<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gara-Gara Dokumenter Netflix, Semakin Banyak Warga Inggris Benci Pangeran Harry </title><description>Hubungan Pangeran Harry dengan keluarganya juga semakin memburuk setelah dokumenter tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/03/18/2739230/gara-gara-dokumenter-netflix-semakin-banyak-warga-inggris-benci-pangeran-harry</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/03/18/2739230/gara-gara-dokumenter-netflix-semakin-banyak-warga-inggris-benci-pangeran-harry"/><item><title>Gara-Gara Dokumenter Netflix, Semakin Banyak Warga Inggris Benci Pangeran Harry </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/03/18/2739230/gara-gara-dokumenter-netflix-semakin-banyak-warga-inggris-benci-pangeran-harry</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/03/18/2739230/gara-gara-dokumenter-netflix-semakin-banyak-warga-inggris-benci-pangeran-harry</guid><pubDate>Selasa 03 Januari 2023 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/03/18/2739230/gara-gara-dokumenter-netflix-semakin-banyak-warga-inggris-benci-pangeran-harry-1QtTqUbK6E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/03/18/2739230/gara-gara-dokumenter-netflix-semakin-banyak-warga-inggris-benci-pangeran-harry-1QtTqUbK6E.jpg</image><title>Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON - Hampir setengah dari publik Inggris berpikir bahwa gelar kerajaan Pangeran Harry haru dicabut setelah serial Netflix tentang hubungannya dengan aktris Amerika Meghan Markle, yang memicu kontroversi dan kritik. Dalam serial tersebut, pasangan itu banyak mengeluh tentang media Inggris dan menyebut negara itu &quot;rasis&quot;.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Wawancara Khusus Soal Kehidupannya, Pangeran Harry: Saya Ingin Ayah dan Kakak Saya Kembali

Menurut jajak pendapat YouGov/Times yang diterbitkan oleh The Times pada Jumat, (30/12/2022), sekitar 44% responden mengatakan bahwa Harry harus kehilangan gelarnya, sementara 32% berpikir dia harus tetap menjadi Duke of Sussex. Sebanyak 23% mengatakan bahwa serial dokumenter enam bagian yang ditayangkan Netflix itu membuat mereka berpikir lebih buruk tentang pasangan tersebut, sementara hanya 7% mengatakan bahwa itu meningkatkan pendapat mereka tentang pasangan tersebut.
Sepertiga responden mengatakan bahwa serial tersebut tidak membuat perbedaan, karena mereka memiliki opini negatif tentang Harry dan Meghan sejak awal. Sementara 13% memiliki pandangan positif tentang pasangan tersebut sebelum serial tersebut dirilis, demikian diwartakan RT.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Serial Dokumenter Pangeran Harry dan Meghan Markle Tayang Kamis Ini

Serial ini ditayangkan perdana awal bulan ini, dan telah disorot oleh para kritikus dan penonton. Menurut situs pengulas Rotten Tomatoes, hanya 18% penonton yang menikmati tayangan selama enam jam mengenai romansa pasangan bangsawan itu.

Dalam serial tersebut, Harry dan Meghan mengklaim bahwa hubungan mereka dicermati secara tidak adil oleh media tabloid karena ras Markle, sementara Markle sendiri mengklaim bahwa liputan ini mendorongnya ke jurang bunuh diri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNi82LzE1ODIyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Film dokumenter itu juga menampilkan akademisi dan jurnalis yang menggambarkan pasangan itu sebagai &quot;simbol keadilan sosial&quot; dan Inggris sebagai negara &quot;rasis&quot;. Dalam seri itu, Harry menyatakan bahwa &quot;bias bawah sadar&quot; membuatnya &quot;bagian dari masalah&quot; dalam hal ini.
Pangeran Harry menikahi Markle pada 2018, dan pasangan itu mengundurkan diri dari tugas kerajaan mereka dua tahun kemudian untuk pindah ke California, Amerika Serikat (AS) sementara mempertahankan gelar kerajaan mereka.</description><content:encoded>LONDON - Hampir setengah dari publik Inggris berpikir bahwa gelar kerajaan Pangeran Harry haru dicabut setelah serial Netflix tentang hubungannya dengan aktris Amerika Meghan Markle, yang memicu kontroversi dan kritik. Dalam serial tersebut, pasangan itu banyak mengeluh tentang media Inggris dan menyebut negara itu &quot;rasis&quot;.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Wawancara Khusus Soal Kehidupannya, Pangeran Harry: Saya Ingin Ayah dan Kakak Saya Kembali

Menurut jajak pendapat YouGov/Times yang diterbitkan oleh The Times pada Jumat, (30/12/2022), sekitar 44% responden mengatakan bahwa Harry harus kehilangan gelarnya, sementara 32% berpikir dia harus tetap menjadi Duke of Sussex. Sebanyak 23% mengatakan bahwa serial dokumenter enam bagian yang ditayangkan Netflix itu membuat mereka berpikir lebih buruk tentang pasangan tersebut, sementara hanya 7% mengatakan bahwa itu meningkatkan pendapat mereka tentang pasangan tersebut.
Sepertiga responden mengatakan bahwa serial tersebut tidak membuat perbedaan, karena mereka memiliki opini negatif tentang Harry dan Meghan sejak awal. Sementara 13% memiliki pandangan positif tentang pasangan tersebut sebelum serial tersebut dirilis, demikian diwartakan RT.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Serial Dokumenter Pangeran Harry dan Meghan Markle Tayang Kamis Ini

Serial ini ditayangkan perdana awal bulan ini, dan telah disorot oleh para kritikus dan penonton. Menurut situs pengulas Rotten Tomatoes, hanya 18% penonton yang menikmati tayangan selama enam jam mengenai romansa pasangan bangsawan itu.

Dalam serial tersebut, Harry dan Meghan mengklaim bahwa hubungan mereka dicermati secara tidak adil oleh media tabloid karena ras Markle, sementara Markle sendiri mengklaim bahwa liputan ini mendorongnya ke jurang bunuh diri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNi82LzE1ODIyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Film dokumenter itu juga menampilkan akademisi dan jurnalis yang menggambarkan pasangan itu sebagai &quot;simbol keadilan sosial&quot; dan Inggris sebagai negara &quot;rasis&quot;. Dalam seri itu, Harry menyatakan bahwa &quot;bias bawah sadar&quot; membuatnya &quot;bagian dari masalah&quot; dalam hal ini.
Pangeran Harry menikahi Markle pada 2018, dan pasangan itu mengundurkan diri dari tugas kerajaan mereka dua tahun kemudian untuk pindah ke California, Amerika Serikat (AS) sementara mempertahankan gelar kerajaan mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
