<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejati Jabar Tangani 2.439 Kasus Narkotika, Paling Banyak di Kota Bandung</title><description>Kejati Jabar Tangani 2.439 Kasus Narkotika, Paling Banyak di Kota Bandung
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/23/525/2733193/kejati-jabar-tangani-2-439-kasus-narkotika-paling-banyak-di-kota-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/23/525/2733193/kejati-jabar-tangani-2-439-kasus-narkotika-paling-banyak-di-kota-bandung"/><item><title>Kejati Jabar Tangani 2.439 Kasus Narkotika, Paling Banyak di Kota Bandung</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/23/525/2733193/kejati-jabar-tangani-2-439-kasus-narkotika-paling-banyak-di-kota-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/23/525/2733193/kejati-jabar-tangani-2-439-kasus-narkotika-paling-banyak-di-kota-bandung</guid><pubDate>Jum'at 23 Desember 2022 21:30 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/23/525/2733193/kejati-jabar-tangani-2-439-kasus-narkotika-paling-banyak-di-kota-bandung-KzQc6TmmbG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kejati Jabar tangani 2.439 kasus narkoba. (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/23/525/2733193/kejati-jabar-tangani-2-439-kasus-narkotika-paling-banyak-di-kota-bandung-KzQc6TmmbG.jpg</image><title>Kejati Jabar tangani 2.439 kasus narkoba. (Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menangani ribuan kasus narkotika selama 2022. Kasus terbanyak terjadi di Kota Bandung.

Kajati Jabar, Asep N Mulyana menyebutkan, sebanyak 2.439 kasus narkotika itangani pihaknya dalam setahun terakhir. Asep mengatakan kasus terbanyak terjadi di Kota Bandung.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMS8xLzE1OTIwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


&quot;Jadi, kasus narkotika ini yang kami terima sebanyak 2.439 perkara dan yang paling banyak di Kota Bandung selama tahun ini,&quot; ungkap Asep di Kantor Kejati Jabar, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jumat (23/12/2022).

Asep pmerincikan, jumlah kasus narkotika yang ditangani pihaknya 57 persen di antaranya merupakan kasus narkotika jenis sabu, 28 persen jenis ganja, 8 persen jenis psikotropika, dan 7 persen jenis tembakau sintetis.

BACA JUGA:Gerebek Rumah Kurir Narkoba, Polisi Temukan Puluhan Sachet Sabu Cair

&quot;Yang memprihatinkan kita, itu pelakunya adalah usia produktif antara 17 sampai 25 tahunan. Ini menjadi perhatian kita bersama. Ternyata perkara narkotika yang banyak terjadi (melibatkan usia produktif) di wilayah 1 Bogor maupun wilayah 2 di Purwakarta,&quot; ucapnya.

Tidak hanya kasus narkotika, Asep menyebutkan Kejati Jabar telah menangani berbagai kasus lainnya, di antaranya 2.307 kasus pencurian, 1.244 kasus penipuan dan penggelapan, 906 kasus berkaitan dengan perlindungan anak, hingga kasus ITE sebanyak 6 kasus.

&quot;Khusus kasus perlindungan anak, alhamdulillah menurun. Di tahun 2022 sampai dengan hari ini sebanyak 906 perkara,&quot; katanya.
</description><content:encoded>BANDUNG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menangani ribuan kasus narkotika selama 2022. Kasus terbanyak terjadi di Kota Bandung.

Kajati Jabar, Asep N Mulyana menyebutkan, sebanyak 2.439 kasus narkotika itangani pihaknya dalam setahun terakhir. Asep mengatakan kasus terbanyak terjadi di Kota Bandung.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMS8xLzE1OTIwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


&quot;Jadi, kasus narkotika ini yang kami terima sebanyak 2.439 perkara dan yang paling banyak di Kota Bandung selama tahun ini,&quot; ungkap Asep di Kantor Kejati Jabar, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jumat (23/12/2022).

Asep pmerincikan, jumlah kasus narkotika yang ditangani pihaknya 57 persen di antaranya merupakan kasus narkotika jenis sabu, 28 persen jenis ganja, 8 persen jenis psikotropika, dan 7 persen jenis tembakau sintetis.

BACA JUGA:Gerebek Rumah Kurir Narkoba, Polisi Temukan Puluhan Sachet Sabu Cair

&quot;Yang memprihatinkan kita, itu pelakunya adalah usia produktif antara 17 sampai 25 tahunan. Ini menjadi perhatian kita bersama. Ternyata perkara narkotika yang banyak terjadi (melibatkan usia produktif) di wilayah 1 Bogor maupun wilayah 2 di Purwakarta,&quot; ucapnya.

Tidak hanya kasus narkotika, Asep menyebutkan Kejati Jabar telah menangani berbagai kasus lainnya, di antaranya 2.307 kasus pencurian, 1.244 kasus penipuan dan penggelapan, 906 kasus berkaitan dengan perlindungan anak, hingga kasus ITE sebanyak 6 kasus.

&quot;Khusus kasus perlindungan anak, alhamdulillah menurun. Di tahun 2022 sampai dengan hari ini sebanyak 906 perkara,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
