<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI AU Selidiki Penyebab Tergelincirnya Pesawat CN-235 di Lanud Wamena</title><description>Sementara penyebab insiden kecelakaan sedang dalam penyelidikan tim investigasi TNI AU</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/24/337/2733321/tni-au-selidiki-penyebab-tergelincirnya-pesawat-cn-235-di-lanud-wamena</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/24/337/2733321/tni-au-selidiki-penyebab-tergelincirnya-pesawat-cn-235-di-lanud-wamena"/><item><title>TNI AU Selidiki Penyebab Tergelincirnya Pesawat CN-235 di Lanud Wamena</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/24/337/2733321/tni-au-selidiki-penyebab-tergelincirnya-pesawat-cn-235-di-lanud-wamena</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/24/337/2733321/tni-au-selidiki-penyebab-tergelincirnya-pesawat-cn-235-di-lanud-wamena</guid><pubDate>Sabtu 24 Desember 2022 02:11 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/24/337/2733321/tni-au-selidiki-penyebab-tergelincirnya-pesawat-cn-235-di-lanud-wamena-IuV7eb4ui5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/24/337/2733321/tni-au-selidiki-penyebab-tergelincirnya-pesawat-cn-235-di-lanud-wamena-IuV7eb4ui5.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Komandan Lanud Wamena Letkol Pnb Yulianto mengatakan saat ini tim investigasi TNI AU tengah melakukan penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan pesawat CN-235 A-2302.

&quot;Sementara penyebab insiden kecelakaan sedang dalam penyelidikan tim investigasi TNI AU,&quot; kata Yulianto melalui siaran pers yang diterima, Sabtu (24/12/2022).

Diketahui, pesawat TNI AU tersebut tergelincir saat mendarat di Lanud Wamena, Papua Pegunungan pada 09.03 WIT, Jumat 23 Desember 2022.

Yulianto mengatakan, Peristiwa itu terjadi saat pesawat dari Skadron Udara 27 Lanud Manuhua Biak Papua itu mendarat pukul 09.03 WIT, namun mengalami kerusakan pada nose wheel.

&quot;Pesawat mengalami kerusakan pada nose wheel,&quot; katanya.

Yulianto menjelaskan, pesawat tersebut sedang melaksanakan misi operasi angkutan udara Noken Timur 22 dari Lanud Yku Timika.

BACA JUGA:Pesawat TNI AU CN-235 Tergelincir di Lanud Wamena

Lebih lanjut Yulianto mengatakan bahwa tidak ada korban dari peristiwa tersebut. Baik pilot maupun kru pesawat dalam kondisi aman.

&quot;Pilot dan kru dalam kondisi aman, demikian juga operasional Bandara Wamena sudah kembali berjalan normal,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komandan Lanud Wamena Letkol Pnb Yulianto mengatakan saat ini tim investigasi TNI AU tengah melakukan penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan pesawat CN-235 A-2302.

&quot;Sementara penyebab insiden kecelakaan sedang dalam penyelidikan tim investigasi TNI AU,&quot; kata Yulianto melalui siaran pers yang diterima, Sabtu (24/12/2022).

Diketahui, pesawat TNI AU tersebut tergelincir saat mendarat di Lanud Wamena, Papua Pegunungan pada 09.03 WIT, Jumat 23 Desember 2022.

Yulianto mengatakan, Peristiwa itu terjadi saat pesawat dari Skadron Udara 27 Lanud Manuhua Biak Papua itu mendarat pukul 09.03 WIT, namun mengalami kerusakan pada nose wheel.

&quot;Pesawat mengalami kerusakan pada nose wheel,&quot; katanya.

Yulianto menjelaskan, pesawat tersebut sedang melaksanakan misi operasi angkutan udara Noken Timur 22 dari Lanud Yku Timika.

BACA JUGA:Pesawat TNI AU CN-235 Tergelincir di Lanud Wamena

Lebih lanjut Yulianto mengatakan bahwa tidak ada korban dari peristiwa tersebut. Baik pilot maupun kru pesawat dalam kondisi aman.

&quot;Pilot dan kru dalam kondisi aman, demikian juga operasional Bandara Wamena sudah kembali berjalan normal,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
