<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cuaca Buruk, 800 Warga Bawean Dipulangkan dengan Kapal Perang Milik TNI AL</title><description>Sebanyak 800 warga Bawean diangkut kapal perang milik TNI AL menuju kampung halamannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/29/519/2736578/cuaca-buruk-800-warga-bawean-dipulangkan-dengan-kapal-perang-milik-tni-al</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/29/519/2736578/cuaca-buruk-800-warga-bawean-dipulangkan-dengan-kapal-perang-milik-tni-al"/><item><title>Cuaca Buruk, 800 Warga Bawean Dipulangkan dengan Kapal Perang Milik TNI AL</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/29/519/2736578/cuaca-buruk-800-warga-bawean-dipulangkan-dengan-kapal-perang-milik-tni-al</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/29/519/2736578/cuaca-buruk-800-warga-bawean-dipulangkan-dengan-kapal-perang-milik-tni-al</guid><pubDate>Kamis 29 Desember 2022 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Ismanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/29/519/2736578/cuaca-buruk-800-warga-bawean-dipulangkan-dengan-kapal-perang-milik-tni-al-o29nIpEMcs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemkab Gresik pulangkan ratusan warga Bawean dengan kapal perang (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/29/519/2736578/cuaca-buruk-800-warga-bawean-dipulangkan-dengan-kapal-perang-milik-tni-al-o29nIpEMcs.jpg</image><title>Pemkab Gresik pulangkan ratusan warga Bawean dengan kapal perang (Foto : iNews)</title></images><description>GRESIK - Sebanyak 800 warga Bawean diangkut kapal perang milik TNI AL menuju kampung halamannya. Kapal perang tersebut dimanfaatkan lantaran terhentinya lalu lintas dari Gresik menuju Bawean dan sebaliknya, dampak cuaca buruk di perairan Laut Jawa.

Ratusan warga Bawean berebut naik bus yang mengantarkannya menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, tempat bersandar Kapal Perang Indonesia (KRI) Dokter Suharso.

Sebanyak 12 unit bus dan 3 unit truk disediakan untuk membawa penumpang berikut bawaanya, diberngkatkan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, dari halaman Kantor Bupati Gresik, Kamis (29/12/2022) siang.

Para penumpang kapal tersebut merupakan warga Bawean  yang sempat tertahan selama 10 hari di Pelabuhan Gresik, akibat terhentinya lalu lintas pelayaran dampak cuaca buruk di perairan Laut Jawa.

BACA JUGA:Cuaca Buruk, Pantai Carita Tetap Dipadati Pengunjung

Selama di pelabuhan, warga harus mengeluarkan biaya ekstra hingga jutaaan rupiah untuk biaya akomodasi dan bermalam di penginapan.

&quot;Saya terpaksa mengeluarkan biaya ekstra hingga satu juta rupiah, untuk bernagai keperluan akomodasi dan penginapan,&quot; ujar Achmad Wasil, salah satu penumpang kapal perang.

Para warga Bawean itu pun bersyukur dan mengapresiasi langkah Pemkab Gresik yang memfasilitasinya dengan menumpang kapal perang. Selain menumpang kapal, warga juga mendapatkan jatah makan gratis dari Pemkab Gresik.Sementara, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, penyediaan kapal perang membawa warga bawean merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Gresik, Pangkoarmada, dan TNI AL.

Pemkab Gresik, juga bekerjasama dengan PLN yang menyediakan genset pembamgkit listrik agar tidak terjadi pemadaman yang berdampak pada aktivitas ekonomi warga bawean.

&amp;ldquo;Jangan sampai listril padam, sehingga menghambat aktivitas ekonomi  warga,&quot; ujar Fandi.</description><content:encoded>GRESIK - Sebanyak 800 warga Bawean diangkut kapal perang milik TNI AL menuju kampung halamannya. Kapal perang tersebut dimanfaatkan lantaran terhentinya lalu lintas dari Gresik menuju Bawean dan sebaliknya, dampak cuaca buruk di perairan Laut Jawa.

Ratusan warga Bawean berebut naik bus yang mengantarkannya menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, tempat bersandar Kapal Perang Indonesia (KRI) Dokter Suharso.

Sebanyak 12 unit bus dan 3 unit truk disediakan untuk membawa penumpang berikut bawaanya, diberngkatkan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, dari halaman Kantor Bupati Gresik, Kamis (29/12/2022) siang.

Para penumpang kapal tersebut merupakan warga Bawean  yang sempat tertahan selama 10 hari di Pelabuhan Gresik, akibat terhentinya lalu lintas pelayaran dampak cuaca buruk di perairan Laut Jawa.

BACA JUGA:Cuaca Buruk, Pantai Carita Tetap Dipadati Pengunjung

Selama di pelabuhan, warga harus mengeluarkan biaya ekstra hingga jutaaan rupiah untuk biaya akomodasi dan bermalam di penginapan.

&quot;Saya terpaksa mengeluarkan biaya ekstra hingga satu juta rupiah, untuk bernagai keperluan akomodasi dan penginapan,&quot; ujar Achmad Wasil, salah satu penumpang kapal perang.

Para warga Bawean itu pun bersyukur dan mengapresiasi langkah Pemkab Gresik yang memfasilitasinya dengan menumpang kapal perang. Selain menumpang kapal, warga juga mendapatkan jatah makan gratis dari Pemkab Gresik.Sementara, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, penyediaan kapal perang membawa warga bawean merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Gresik, Pangkoarmada, dan TNI AL.

Pemkab Gresik, juga bekerjasama dengan PLN yang menyediakan genset pembamgkit listrik agar tidak terjadi pemadaman yang berdampak pada aktivitas ekonomi warga bawean.

&amp;ldquo;Jangan sampai listril padam, sehingga menghambat aktivitas ekonomi  warga,&quot; ujar Fandi.</content:encoded></item></channel></rss>
