/340/2730408/libur-nataru-personel-basarnas-disiagakan-antisipasi-potensi-ancaman-bencana</guid><pubDate>Selasa 20 Desember 2022 03:31 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/20/340/2730408/libur-nataru-personel-basarnas-disiagakan-antisipasi-potensi-ancaman-bencana-e3xRvPcSt5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Personel Basarnas dikerahkan antisipasi potensi bencana saat libur Nataru 2023. (MNC Portal/Azhari Sultan) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/20/340/2730408/libur-nataru-personel-basarnas-disiagakan-antisipasi-potensi-ancaman-bencana-e3xRvPcSt5.jpg</image><title>Personel Basarnas dikerahkan antisipasi potensi bencana saat libur Nataru 2023. (MNC Portal/Azhari Sultan) </title></images><description>JAMBI - Sebanyak 90 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi dikerahkan untuk Siaga khusus Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

&amp;ldquo;Untuk personel kita siapkan 90 personel terdiri dari kantor Jambi, Pos Tungkal, Pos Bungo, Pos Kerinci dan Pos Nipah Panjang,&quot; ucap Kepala Basarnas Jambi Kornelis usai menggelar apel Siaga SAR Khusus di kantor Basarnas Jambi di kawasan Paalmerah, Kota Jambi, Senin (19/12/2022).

Ia menyebutkan, khusus untuk di Pos Kerinci tidak ada penambahan personel. Namun, nanti di-backup personel dari Pos Bungo.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS8xLzE1OTA3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Menurutnya, Siaga khusus Nataru akan dilaksanakan selama 16 hari, yakni pada 19 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023.

&quot;Untuk puncak arus mudik Natal pada tanggal 23-24 Desember 2022, sedangkan puncak arus balik terjadi tanggal 25-26 Desember 2022,&quot; katanya.

Selanjutnya puncak arus mudik Tahun Baru 2023, katanya, diperkirakan pada 30-31 Desember 2022. Sementara, puncak arus balik pada tanggal 1 dan 2 Januari 2023.

BACA JUGA:Libur Nataru, Penumpang di Bandara Soetta Diprediksi Capai 159.282 Orang

Tidak hanya itu, Kornelis merinci adanya potensi ancaman yang perlu diwaspadai dalam pelaksanaan Siaga SAR khusus tahun ini.

Potensi ancaman itu di antaranya bencana hidrometeorologi, yaitu longsor, banjir bandang dan angin puting beliung. Berikutnya, bencana geologi atau gempa bumi, tsunami, erupsi gunung merapi dan kecelakaan transportasi, seperti kapal, pesawat dan jalan raya atau jalan tol.

&quot;Sementara, kondisi membahayakan manusia, seperti tempat-tempat wisata,&quot; tuturnya.

Guna menghadapi potensi bencana di atas, semua personel menyiapkan peralatan yang digunakan baik pemantauan jalur mudik atau bencana, seperti di pelabuhan, bandara dan penyeberangan.

Terakhir, Kornelis mengimbau masyarakat berhati-hati beraktivitas di perjalanan, sehingga tidak terjadi kecelakaan atau lainnya.

</description><content:encoded>JAMBI - Sebanyak 90 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi dikerahkan untuk Siaga khusus Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

&amp;ldquo;Untuk personel kita siapkan 90 personel terdiri dari kantor Jambi, Pos Tungkal, Pos Bungo, Pos Kerinci dan Pos Nipah Panjang,&quot; ucap Kepala Basarnas Jambi Kornelis usai menggelar apel Siaga SAR Khusus di kantor Basarnas Jambi di kawasan Paalmerah, Kota Jambi, Senin (19/12/2022).

Ia menyebutkan, khusus untuk di Pos Kerinci tidak ada penambahan personel. Namun, nanti di-backup personel dari Pos Bungo.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS8xLzE1OTA3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Menurutnya, Siaga khusus Nataru akan dilaksanakan selama 16 hari, yakni pada 19 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023.

&quot;Untuk puncak arus mudik Natal pada tanggal 23-24 Desember 2022, sedangkan puncak arus balik terjadi tanggal 25-26 Desember 2022,&quot; katanya.

Selanjutnya puncak arus mudik Tahun Baru 2023, katanya, diperkirakan pada 30-31 Desember 2022. Sementara, puncak arus balik pada tanggal 1 dan 2 Januari 2023.

BACA JUGA:Libur Nataru, Penumpang di Bandara Soetta Diprediksi Capai 159.282 Orang

Tidak hanya itu, Kornelis merinci adanya potensi ancaman yang perlu diwaspadai dalam pelaksanaan Siaga SAR khusus tahun ini.

Potensi ancaman itu di antaranya bencana hidrometeorologi, yaitu longsor, banjir bandang dan angin puting beliung. Berikutnya, bencana geologi atau gempa bumi, tsunami, erupsi gunung merapi dan kecelakaan transportasi, seperti kapal, pesawat dan jalan raya atau jalan tol.

&quot;Sementara, kondisi membahayakan manusia, seperti tempat-tempat wisata,&quot; tuturnya.

Guna menghadapi potensi bencana di atas, semua personel menyiapkan peralatan yang digunakan baik pemantauan jalur mudik atau bencana, seperti di pelabuhan, bandara dan penyeberangan.

Terakhir, Kornelis mengimbau masyarakat berhati-hati beraktivitas di perjalanan, sehingga tidak terjadi kecelakaan atau lainnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
