<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cuaca Buruk, Pelabuhan Merak Tutup Penyeberangan Menuju Bakauheni</title><description>Ketinggian ombak di atas dua meter dengan kecepatan angin di atas 20 knot, membuat kapal ferry sulit bersandar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/31/340/2737895/cuaca-buruk-pelabuhan-merak-tutup-penyeberangan-menuju-bakauheni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/12/31/340/2737895/cuaca-buruk-pelabuhan-merak-tutup-penyeberangan-menuju-bakauheni"/><item><title>Cuaca Buruk, Pelabuhan Merak Tutup Penyeberangan Menuju Bakauheni</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/12/31/340/2737895/cuaca-buruk-pelabuhan-merak-tutup-penyeberangan-menuju-bakauheni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/12/31/340/2737895/cuaca-buruk-pelabuhan-merak-tutup-penyeberangan-menuju-bakauheni</guid><pubDate>Sabtu 31 Desember 2022 19:24 WIB</pubDate><dc:creator>Iskandar Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/31/340/2737895/cuaca-buruk-pelabuhan-merak-tutup-penyeberangan-menuju-bakauheni-RLCLavkvPD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cuaca buruk membuat Pelabuhan Merak menutup layanan penyeberangan (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/31/340/2737895/cuaca-buruk-pelabuhan-merak-tutup-penyeberangan-menuju-bakauheni-RLCLavkvPD.jpg</image><title>Cuaca buruk membuat Pelabuhan Merak menutup layanan penyeberangan (Foto : iNews)</title></images><description>CILEGON - Cuaca buruk yang terjadi pada Sabtu (31/12/2022) sore, membuat pihak PT ASDP Indonesia Ferry cabang Merak kembali menutup penyeberangan menuju Bakauheni, Lampung.

Ketinggian ombak di atas dua meter dengan kecepatan angin di atas 20 knot, membuat kapal ferry sulit bersandar.

Cuaca buruk yang terjadi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, memnbuat gelombang laut terlihat cukup tinggi berkisar di atas 2 meter. Angin kencang juga terlihat menerpa tanaman dan para calon penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan.

Sebagian area kantung parkir dermaga eksekutif Pelabuhan Merak pun dibanjiri air laut saat ombak besar menerjang hingga naik ke permukaan.

Kondisi tersebut terjadi sore tadi ketika Pelabuhan Merak diguyur hujan disertai angin kencang. Akibatnya, para calon penumpang kapal pengguna kendaraan menumpuk di area dermaga.

BACA JUGA:Cuaca Buruk, Kapal Nelayan Tabrak Karang dan Tenggelam di Perairan Pulau Seribu

Para calon penumpang yang bosan pun akhirnya turun dari kendaraan untuk melihat kondisi gelombang tinggi yang sedang terjadi.

&quot;Ya saya terlambat naik kapal akibat, kondisi cuaca buruk, gelombang tinggi begini,&quot; ujar salah satu sopir bus, Tukiyo.Sebelumnya, BMKG memprediksi ketinggian gelombang di wilayah ini mencapai dua koma lima meter dengan kecepatan angin mencapai 30 knot.

Melihat kondisi yang tidak memungkinkan untuk pelayaran, pihak PT ASDP Indonesia Ferry, Cabang Merak, kembali menunda perjalanan kapal dalam kurun waktu yang belum ditentukan. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir kecelakaan laut saat kapal berlabuh.</description><content:encoded>CILEGON - Cuaca buruk yang terjadi pada Sabtu (31/12/2022) sore, membuat pihak PT ASDP Indonesia Ferry cabang Merak kembali menutup penyeberangan menuju Bakauheni, Lampung.

Ketinggian ombak di atas dua meter dengan kecepatan angin di atas 20 knot, membuat kapal ferry sulit bersandar.

Cuaca buruk yang terjadi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, memnbuat gelombang laut terlihat cukup tinggi berkisar di atas 2 meter. Angin kencang juga terlihat menerpa tanaman dan para calon penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan.

Sebagian area kantung parkir dermaga eksekutif Pelabuhan Merak pun dibanjiri air laut saat ombak besar menerjang hingga naik ke permukaan.

Kondisi tersebut terjadi sore tadi ketika Pelabuhan Merak diguyur hujan disertai angin kencang. Akibatnya, para calon penumpang kapal pengguna kendaraan menumpuk di area dermaga.

BACA JUGA:Cuaca Buruk, Kapal Nelayan Tabrak Karang dan Tenggelam di Perairan Pulau Seribu

Para calon penumpang yang bosan pun akhirnya turun dari kendaraan untuk melihat kondisi gelombang tinggi yang sedang terjadi.

&quot;Ya saya terlambat naik kapal akibat, kondisi cuaca buruk, gelombang tinggi begini,&quot; ujar salah satu sopir bus, Tukiyo.Sebelumnya, BMKG memprediksi ketinggian gelombang di wilayah ini mencapai dua koma lima meter dengan kecepatan angin mencapai 30 knot.

Melihat kondisi yang tidak memungkinkan untuk pelayaran, pihak PT ASDP Indonesia Ferry, Cabang Merak, kembali menunda perjalanan kapal dalam kurun waktu yang belum ditentukan. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir kecelakaan laut saat kapal berlabuh.</content:encoded></item></channel></rss>
