<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Covid China Melonjak, AS Siap Beri Bantuan Kesehatan</title><description>Blinken mengatakan AS memiliki &quot;kepentingan yang jelas&quot; di Beijing, termasuk kepentingan ekonomi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/23/18/2732968/covid-china-melonjak-as-siap-beri-bantuan-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/23/18/2732968/covid-china-melonjak-as-siap-beri-bantuan-kesehatan"/><item><title>Covid China Melonjak, AS Siap Beri Bantuan Kesehatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/23/18/2732968/covid-china-melonjak-as-siap-beri-bantuan-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/23/18/2732968/covid-china-melonjak-as-siap-beri-bantuan-kesehatan</guid><pubDate>Jum'at 23 Desember 2022 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/23/18/2732968/covid-china-melonjak-as-siap-beri-bantuan-kesehatan-481sBINyic.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Covid-19 di China semakin melonjak (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/23/18/2732968/covid-china-melonjak-as-siap-beri-bantuan-kesehatan-481sBINyic.jpg</image><title>Covid-19 di China semakin melonjak (Foto: Antara)</title></images><description>WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) siap membantu China mengatasi gelombang infeksi virus corona yang terus meningkat yang berpotensi memunculkan lagi varian Covid-19 di seluruh dunia.

&quot;Kami ingin membantu China mengendalikan wabah ini,&quot; kata Menteri luar Negeri Antony Blinken, Kamis (22/12/2022), dikutip Antara.
&quot;Kapanpun virus menyebar atau berpindah-pindah, ada kemungkinan varian baru (virus) berkembang, bahkan menyebar lagi,&amp;rdquo; lanjutnya,
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Covid China Melonjak, India Siaga Tingkatkan Pengawasan
Blinken mengatakan AS memiliki &quot;kepentingan yang jelas&quot; di Beijing, termasuk kepentingan ekonomi, dan siap menyediakan China bantuan kesehatan apa pun yang mereka butuhkan. Namun, Beijing belum meminta bantuan apa pun.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Covid China Melonjak Tanpa Data Jelas, 5 Orang Meninggal
&quot;Seperti yang Anda ketahui bahwa kami adalah donor vaksin terbesar, kami siap untuk terus mendukung orang-orang di seluruh dunia, termasuk di China, dengan ini dan dengan dukungan kesehatan Covid-19 lainnya,&amp;rdquo; ujarnya.

&quot;China tidak disuruh untuk meminta bantuan itu,&quot; katanya.
&quot;Tetapi sekali lagi, kami sepenuhnya siap memberikan bantuan kepada siapa pun yang meminta, jika menurut mereka bermanfaat,&amp;rdquo; ungkapnya.
China mengalami lonjakan drastis kasus Covid-19 ketika pihaknya langsung menyudahi kebijakan &quot;nol Covid-19&quot;, yang kerap menghentikan ekonomi negara karena pembatasan ketat terhadap mobilitas masyarakat.



Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu (21/12/2022) mengaku &quot;sangat prihatin&quot; dengan situasi yang berkembang di China, dengan meningkatnya laporan penyakit parah.



&quot;Untuk melakukan penilaian risiko komprehensif tentang situasi di lapangan, WHO membutuhkan informasi lebih rinci mengenai tingkat keparahan penyakit, rawat inap, dan keperluan pendukung ICU,&quot; katanya, merujuk pada unit layanan intensif.



&quot;WHO mendukung China untuk berfokus pada upayanya memvaksinasi orang-orang yang paling berisiko di seluruh negeri dan kami terus memberikan dukungan untuk pelayanan klinis dan melindungi sistem kesehatan mereka,&quot; lanjutnya.

</description><content:encoded>WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) siap membantu China mengatasi gelombang infeksi virus corona yang terus meningkat yang berpotensi memunculkan lagi varian Covid-19 di seluruh dunia.

&quot;Kami ingin membantu China mengendalikan wabah ini,&quot; kata Menteri luar Negeri Antony Blinken, Kamis (22/12/2022), dikutip Antara.
&quot;Kapanpun virus menyebar atau berpindah-pindah, ada kemungkinan varian baru (virus) berkembang, bahkan menyebar lagi,&amp;rdquo; lanjutnya,
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Covid China Melonjak, India Siaga Tingkatkan Pengawasan
Blinken mengatakan AS memiliki &quot;kepentingan yang jelas&quot; di Beijing, termasuk kepentingan ekonomi, dan siap menyediakan China bantuan kesehatan apa pun yang mereka butuhkan. Namun, Beijing belum meminta bantuan apa pun.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Covid China Melonjak Tanpa Data Jelas, 5 Orang Meninggal
&quot;Seperti yang Anda ketahui bahwa kami adalah donor vaksin terbesar, kami siap untuk terus mendukung orang-orang di seluruh dunia, termasuk di China, dengan ini dan dengan dukungan kesehatan Covid-19 lainnya,&amp;rdquo; ujarnya.

&quot;China tidak disuruh untuk meminta bantuan itu,&quot; katanya.
&quot;Tetapi sekali lagi, kami sepenuhnya siap memberikan bantuan kepada siapa pun yang meminta, jika menurut mereka bermanfaat,&amp;rdquo; ungkapnya.
China mengalami lonjakan drastis kasus Covid-19 ketika pihaknya langsung menyudahi kebijakan &quot;nol Covid-19&quot;, yang kerap menghentikan ekonomi negara karena pembatasan ketat terhadap mobilitas masyarakat.



Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu (21/12/2022) mengaku &quot;sangat prihatin&quot; dengan situasi yang berkembang di China, dengan meningkatnya laporan penyakit parah.



&quot;Untuk melakukan penilaian risiko komprehensif tentang situasi di lapangan, WHO membutuhkan informasi lebih rinci mengenai tingkat keparahan penyakit, rawat inap, dan keperluan pendukung ICU,&quot; katanya, merujuk pada unit layanan intensif.



&quot;WHO mendukung China untuk berfokus pada upayanya memvaksinasi orang-orang yang paling berisiko di seluruh negeri dan kami terus memberikan dukungan untuk pelayanan klinis dan melindungi sistem kesehatan mereka,&quot; lanjutnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
