<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>247 Teroris Ditangkap Sepanjang Tahun 2022, Paling Banyak Kelompok JI</title><description>Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah menangkap 247 tersangka terorisme sepanjang tahun 2022.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/31/337/2737863/247-teroris-ditangkap-sepanjang-tahun-2022-paling-banyak-kelompok-ji</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/31/337/2737863/247-teroris-ditangkap-sepanjang-tahun-2022-paling-banyak-kelompok-ji"/><item><title>247 Teroris Ditangkap Sepanjang Tahun 2022, Paling Banyak Kelompok JI</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/31/337/2737863/247-teroris-ditangkap-sepanjang-tahun-2022-paling-banyak-kelompok-ji</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/31/337/2737863/247-teroris-ditangkap-sepanjang-tahun-2022-paling-banyak-kelompok-ji</guid><pubDate>Sabtu 31 Desember 2022 18:03 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/31/337/2737863/247-teroris-ditangkap-sepanjang-tahun-2022-paling-banyak-kelompok-ji-RvLbwWQpsB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/31/337/2737863/247-teroris-ditangkap-sepanjang-tahun-2022-paling-banyak-kelompok-ji-RvLbwWQpsB.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah menangkap 247 tersangka terorisme sepanjang tahun 2022 di seluruh Indonesia.

&quot;Ada 247 tersangka yang kita amankan,&quot; kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kegiatan rilis akhir tahun 2022 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (31/12/2022).

Adapun tersangka terorisme yang telah ditangkap itu berasal dari kelompok berbeda. Yakni, 97 kelompok Jamaah Islamiyah (JI), 70 kelompok Anshor Daulah, 46 kelompok JAD, 28 kelompok NII, 4 kelompok MIT, 1 tersangka lone wolf dan 1 tersangka foreign terrorist fighter.

Sigit memaparkan, pada penanganan terorisme di tahun 2022, Polri mengedepankan upaya preventive strike. Sehingga para pelaku teror berhasil diamankan sebelum melakukan aksinya.

&quot;Dan masyarakat merasa aman karena para pelaku teror tersebut tidak sempat menimbulkan ketakutan pada saat kami lihat tanda akan lakukan aksi dengan pengitungan cukup kita langsung tangkap,&quot; ujar Sigit.

BACA JUGA:Kapolri : Tahun 2022 Kelompok MIT Sudah Diberantas!

Di sisi lain, Sigit mengungkapkan, upaya penegakan hukum kasus terorisme ini difokuskan pada saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Indonesia.

&quot;Tentunya Langkah ini kita lakukan utamanya pak Presiden sampaikan bahwa tidak boleh letupan sekecil apapun saat hadapi KTT G-20 kita lakukan sepanjang tahun, alhamdulillah sampai pelaksanaan G-20 tidak ada letupan sekecil apapun,&quot; tutup Sigit.</description><content:encoded>JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah menangkap 247 tersangka terorisme sepanjang tahun 2022 di seluruh Indonesia.

&quot;Ada 247 tersangka yang kita amankan,&quot; kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kegiatan rilis akhir tahun 2022 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (31/12/2022).

Adapun tersangka terorisme yang telah ditangkap itu berasal dari kelompok berbeda. Yakni, 97 kelompok Jamaah Islamiyah (JI), 70 kelompok Anshor Daulah, 46 kelompok JAD, 28 kelompok NII, 4 kelompok MIT, 1 tersangka lone wolf dan 1 tersangka foreign terrorist fighter.

Sigit memaparkan, pada penanganan terorisme di tahun 2022, Polri mengedepankan upaya preventive strike. Sehingga para pelaku teror berhasil diamankan sebelum melakukan aksinya.

&quot;Dan masyarakat merasa aman karena para pelaku teror tersebut tidak sempat menimbulkan ketakutan pada saat kami lihat tanda akan lakukan aksi dengan pengitungan cukup kita langsung tangkap,&quot; ujar Sigit.

BACA JUGA:Kapolri : Tahun 2022 Kelompok MIT Sudah Diberantas!

Di sisi lain, Sigit mengungkapkan, upaya penegakan hukum kasus terorisme ini difokuskan pada saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Indonesia.

&quot;Tentunya Langkah ini kita lakukan utamanya pak Presiden sampaikan bahwa tidak boleh letupan sekecil apapun saat hadapi KTT G-20 kita lakukan sepanjang tahun, alhamdulillah sampai pelaksanaan G-20 tidak ada letupan sekecil apapun,&quot; tutup Sigit.</content:encoded></item></channel></rss>
