<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Cuaca Ekstrem, Dua Pesawat TNI AU Laksanakan Modifikasi Cuaca</title><description>Hingga Selasa 27 Desember 2022, telah dilaksanakan tujuh sorties penerbangan dengan 5.600 kilogram garam yang telah disemai.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/28/337/2735836/antisipasi-cuaca-ekstrem-dua-pesawat-tni-au-laksanakan-modifikasi-cuaca</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/28/337/2735836/antisipasi-cuaca-ekstrem-dua-pesawat-tni-au-laksanakan-modifikasi-cuaca"/><item><title>Antisipasi Cuaca Ekstrem, Dua Pesawat TNI AU Laksanakan Modifikasi Cuaca</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/28/337/2735836/antisipasi-cuaca-ekstrem-dua-pesawat-tni-au-laksanakan-modifikasi-cuaca</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/28/337/2735836/antisipasi-cuaca-ekstrem-dua-pesawat-tni-au-laksanakan-modifikasi-cuaca</guid><pubDate>Rabu 28 Desember 2022 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/28/337/2735836/antisipasi-cuaca-ekstrem-dua-pesawat-tni-au-laksanakan-modifikasi-cuaca-JDPazOw7ab.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/28/337/2735836/antisipasi-cuaca-ekstrem-dua-pesawat-tni-au-laksanakan-modifikasi-cuaca-JDPazOw7ab.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA - Guna mengantisipasi cuaca esktrem menjelang akhir tahun 2022 dan awal tahun 2023, TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan dua pesawat jenis Cassa NC-212 Seri 200, untuk melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Dalam siaran pers Dinas Penerangan TNI AU, dua pesawat dengan nomor registrasi A-2108 dan A-2104 itu dipiloti oleh Kapten Pnb Idhan Abidin dan Mayor Pnb Syamsu Alam.

&quot;(Dua pesawat itu) berasal dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Kedua pesawat disiagakan di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta selama melaksanakan TMC,&quot; demikian isi siaran pers Dinas Penerangan TNI AU yang diterima MNC Portal, Rabu (28/12/2022).

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem di Lembang Trending di Twitter, Suhu Bisa Mencapai 16,5 Derajat Celcius&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada pelaksanaan TMC mulai 25 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023, setiap pesawat mampu membawa 800 Kilogram bahan semaian garam atau NaCl dalam sekali terbang, dengan teknik penyebaran yang dilakukan secara manual pada koordinat yang telah ditentukan.

Diketahui, hingga Selasa 27 Desember 2022, telah dilaksanakan tujuh sorties penerbangan dengan 5.600 kilogram garam yang telah disemai.

Sebagai informasi, pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
</description><content:encoded>JAKARTA - Guna mengantisipasi cuaca esktrem menjelang akhir tahun 2022 dan awal tahun 2023, TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan dua pesawat jenis Cassa NC-212 Seri 200, untuk melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Dalam siaran pers Dinas Penerangan TNI AU, dua pesawat dengan nomor registrasi A-2108 dan A-2104 itu dipiloti oleh Kapten Pnb Idhan Abidin dan Mayor Pnb Syamsu Alam.

&quot;(Dua pesawat itu) berasal dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Kedua pesawat disiagakan di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta selama melaksanakan TMC,&quot; demikian isi siaran pers Dinas Penerangan TNI AU yang diterima MNC Portal, Rabu (28/12/2022).

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem di Lembang Trending di Twitter, Suhu Bisa Mencapai 16,5 Derajat Celcius&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada pelaksanaan TMC mulai 25 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023, setiap pesawat mampu membawa 800 Kilogram bahan semaian garam atau NaCl dalam sekali terbang, dengan teknik penyebaran yang dilakukan secara manual pada koordinat yang telah ditentukan.

Diketahui, hingga Selasa 27 Desember 2022, telah dilaksanakan tujuh sorties penerbangan dengan 5.600 kilogram garam yang telah disemai.

Sebagai informasi, pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
</content:encoded></item></channel></rss>
