<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPKM Dicabut, Jokowi : Bukan untuk Gagah-gagahan</title><description>Jokowi menegaskan, pencabutan PPKM bukan untuk gagah-gagahan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/02/337/2738437/ppkm-dicabut-jokowi-bukan-untuk-gagah-gagahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/02/337/2738437/ppkm-dicabut-jokowi-bukan-untuk-gagah-gagahan"/><item><title>PPKM Dicabut, Jokowi : Bukan untuk Gagah-gagahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/02/337/2738437/ppkm-dicabut-jokowi-bukan-untuk-gagah-gagahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/02/337/2738437/ppkm-dicabut-jokowi-bukan-untuk-gagah-gagahan</guid><pubDate>Senin 02 Januari 2023 09:20 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/02/337/2738437/ppkm-dicabut-jokowi-bukan-untuk-gagah-gagahan-XchNRzhO6B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi.(Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/02/337/2738437/ppkm-dicabut-jokowi-bukan-untuk-gagah-gagahan-XchNRzhO6B.jpg</image><title>Presiden Jokowi.(Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bukan sebagai ajang untuk gagah-gagahan.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam sambutannya pada Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia, Senin, 2 Januari 2023.

&quot;Pada akhir 2022 kemarin telah kita cabut PPKM, bukan untuk gagah-gagahan, tapi memang kajian selama 10 bulan terakhir angka-angka menunjukkan bahwa kita bisa mengendalikan Covid-19,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/1/2023).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8zMC8xLzE1OTc5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Presiden menjelaskan, angka-angka keterisian tempat tidur atau BOR, positivity rate, hingga kematian berada di bawah standar WHO. Hal itulah yang membuat dirinya mengumumkan mencabut PPKM.

&quot;Angka BOR, positivity rate kita semuanya di bawah angka kematian semuanya di bawah standar WHO. Sehingga kemarin kita putuskan di akhir tahun PPKM dicabut,&quot; kata Jokowi.

Ia berharap dengan dicabutnya PPKM, dapat mendorong kegiatan perekonomian untuk lebih tumbuh pada 2023 ini.

BACA JUGA:Jokowi Bilang Tahun 2022 Indonesia Berhasil Lewati Masa Sulit

&quot;Ini semoga bisa nanti mendorong mentrigger ekonomi kita untuk tumbuh lebih baik dibanding tahun 2022,&quot; kata Jokowi

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi resmi mencabut PPKM untuk seluruh daerah di Indonesia pada Jumat 30 Desember 2022?Hal tersebut usai melewati kajian selama 10 bulan lamanya.

&quot;Setelah mengkaji dan mempertimbangkan perkembangan tersebut, kita ini mengkaji sudah lebih dari 10 bulan dan lewat pertimbangan-pertimbangan yang berdasarkan angka-angka yang ada maka pada hari ini Pemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM yang tertuang dalam instruksi Mendagri nomor 50 dan 51 Tahun 2022,&quot; tuturnya.


</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bukan sebagai ajang untuk gagah-gagahan.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam sambutannya pada Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia, Senin, 2 Januari 2023.

&quot;Pada akhir 2022 kemarin telah kita cabut PPKM, bukan untuk gagah-gagahan, tapi memang kajian selama 10 bulan terakhir angka-angka menunjukkan bahwa kita bisa mengendalikan Covid-19,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/1/2023).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8zMC8xLzE1OTc5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Presiden menjelaskan, angka-angka keterisian tempat tidur atau BOR, positivity rate, hingga kematian berada di bawah standar WHO. Hal itulah yang membuat dirinya mengumumkan mencabut PPKM.

&quot;Angka BOR, positivity rate kita semuanya di bawah angka kematian semuanya di bawah standar WHO. Sehingga kemarin kita putuskan di akhir tahun PPKM dicabut,&quot; kata Jokowi.

Ia berharap dengan dicabutnya PPKM, dapat mendorong kegiatan perekonomian untuk lebih tumbuh pada 2023 ini.

BACA JUGA:Jokowi Bilang Tahun 2022 Indonesia Berhasil Lewati Masa Sulit

&quot;Ini semoga bisa nanti mendorong mentrigger ekonomi kita untuk tumbuh lebih baik dibanding tahun 2022,&quot; kata Jokowi

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi resmi mencabut PPKM untuk seluruh daerah di Indonesia pada Jumat 30 Desember 2022?Hal tersebut usai melewati kajian selama 10 bulan lamanya.

&quot;Setelah mengkaji dan mempertimbangkan perkembangan tersebut, kita ini mengkaji sudah lebih dari 10 bulan dan lewat pertimbangan-pertimbangan yang berdasarkan angka-angka yang ada maka pada hari ini Pemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM yang tertuang dalam instruksi Mendagri nomor 50 dan 51 Tahun 2022,&quot; tuturnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
