<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPKM Dicabut, Jokowi : Kebijakan Gas-Rem Kunci Kendalikan Covid-19 dan Jaga Stabilitas Ekonomi</title><description>Presiden Jokowi mengatakan kebijakan gas dan rem menjadi kunci mengendalikan Covid-19 dan menjaga stabilitas ekonomi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/30/337/2737239/ppkm-dicabut-jokowi-kebijakan-gas-rem-kunci-kendalikan-covid-19-dan-jaga-stabilitas-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/30/337/2737239/ppkm-dicabut-jokowi-kebijakan-gas-rem-kunci-kendalikan-covid-19-dan-jaga-stabilitas-ekonomi"/><item><title>PPKM Dicabut, Jokowi : Kebijakan Gas-Rem Kunci Kendalikan Covid-19 dan Jaga Stabilitas Ekonomi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/30/337/2737239/ppkm-dicabut-jokowi-kebijakan-gas-rem-kunci-kendalikan-covid-19-dan-jaga-stabilitas-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/30/337/2737239/ppkm-dicabut-jokowi-kebijakan-gas-rem-kunci-kendalikan-covid-19-dan-jaga-stabilitas-ekonomi</guid><pubDate>Jum'at 30 Desember 2022 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/30/337/2737239/ppkm-dicabut-jokowi-kebijakan-gas-rem-kunci-kendalikan-covid-19-dan-jaga-stabilitas-ekonomi-bUbo89u4r9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (tangkapan layar Youtube Setpres/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/30/337/2737239/ppkm-dicabut-jokowi-kebijakan-gas-rem-kunci-kendalikan-covid-19-dan-jaga-stabilitas-ekonomi-bUbo89u4r9.jpg</image><title>Presiden Jokowi (tangkapan layar Youtube Setpres/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan alasannya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dicabut di seluruh Indonesia.

Jokowi mengungkapkan, pengendalian dan kebijakan yang dibuatnya berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 di Indonesia.

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC8zNC8xNTk2NzMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


&quot;Alhamdulillah Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 dengan baik dan sekaligus bisa menjaga stabilitas ekonominya,&quot; kata Jokowi dalam konferensi pers virtual di YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (30/12/2022).

&quot;Kebijakan gas dan rem yang menyeimbangkan penanganan kesehatan dan perekonomian menjadi kunci keberhasilan kita,&quot; kata Jokowi.

Jokowi mengungkapkan, dalam beberapa bulan terakhir pandemi Covid-19 semakin terkendali. Berdasarkan data per 27 Desember 2022, 1,7 kasus per satu juta penduduk, dengan positivity rate mingguan 3,35%. Lalu tingkat perawatan rumah sakit atau BOR berada di angka 4,79% dan angka kematian di angka 2,39%.

BACA JUGA:PPKM Resmi Dicabut, Jokowi: Indonesia Negara yang Berhasil Kendalikan Pandemi Covid-19

&quot;Ini semuanya berada di bawah standar dari WHO,&quot; kata Jokowi.

Selain itu, Kepala Negara menyebut, seluruh kabupaten/kota di Indonesia saat ini berstatus PPKM level 1. Artinya, pembatasan kerumunan dan pergerakan orang di tingkat rendah.

&quot;Setelah mengkaji dan mempertimbangkan perkembangan tersebut, kita ini mengkaji sudah lebih dari 10 bulan dan lewat pertimbangan-pertimbangan yang berdasarkan angka-angka yang ada maka pada hari ini pemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM yang tertuang dalam instruksi Mendagri nomor 50 dan 51 Tahun 2022,&quot; kata Jokowi.

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan alasannya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dicabut di seluruh Indonesia.

Jokowi mengungkapkan, pengendalian dan kebijakan yang dibuatnya berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 di Indonesia.

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC8zNC8xNTk2NzMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


&quot;Alhamdulillah Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 dengan baik dan sekaligus bisa menjaga stabilitas ekonominya,&quot; kata Jokowi dalam konferensi pers virtual di YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (30/12/2022).

&quot;Kebijakan gas dan rem yang menyeimbangkan penanganan kesehatan dan perekonomian menjadi kunci keberhasilan kita,&quot; kata Jokowi.

Jokowi mengungkapkan, dalam beberapa bulan terakhir pandemi Covid-19 semakin terkendali. Berdasarkan data per 27 Desember 2022, 1,7 kasus per satu juta penduduk, dengan positivity rate mingguan 3,35%. Lalu tingkat perawatan rumah sakit atau BOR berada di angka 4,79% dan angka kematian di angka 2,39%.

BACA JUGA:PPKM Resmi Dicabut, Jokowi: Indonesia Negara yang Berhasil Kendalikan Pandemi Covid-19

&quot;Ini semuanya berada di bawah standar dari WHO,&quot; kata Jokowi.

Selain itu, Kepala Negara menyebut, seluruh kabupaten/kota di Indonesia saat ini berstatus PPKM level 1. Artinya, pembatasan kerumunan dan pergerakan orang di tingkat rendah.

&quot;Setelah mengkaji dan mempertimbangkan perkembangan tersebut, kita ini mengkaji sudah lebih dari 10 bulan dan lewat pertimbangan-pertimbangan yang berdasarkan angka-angka yang ada maka pada hari ini pemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM yang tertuang dalam instruksi Mendagri nomor 50 dan 51 Tahun 2022,&quot; kata Jokowi.

</content:encoded></item></channel></rss>
