<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Jenderal TNI dengan Karier Cemerlang Kelahiran Pacitan</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/31/337/2737817/2-jenderal-tni-dengan-karier-cemerlang-kelahiran-pacitan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/31/337/2737817/2-jenderal-tni-dengan-karier-cemerlang-kelahiran-pacitan"/><item><title>2 Jenderal TNI dengan Karier Cemerlang Kelahiran Pacitan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/31/337/2737817/2-jenderal-tni-dengan-karier-cemerlang-kelahiran-pacitan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/31/337/2737817/2-jenderal-tni-dengan-karier-cemerlang-kelahiran-pacitan</guid><pubDate>Minggu 01 Januari 2023 07:09 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Litbang MPI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/31/337/2737817/2-jenderal-tni-dengan-karier-cemerlang-kelahiran-pacitan-TSBxHZJHLa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SBY muda dan Agus Yudhoyono/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/31/337/2737817/2-jenderal-tni-dengan-karier-cemerlang-kelahiran-pacitan-TSBxHZJHLa.jpg</image><title>SBY muda dan Agus Yudhoyono/Foto: Istimewa</title></images><description>

JAKARTA - Pacitan merupakan kota di Jawa Timur yang pernah menjadi markas Jenderal Soedirman dan pasukan saat perang gerilya. Mengikuti jejak pengabdian para pejuang, terdapat pemuda Pacitan yang berbakti di dunia militer hingga mencapai pangkat jenderal.
BACA JUGA:1.226 Polisi Meninggal Dunia Sepanjang Tahun 2022

Berikut beberapa jenderal TNI dengan riwayat karier cemerlang kelahiran Pacitan.

1. Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono

Susilo Bambang Yudhoyono atau yang dikenal dengan sebutan SBY lahir di Pacitan pada 9 September 1949. Sebelum terjun ke dunia politik, SBY terlebih dahulu memiliki karier di dunia kemiliteran. Ia merupakan lulusan terbaik Akabri pada tahun 1973 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa.
BACA JUGA:RSDC Wisma Atlet Berhenti Beroperasi, Para Relawan Dipurnatugaskan

Jenderal TNI bintang empat ini mengakhiri karier militernya pada 1999 dengan jabatan terakhir sebagai Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya lantaran ditunjuk oleh Presiden Abdurrahman Wahid sebagai Menteri Pertambangan dan Energi.

Setelah itu, pada 2000, SBY menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan. SBY kemudian menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan periode 2001-2004.

Di dunia politik, SBY mendirikan partai politik Demokrat pada 17 Oktober 2002 dan namanya dicalonkan langsung untuk mengikuti Pemilu 2004. Pada Pemilu 2004, Susilo Bambang Yudhoyono sukses mengalahkan Megawati Soekarno Putri.


SBY keluar sebagai Presiden Republik Indonesia yang pertama kali dipilih langsung oleh rakyat Indonesia dan menjabat selama dua periode berturut-turut.

2. Mayor Jenderal TNI (Purn) Joko Warsito

Jenderal TNI selanjutnya yang merupakan kelahiran Pacitan dan memiliki karier cemerlang adalah Joko Warsito. Joko Warsito lahir di Pacitan, pada 12 Market 1963. Lulusan Akademi Militer 1986 ini mempunyai karier cemerlang.

Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini di TNI Angkatan Darat sebagai Kepala Staf Komando Operasi Gabungan Wilayah II.

Pensiun dari dunia militer, karier Joko Warsito tak meredup. Di tahun 2021, Joko Warsito dipercaya sebagai Direktur Aston Kartika. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Federasi Triathlon Indonesia (FTI) untuk periode 2018-2022.</description><content:encoded>

JAKARTA - Pacitan merupakan kota di Jawa Timur yang pernah menjadi markas Jenderal Soedirman dan pasukan saat perang gerilya. Mengikuti jejak pengabdian para pejuang, terdapat pemuda Pacitan yang berbakti di dunia militer hingga mencapai pangkat jenderal.
BACA JUGA:1.226 Polisi Meninggal Dunia Sepanjang Tahun 2022

Berikut beberapa jenderal TNI dengan riwayat karier cemerlang kelahiran Pacitan.

1. Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono

Susilo Bambang Yudhoyono atau yang dikenal dengan sebutan SBY lahir di Pacitan pada 9 September 1949. Sebelum terjun ke dunia politik, SBY terlebih dahulu memiliki karier di dunia kemiliteran. Ia merupakan lulusan terbaik Akabri pada tahun 1973 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa.
BACA JUGA:RSDC Wisma Atlet Berhenti Beroperasi, Para Relawan Dipurnatugaskan

Jenderal TNI bintang empat ini mengakhiri karier militernya pada 1999 dengan jabatan terakhir sebagai Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya lantaran ditunjuk oleh Presiden Abdurrahman Wahid sebagai Menteri Pertambangan dan Energi.

Setelah itu, pada 2000, SBY menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan. SBY kemudian menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan periode 2001-2004.

Di dunia politik, SBY mendirikan partai politik Demokrat pada 17 Oktober 2002 dan namanya dicalonkan langsung untuk mengikuti Pemilu 2004. Pada Pemilu 2004, Susilo Bambang Yudhoyono sukses mengalahkan Megawati Soekarno Putri.


SBY keluar sebagai Presiden Republik Indonesia yang pertama kali dipilih langsung oleh rakyat Indonesia dan menjabat selama dua periode berturut-turut.

2. Mayor Jenderal TNI (Purn) Joko Warsito

Jenderal TNI selanjutnya yang merupakan kelahiran Pacitan dan memiliki karier cemerlang adalah Joko Warsito. Joko Warsito lahir di Pacitan, pada 12 Market 1963. Lulusan Akademi Militer 1986 ini mempunyai karier cemerlang.

Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini di TNI Angkatan Darat sebagai Kepala Staf Komando Operasi Gabungan Wilayah II.

Pensiun dari dunia militer, karier Joko Warsito tak meredup. Di tahun 2021, Joko Warsito dipercaya sebagai Direktur Aston Kartika. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Federasi Triathlon Indonesia (FTI) untuk periode 2018-2022.</content:encoded></item></channel></rss>
