<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jejak KSAL Muhammad Ali di KRI Nanggala 402</title><description>Muhammad Ali memiliki banyak pengalaman di Kapal Selam TNI AL.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/28/337/2735598/jejak-ksal-muhammad-ali-di-kri-nanggala-402</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/28/337/2735598/jejak-ksal-muhammad-ali-di-kri-nanggala-402"/><item><title>Jejak KSAL Muhammad Ali di KRI Nanggala 402</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/28/337/2735598/jejak-ksal-muhammad-ali-di-kri-nanggala-402</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/28/337/2735598/jejak-ksal-muhammad-ali-di-kri-nanggala-402</guid><pubDate>Rabu 28 Desember 2022 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/28/337/2735598/jejak-ksal-muhammad-ali-di-kri-nanggala-402-wnBK6P0C7T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KSAL Muhammad Ali/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/28/337/2735598/jejak-ksal-muhammad-ali-di-kri-nanggala-402-wnBK6P0C7T.jpg</image><title>KSAL Muhammad Ali/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Laksamana Muhammad Ali sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) menggantikan Laksamana Yudo Margono. Pelantikan digelar di Istana Negara, Rabu (28/12/2022).
Jokowi mengungkapkan alasannya memilih Laksamana TNI Muhammad Ali sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) karena dinilai memiliki rekam jejak yang baik.
&quot;Selalu, selalu saya melihat rekam jejak,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/12/2022).
(Baca juga: Jabat KSAL, Laksdya Muhammad Ali Naik Bintang 4 Jadi Laksamana)
Dikatakan Jokowi, Ali pernah menjabat sebagai Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) hingga Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I).
&quot;Beliau ini kan pernah di gubernur AAL, pernah di Pangkoarmada, pernah di Pangkogabwilhan. Ini apa pengalaman rekam jejak menjadi selalu saya lihat. Dan beliau memiliki leadership yang baik,&quot; tutup Jokowi.
Seluruh kepala staf angkatan mulai dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberikan ucapan selamat kepada mantan Komandan KRI Nanggala 402 tersebut.
Muhammad Ali juga banyak pengalaman di Kapal Selam TNI AL. Bahkan pada awal kariernya di militer, dia juga sudah dipercaya sebagai Perwira Torpedo KRI Pasopati, Padivkom KRI Nanggala 402 dan Kadep Leksen KRI Nanggala 402.
Diketahui, KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam dengan membawa 53 personel TNI AL, termasuk komandan Letkol Laut (P) Heri Oktavian.
Muhammad Ali yang saat itu menjabat sebagai Asrena Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) mengatakan, tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala 402 diduga karena adanya faktor alam.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wMi8xLzE1ODA0NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurut dia, saat kapal selam menyelam, yang paling berpengaruh adalah faktor arus bawah laut yang berbeda tergantung kondisinya.

Sehingga awak kapal selam sebelum beroperasi, akan terlebih dulu melihat panduan untuk menyampaikan kondisi daerah, seperti faktor oseanografi maupun hidrografi.

Faktor alam ini juga ada yang dinamakan internal solitary wave, yang berdasarkan informasi dari beberapa pakar dan ahli oseanografi, itu ada arus bawah laut yang cukup kuat yang bisa menarik secara vertikal. Jadi jatuhnya kapal ke bawah lebih cepat dari umumnya dan ini yang harus diwaspadai,&quot; ujar Ali.

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Laksamana Muhammad Ali sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) menggantikan Laksamana Yudo Margono. Pelantikan digelar di Istana Negara, Rabu (28/12/2022).
Jokowi mengungkapkan alasannya memilih Laksamana TNI Muhammad Ali sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) karena dinilai memiliki rekam jejak yang baik.
&quot;Selalu, selalu saya melihat rekam jejak,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/12/2022).
(Baca juga: Jabat KSAL, Laksdya Muhammad Ali Naik Bintang 4 Jadi Laksamana)
Dikatakan Jokowi, Ali pernah menjabat sebagai Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) hingga Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I).
&quot;Beliau ini kan pernah di gubernur AAL, pernah di Pangkoarmada, pernah di Pangkogabwilhan. Ini apa pengalaman rekam jejak menjadi selalu saya lihat. Dan beliau memiliki leadership yang baik,&quot; tutup Jokowi.
Seluruh kepala staf angkatan mulai dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberikan ucapan selamat kepada mantan Komandan KRI Nanggala 402 tersebut.
Muhammad Ali juga banyak pengalaman di Kapal Selam TNI AL. Bahkan pada awal kariernya di militer, dia juga sudah dipercaya sebagai Perwira Torpedo KRI Pasopati, Padivkom KRI Nanggala 402 dan Kadep Leksen KRI Nanggala 402.
Diketahui, KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam dengan membawa 53 personel TNI AL, termasuk komandan Letkol Laut (P) Heri Oktavian.
Muhammad Ali yang saat itu menjabat sebagai Asrena Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) mengatakan, tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala 402 diduga karena adanya faktor alam.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wMi8xLzE1ODA0NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurut dia, saat kapal selam menyelam, yang paling berpengaruh adalah faktor arus bawah laut yang berbeda tergantung kondisinya.

Sehingga awak kapal selam sebelum beroperasi, akan terlebih dulu melihat panduan untuk menyampaikan kondisi daerah, seperti faktor oseanografi maupun hidrografi.

Faktor alam ini juga ada yang dinamakan internal solitary wave, yang berdasarkan informasi dari beberapa pakar dan ahli oseanografi, itu ada arus bawah laut yang cukup kuat yang bisa menarik secara vertikal. Jadi jatuhnya kapal ke bawah lebih cepat dari umumnya dan ini yang harus diwaspadai,&quot; ujar Ali.

</content:encoded></item></channel></rss>
