<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kecelakaan, Ini Kata Kedubes Tiongkok   </title><description>&amp;nbsp;
Ia pun menganggah informasi yang menyebutkan bahwa korban luka berjumlah empat orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/21/337/2731551/proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-kecelakaan-ini-kata-kedubes-tiongkok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/21/337/2731551/proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-kecelakaan-ini-kata-kedubes-tiongkok"/><item><title>Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kecelakaan, Ini Kata Kedubes Tiongkok   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/21/337/2731551/proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-kecelakaan-ini-kata-kedubes-tiongkok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/21/337/2731551/proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-kecelakaan-ini-kata-kedubes-tiongkok</guid><pubDate>Rabu 21 Desember 2022 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/21/337/2731551/proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-kecelakaan-ini-kata-kedubes-tiongkok-QSlcBYBVEB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/21/337/2731551/proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-kecelakaan-ini-kata-kedubes-tiongkok-QSlcBYBVEB.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Lu Kang membenarkan bahwa dua warganya tewas dalam kecelakaan di proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

&quot;Ini adalah tragedi. Kecelakaan itu mengakibatkan dua pekerja teknis warga negara Tiongkok tewas, dan dua lainnya terluka,&quot; kata Lu Kang dalam pembaruan pers di Kedutaan Besar Tiongkok Rabu, (21/12/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tak Terima Ditegur, Warga Johar Baru Tikam Tetangganya Pakai Pisau Dapur
Ia pun menganggah informasi yang menyebutkan bahwa korban luka berjumlah empat orang. Menurutnya, korban luka hanya ada dua. Satu korban luka sudah membaik, dan satunya sudah dipulangkan.

Menurutnya, kecelakaan itu karena ada gangguan rem mendadak yang membuat hilang kendali hingga keluar jalur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Motor Dihantam Truk dari Belakang, Pasutri Meninggal di Lokasi
&quot;Pekerja yang tewas datang ke Indonesia untuk pembangunan kereta cepat. Mereka menyumbangkan penguatan kerja sama Indonesia dan Tiongkok. Ini menyakitkan, kami menyampaikan duka cita mendalam atas mereka yang tewas,&quot; ujarnya.

Lu Kang pun menyampaikan, saat ini pihak KCIC dan mitranya telah melakukan penanggulangan darurat usai insiden tersebut. Pihaknya bersama dengan pemerintah Indonesia pun terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Menurutnya, kecelakaan itu berada di sarana pemasangan rel sehingga tidak berkaitan dengan operasi. &quot;Ini tidak berkaitan dengan kualitas konstruksi kereta cepat dan keamanannya,&quot; kata Lu Kang.

&quot;Berdasarkan informasi Pemerintah Imdonesia, kejadian itu tidak berdampak para proyek kereta cepat Jakarta-Bandung,&quot; tambahnya.

Adapun, Kementerian Perhubungan memutuskan untuk menyetop sementara pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sebagai buntut dari insiden maut itu.

Kecelakaan tersebut terjadi di Kampung Cempaka, Desa Campakamekar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat (Jabar) sekitar pukul 16.00 WIB, Minggu, 18 Desember 2022.

Lokomotif melesat keluar lintasan sepanjang kurang lebih 200 meter dari ujung rel. Kemudian, menabrak kereta teknis berwarna kuning yang tengah berada di luar rel kereta.


&quot;Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kegiatan pembangunan akan dihentikan sementara untuk dilakukan proses investigasi lebih lanjut,&quot; kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, Senin kemarin.






</description><content:encoded>
JAKARTA - Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Lu Kang membenarkan bahwa dua warganya tewas dalam kecelakaan di proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

&quot;Ini adalah tragedi. Kecelakaan itu mengakibatkan dua pekerja teknis warga negara Tiongkok tewas, dan dua lainnya terluka,&quot; kata Lu Kang dalam pembaruan pers di Kedutaan Besar Tiongkok Rabu, (21/12/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tak Terima Ditegur, Warga Johar Baru Tikam Tetangganya Pakai Pisau Dapur
Ia pun menganggah informasi yang menyebutkan bahwa korban luka berjumlah empat orang. Menurutnya, korban luka hanya ada dua. Satu korban luka sudah membaik, dan satunya sudah dipulangkan.

Menurutnya, kecelakaan itu karena ada gangguan rem mendadak yang membuat hilang kendali hingga keluar jalur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Motor Dihantam Truk dari Belakang, Pasutri Meninggal di Lokasi
&quot;Pekerja yang tewas datang ke Indonesia untuk pembangunan kereta cepat. Mereka menyumbangkan penguatan kerja sama Indonesia dan Tiongkok. Ini menyakitkan, kami menyampaikan duka cita mendalam atas mereka yang tewas,&quot; ujarnya.

Lu Kang pun menyampaikan, saat ini pihak KCIC dan mitranya telah melakukan penanggulangan darurat usai insiden tersebut. Pihaknya bersama dengan pemerintah Indonesia pun terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Menurutnya, kecelakaan itu berada di sarana pemasangan rel sehingga tidak berkaitan dengan operasi. &quot;Ini tidak berkaitan dengan kualitas konstruksi kereta cepat dan keamanannya,&quot; kata Lu Kang.

&quot;Berdasarkan informasi Pemerintah Imdonesia, kejadian itu tidak berdampak para proyek kereta cepat Jakarta-Bandung,&quot; tambahnya.

Adapun, Kementerian Perhubungan memutuskan untuk menyetop sementara pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sebagai buntut dari insiden maut itu.

Kecelakaan tersebut terjadi di Kampung Cempaka, Desa Campakamekar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat (Jabar) sekitar pukul 16.00 WIB, Minggu, 18 Desember 2022.

Lokomotif melesat keluar lintasan sepanjang kurang lebih 200 meter dari ujung rel. Kemudian, menabrak kereta teknis berwarna kuning yang tengah berada di luar rel kereta.


&quot;Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kegiatan pembangunan akan dihentikan sementara untuk dilakukan proses investigasi lebih lanjut,&quot; kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, Senin kemarin.






</content:encoded></item></channel></rss>
