<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelombang Tinggi, Masyarakat dan Nelayan Diminta Berhati-Hati Aktivitas di Perairan      </title><description>&amp;nbsp;
Kondisi cuaca hujan juga berpeluang terjadi di daerah-daerah tersebut, dengan angin bertiup dari arah barat ke barat lain</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/24/512/2733456/gelombang-tinggi-masyarakat-dan-nelayan-diminta-berhati-hati-aktivitas-di-perairan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/24/512/2733456/gelombang-tinggi-masyarakat-dan-nelayan-diminta-berhati-hati-aktivitas-di-perairan"/><item><title>Gelombang Tinggi, Masyarakat dan Nelayan Diminta Berhati-Hati Aktivitas di Perairan      </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/24/512/2733456/gelombang-tinggi-masyarakat-dan-nelayan-diminta-berhati-hati-aktivitas-di-perairan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/24/512/2733456/gelombang-tinggi-masyarakat-dan-nelayan-diminta-berhati-hati-aktivitas-di-perairan</guid><pubDate>Sabtu 24 Desember 2022 13:04 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/24/512/2733456/gelombang-tinggi-masyarakat-dan-nelayan-diminta-berhati-hati-aktivitas-di-perairan-VA19OO8RG5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/24/512/2733456/gelombang-tinggi-masyarakat-dan-nelayan-diminta-berhati-hati-aktivitas-di-perairan-VA19OO8RG5.jpg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Okezone</title></images><description>
SEMARANG &amp;ndash; Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah meminta para nelayan dan masyarakat untuk berhati-hati dengan kondisi perairan saat ini. Sebab, berdasar informasi Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejumlah wilayah perairan Jawa Tengah saat ini berpotensi terjadi gelombang tinggi hingga 4- 6 meter.



Gelombang laut yang dengan ketinggian 2,5 meter &amp;ndash; 4 meter berpeluang terjadi di perairan Brebes-Pemalang, Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara dan Pati-Rembang. Gelombang tinggi juga berpeluang terjadi di perairan Kalimantan Tengah bagian barat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kawal Natal di 1.385 Gereja, Polda Metro Libatkan Pamdal dan Unsur Masyarakat


Kondisi cuaca hujan juga berpeluang terjadi di daerah-daerah tersebut, dengan angin bertiup dari arah barat ke barat lain berkecepatan 10 hingga 30 knot.



&quot;Saat ini Polda Jateng melalui Ditpolairud sudah melakukan langkah-langkah preventif seperti pemberian imbauan serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Tim SAR Polda juga sudah disiagakan,&quot; kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Sabtu (24/12/2022)

&amp;nbsp;BACA JUGA:Bentrokan Keraton Solo, Masing-Masing Kubu Mengaku Diserang

Sementara untuk di polres-polres jajaran Pantura, ungkapnya, sudah diinstruksikan untuk menggerakkan Bhabinkamtibmas untuk memberikan peringatan pada komunitas nelayan dan memonitor perkembangan situasi



&quot;Masing-masing polres sepanjang diinstruksikan bertindak sesuai kakerda (karakteristik kerawanan daerah masing-masing). Kita berupaya kondisi gelombang tinggi dan cuaca buruk di Laut Jawa berdampak fatal atau hal-hal yang tidak diinginkan,&quot; jelasnya



Lebih lanjut, Kombes Iqbal juga memberikan apresiasi pada perusahaan atau pihak-pihak yang telah mengambil langkah pencegahan untuk tidak beroperasi di saat kondisi laut tidak bersahabat



&quot;Seperti salah satu perusahaan transportasi laut yang mengumumkan pembatalan pelayaran ke Karimunjawa. Langkah-langkah pencegahan seperti ini perlu diapresiasi. Keselamatan masyarakat tetap paling utama,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>
SEMARANG &amp;ndash; Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah meminta para nelayan dan masyarakat untuk berhati-hati dengan kondisi perairan saat ini. Sebab, berdasar informasi Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejumlah wilayah perairan Jawa Tengah saat ini berpotensi terjadi gelombang tinggi hingga 4- 6 meter.



Gelombang laut yang dengan ketinggian 2,5 meter &amp;ndash; 4 meter berpeluang terjadi di perairan Brebes-Pemalang, Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara dan Pati-Rembang. Gelombang tinggi juga berpeluang terjadi di perairan Kalimantan Tengah bagian barat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kawal Natal di 1.385 Gereja, Polda Metro Libatkan Pamdal dan Unsur Masyarakat


Kondisi cuaca hujan juga berpeluang terjadi di daerah-daerah tersebut, dengan angin bertiup dari arah barat ke barat lain berkecepatan 10 hingga 30 knot.



&quot;Saat ini Polda Jateng melalui Ditpolairud sudah melakukan langkah-langkah preventif seperti pemberian imbauan serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Tim SAR Polda juga sudah disiagakan,&quot; kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Sabtu (24/12/2022)

&amp;nbsp;BACA JUGA:Bentrokan Keraton Solo, Masing-Masing Kubu Mengaku Diserang

Sementara untuk di polres-polres jajaran Pantura, ungkapnya, sudah diinstruksikan untuk menggerakkan Bhabinkamtibmas untuk memberikan peringatan pada komunitas nelayan dan memonitor perkembangan situasi



&quot;Masing-masing polres sepanjang diinstruksikan bertindak sesuai kakerda (karakteristik kerawanan daerah masing-masing). Kita berupaya kondisi gelombang tinggi dan cuaca buruk di Laut Jawa berdampak fatal atau hal-hal yang tidak diinginkan,&quot; jelasnya



Lebih lanjut, Kombes Iqbal juga memberikan apresiasi pada perusahaan atau pihak-pihak yang telah mengambil langkah pencegahan untuk tidak beroperasi di saat kondisi laut tidak bersahabat



&quot;Seperti salah satu perusahaan transportasi laut yang mengumumkan pembatalan pelayaran ke Karimunjawa. Langkah-langkah pencegahan seperti ini perlu diapresiasi. Keselamatan masyarakat tetap paling utama,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
