<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Wapres Maruf Tegaskan Pemberantasan Korupsi Sudah Dirumuskan KPK   </title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin tegaskan pemberantasan korupsi sudah dirumuskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/21/337/2731324/wapres-maruf-tegaskan-pemberantasan-korupsi-sudah-dirumuskan-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/21/337/2731324/wapres-maruf-tegaskan-pemberantasan-korupsi-sudah-dirumuskan-kpk"/><item><title> Wapres Maruf Tegaskan Pemberantasan Korupsi Sudah Dirumuskan KPK   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/21/337/2731324/wapres-maruf-tegaskan-pemberantasan-korupsi-sudah-dirumuskan-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/21/337/2731324/wapres-maruf-tegaskan-pemberantasan-korupsi-sudah-dirumuskan-kpk</guid><pubDate>Rabu 21 Desember 2022 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/21/337/2731324/wapres-maruf-tegaskan-pemberantasan-korupsi-sudah-dirumuskan-kpk-jvrsUX9Lp1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/21/337/2731324/wapres-maruf-tegaskan-pemberantasan-korupsi-sudah-dirumuskan-kpk-jvrsUX9Lp1.jpg</image><title>Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)</title></images><description>
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin tegaskan pemberantasan korupsi sudah dirumuskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Termasuk salah satunya terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebagai salah satu pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK selama ini.

Hal itu diungkapkan Wapres saat merespon pertanyaan awak media terkait adanya pernyataan dari Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan soal OTT yang kurang efektif.

&amp;ldquo;Saya kira ini sebenarnya pemberantasan korupsi itu seperti sudah dirumuskan oleh KPK sendiri dilakukan secara komprehensif, dari pendidikan, pencegahan dan penindakan ini sangat berkorelasi,&amp;rdquo; kata Wapres di sela menghadiri acara di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (21/12/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA: Tanggapi Menko Luhut, Ali Fikri : Kerja KPK Tidak Hanya Fokus pada Upaya Penindakan
Wapres pun menegaskan, jika pencegahan dan pendidikan korupsi berhasil maka penindakan akan minim.

&amp;ldquo;Jadi kalau pencegahan dan pendidikan ini sudah berhasil mungkin penindakan itu bisa tidak ada, minim,&amp;rdquo; bebernya.

&amp;ldquo;Tapi kalau ini masih belum berhasil, pendidikan dan pencegahan mungkin akibatnya ada dalam penindakan jadi ini untuk bagaimana supaya bagaimana tidak lagi terjadi penindakan supaya lebih masif ada di pendidikan dan pencegahan,&amp;rdquo; tegasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Luhut Bilang OTT Kurang Efektif, KPK: Jangan Disalahartikan
Wapres juga mengatakan jika dalam pencegahan korupsi menggunakan konsep Trisula yakni pendidikan, pencegahan, dan penindakan maka akan efektif mencegah perilaku korup oleh sebagian oknum.

&amp;ldquo;Barangkali itu saya kira, tapi secara menyeluruh memang yang dilakukan di dunia di manapun termasuk KPK itu menggunakan pendekatan Trisula ini, yaitu pendidikan, pencegahan dan penindakan, saya kira itu saja,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin tegaskan pemberantasan korupsi sudah dirumuskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Termasuk salah satunya terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebagai salah satu pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK selama ini.

Hal itu diungkapkan Wapres saat merespon pertanyaan awak media terkait adanya pernyataan dari Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan soal OTT yang kurang efektif.

&amp;ldquo;Saya kira ini sebenarnya pemberantasan korupsi itu seperti sudah dirumuskan oleh KPK sendiri dilakukan secara komprehensif, dari pendidikan, pencegahan dan penindakan ini sangat berkorelasi,&amp;rdquo; kata Wapres di sela menghadiri acara di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (21/12/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA: Tanggapi Menko Luhut, Ali Fikri : Kerja KPK Tidak Hanya Fokus pada Upaya Penindakan
Wapres pun menegaskan, jika pencegahan dan pendidikan korupsi berhasil maka penindakan akan minim.

&amp;ldquo;Jadi kalau pencegahan dan pendidikan ini sudah berhasil mungkin penindakan itu bisa tidak ada, minim,&amp;rdquo; bebernya.

&amp;ldquo;Tapi kalau ini masih belum berhasil, pendidikan dan pencegahan mungkin akibatnya ada dalam penindakan jadi ini untuk bagaimana supaya bagaimana tidak lagi terjadi penindakan supaya lebih masif ada di pendidikan dan pencegahan,&amp;rdquo; tegasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Luhut Bilang OTT Kurang Efektif, KPK: Jangan Disalahartikan
Wapres juga mengatakan jika dalam pencegahan korupsi menggunakan konsep Trisula yakni pendidikan, pencegahan, dan penindakan maka akan efektif mencegah perilaku korup oleh sebagian oknum.

&amp;ldquo;Barangkali itu saya kira, tapi secara menyeluruh memang yang dilakukan di dunia di manapun termasuk KPK itu menggunakan pendekatan Trisula ini, yaitu pendidikan, pencegahan dan penindakan, saya kira itu saja,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
