<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Ma'ruf: PPKM Akan Dicabut Usai Hasil Evaluasi Nataru</title><description>Wapres menegaskan meskipun pergerakan masyarakat tidak dibatasi namun harus tetap menjaga protokol kesehatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/29/337/2736327/wapres-ma-ruf-ppkm-akan-dicabut-usai-hasil-evaluasi-nataru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/29/337/2736327/wapres-ma-ruf-ppkm-akan-dicabut-usai-hasil-evaluasi-nataru"/><item><title>Wapres Ma'ruf: PPKM Akan Dicabut Usai Hasil Evaluasi Nataru</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/29/337/2736327/wapres-ma-ruf-ppkm-akan-dicabut-usai-hasil-evaluasi-nataru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/29/337/2736327/wapres-ma-ruf-ppkm-akan-dicabut-usai-hasil-evaluasi-nataru</guid><pubDate>Kamis 29 Desember 2022 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/29/337/2736327/wapres-ma-ruf-ppkm-akan-dicabut-usai-hasil-evaluasi-nataru-3wQEY4N2w1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin/MPI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/29/337/2736327/wapres-ma-ruf-ppkm-akan-dicabut-usai-hasil-evaluasi-nataru-3wQEY4N2w1.jpg</image><title>Wapres Maruf Amin/MPI</title></images><description>JAKARTA -  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan dicabut pemerintah. Namun masih akan menunggu hasil evaluasi kasus Covid-19 Natal dan Tahun Baru 2023.
Hal itu diutarakan Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin dalam keterangan resminya di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (29/12/2022).
&amp;ldquo;PPKM memang akan dicabut, tapi tunggu sebentar mungkin ya. Artinya karena dianggapnya kan sudah landai, jadi menunggu hasil evaluasi Nataru ya,&amp;rdquo; tegas Wapres.
&amp;nbsp;(Baca juga: Soal Laporan Keppres Pencabutan PPKM, Jokowi: Belum Sampai ke Meja Saya)
Wapres pun mengatakan bahwa PPKM memang sudah diputuskan untuk dihapus walaupun pergerakan masyarakat tidak dibatasi. &amp;ldquo;Tapi bahwa itu sudah akan diputuskan hanya memang nanti tetap walaupun pergerakan masyarakat itu tidak lagi dibatasi,&amp;rdquo; katanya.

Lebih lanjut, Wapres menegaskan meskipun pergerakan masyarakat tidak dibatasi namun harus tetap menjaga protokol kesehatan. Selain itu, cakupan vaksinasi juga harus terus ditingkatkan untuk membentuk kekebalan masyarakat.

&amp;ldquo;Tapi jangan merasa bahwa sudah aman betul ya. Jadi tetap harus protokol kesehatannya, vaksinasi harus tetap jalan terus ya, untuk kekebalan masyarakat itu,&amp;rdquo; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA -  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan dicabut pemerintah. Namun masih akan menunggu hasil evaluasi kasus Covid-19 Natal dan Tahun Baru 2023.
Hal itu diutarakan Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin dalam keterangan resminya di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (29/12/2022).
&amp;ldquo;PPKM memang akan dicabut, tapi tunggu sebentar mungkin ya. Artinya karena dianggapnya kan sudah landai, jadi menunggu hasil evaluasi Nataru ya,&amp;rdquo; tegas Wapres.
&amp;nbsp;(Baca juga: Soal Laporan Keppres Pencabutan PPKM, Jokowi: Belum Sampai ke Meja Saya)
Wapres pun mengatakan bahwa PPKM memang sudah diputuskan untuk dihapus walaupun pergerakan masyarakat tidak dibatasi. &amp;ldquo;Tapi bahwa itu sudah akan diputuskan hanya memang nanti tetap walaupun pergerakan masyarakat itu tidak lagi dibatasi,&amp;rdquo; katanya.

Lebih lanjut, Wapres menegaskan meskipun pergerakan masyarakat tidak dibatasi namun harus tetap menjaga protokol kesehatan. Selain itu, cakupan vaksinasi juga harus terus ditingkatkan untuk membentuk kekebalan masyarakat.

&amp;ldquo;Tapi jangan merasa bahwa sudah aman betul ya. Jadi tetap harus protokol kesehatannya, vaksinasi harus tetap jalan terus ya, untuk kekebalan masyarakat itu,&amp;rdquo; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
