<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Keluarganya Tewas Tertabrak Kereta, M Sholeh Diangkat Jadi Anak Asuh Polisi</title><description>Peristiwa mengenaskan itu terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/03/519/2739518/5-keluarganya-tewas-tertabrak-kereta-m-sholeh-diangkat-jadi-anak-asuh-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/03/519/2739518/5-keluarganya-tewas-tertabrak-kereta-m-sholeh-diangkat-jadi-anak-asuh-polisi"/><item><title>5 Keluarganya Tewas Tertabrak Kereta, M Sholeh Diangkat Jadi Anak Asuh Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/03/519/2739518/5-keluarganya-tewas-tertabrak-kereta-m-sholeh-diangkat-jadi-anak-asuh-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/03/519/2739518/5-keluarganya-tewas-tertabrak-kereta-m-sholeh-diangkat-jadi-anak-asuh-polisi</guid><pubDate>Selasa 03 Januari 2023 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Jaka Samudra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/03/519/2739518/5-keluarganya-tewas-tertabrak-kereta-m-sholeh-diangkat-jadi-anak-asuh-polisi-sVVFRFDC45.jpg" expression="full" type="image/jpeg">M Sholeh diangkat jadi anak asuh polisi. (Foto: Jaka Samudra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/03/519/2739518/5-keluarganya-tewas-tertabrak-kereta-m-sholeh-diangkat-jadi-anak-asuh-polisi-sVVFRFDC45.jpg</image><title>M Sholeh diangkat jadi anak asuh polisi. (Foto: Jaka Samudra)</title></images><description>PASURUAN &amp;ndash; M Sholeh Marzuki mengalami kejadian tragis kehilangan 5 anggota keluarganya akibat tertabrak kereta di perlintasan tanpa palang pintu. Peristiwa mengenaskan itu terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Kini Sholeh yang berusia 14 tahun diangkat menjadi anak asuh Polres Pasuruan Kota. Bahkan akan dibiayai sekolahnya sampai perguruan tinggi.
Sementara itu, PT Jasa Raharja memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal  uang tunai sebesar  Rp112 juta.
Pengangkatan Sholeh sebagai anak asuh Polresta Pasuruan dilaksanakan saat acara pembagian santunan di Kantor Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Selasa (3/1/2023) siang.
Meski begitu, santri yang mondok di wilayah Bangil, Kabupaten Pasuruan itu masih dalam duka mendalam. Pandangan matanya terlihat kosong usai musibah yang dialami keluarganya.
Baca juga:&amp;nbsp;Diduga Salah Buka Pintu, Seorang Remaja Terjatuh dari Kereta
Betapa tidak. ayahnya M Said, ibu Mina Qumairi dan tiga saudaranya menaiki satu kendaraan motor meninggal dunia pada malam tahun baru, usai  tertabrak Kereta Api Tawang Alun di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi8xLzE1OTk3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Saat itu Sholeh tidak ikut bersepeda motor lantaran posisinya menimba ilmu agama di pondok pesantren di wilayah Bangil.
Anak usia 14 tahun ini hanya bisa pasrah atas musibah yang dialaminya dan mendoakan dua orang tua serta 3 adiknya. Apalagi adiknya yang nomor dua Hafis Alquran 10 juzz.Untuk itu, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Raden Jauhari mengangkat Sholeh menjadi anak asuhnya. Polisi akan mengawal dan membiayai semua keperluan Sholeh sampai lulus perguruan tinggi.
&amp;ldquo;Saya angkat menjadi anak asuh dan disekolahkan setinggi mungkin sehingga berguna bagi nusa dan bangsa,&amp;rdquo; ucap Raden.</description><content:encoded>PASURUAN &amp;ndash; M Sholeh Marzuki mengalami kejadian tragis kehilangan 5 anggota keluarganya akibat tertabrak kereta di perlintasan tanpa palang pintu. Peristiwa mengenaskan itu terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Kini Sholeh yang berusia 14 tahun diangkat menjadi anak asuh Polres Pasuruan Kota. Bahkan akan dibiayai sekolahnya sampai perguruan tinggi.
Sementara itu, PT Jasa Raharja memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal  uang tunai sebesar  Rp112 juta.
Pengangkatan Sholeh sebagai anak asuh Polresta Pasuruan dilaksanakan saat acara pembagian santunan di Kantor Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Selasa (3/1/2023) siang.
Meski begitu, santri yang mondok di wilayah Bangil, Kabupaten Pasuruan itu masih dalam duka mendalam. Pandangan matanya terlihat kosong usai musibah yang dialami keluarganya.
Baca juga:&amp;nbsp;Diduga Salah Buka Pintu, Seorang Remaja Terjatuh dari Kereta
Betapa tidak. ayahnya M Said, ibu Mina Qumairi dan tiga saudaranya menaiki satu kendaraan motor meninggal dunia pada malam tahun baru, usai  tertabrak Kereta Api Tawang Alun di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi8xLzE1OTk3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Saat itu Sholeh tidak ikut bersepeda motor lantaran posisinya menimba ilmu agama di pondok pesantren di wilayah Bangil.
Anak usia 14 tahun ini hanya bisa pasrah atas musibah yang dialaminya dan mendoakan dua orang tua serta 3 adiknya. Apalagi adiknya yang nomor dua Hafis Alquran 10 juzz.Untuk itu, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Raden Jauhari mengangkat Sholeh menjadi anak asuhnya. Polisi akan mengawal dan membiayai semua keperluan Sholeh sampai lulus perguruan tinggi.
&amp;ldquo;Saya angkat menjadi anak asuh dan disekolahkan setinggi mungkin sehingga berguna bagi nusa dan bangsa,&amp;rdquo; ucap Raden.</content:encoded></item></channel></rss>
