<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Ratu yang Mati Konyol Akibat Peraturan yang Dia Buat Sendiri </title><description>Kisah ratu yang mati konyol akibat peraturan yang dia buat sendiri</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/04/337/2740088/kisah-ratu-yang-mati-konyol-akibat-peraturan-yang-dia-buat-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/04/337/2740088/kisah-ratu-yang-mati-konyol-akibat-peraturan-yang-dia-buat-sendiri"/><item><title>Kisah Ratu yang Mati Konyol Akibat Peraturan yang Dia Buat Sendiri </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/04/337/2740088/kisah-ratu-yang-mati-konyol-akibat-peraturan-yang-dia-buat-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/04/337/2740088/kisah-ratu-yang-mati-konyol-akibat-peraturan-yang-dia-buat-sendiri</guid><pubDate>Rabu 04 Januari 2023 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Asthesia Dhea Cantika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/04/337/2740088/kisah-ratu-yang-mati-konyol-akibat-peraturan-yang-dia-buat-sendiri-yZL2W8XAEa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/04/337/2740088/kisah-ratu-yang-mati-konyol-akibat-peraturan-yang-dia-buat-sendiri-yZL2W8XAEa.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA- Kisah ratu yang mati konyol akibat peraturan yang dia buat sendiri memang menarik untuk dibahas. Setiap negara yang menganut sistem aturan monarki memang   harus dipatuhi oleh setiap warganya termasuk pemimpin atau penguasa.&amp;nbsp;
BACA JUGA:Mengenang Kembali Kisah Pratu Suparlan, Jadi Martir Melawan 300 Pemberontak Seorang Diri
Hanya saja, ada beberapa peraturan tidak masuk di akal. Lantaran,  bisa saja membahayakan. Bahkan, ada  yang menyebabkan penguasa bisa mati tragis.
Ya, hal itu dialami oleh Ratu Sunandha Kumariratana  dari Siam atau kini dikenal dengan Thailand. Dia dan  putrinya Kannabhorn Bejaratana membuat aturan dimana tak seorang pun diperbolehkan untuk menyentuhnya
Alhasil, mengetahui peraturan itu tak seorang pun yang berani untuk menyentuh ratu dan anaknya. Namun sebuah tragedi menimpa keduanya.
Pada 31 Mei 1880, Sunandha dan putrinya dalam perjalanan ke Istana Musim Panas Bang Pa In dengan menggunakan perahu kerajaan. Untuk sampai istana, keduanya harus melewati sungai Chao Phraya terkenal dengan arus terbesar di Siam.
Keduanya menaiki perahu khusus, sebab aturan yang ditetapkannya itu membuat para prajurit dan pengawal berada di perahu yang berbeda.
Nahas, saat melewati sungai tersebut, perahu yang ditumpangi sang ratu dan putrinya terbalik lantaran arus yang tiba-tiba datang. Keduanya pun terlempar akibat arus yang kuat tersebut.
Tragisnya, para prajurit dan pengawal yang ada hanya bisa menyaksikan kapal itu terbalik dan tidak dapat membantu. Ini dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada yang melarang siapapun untuk menyentuh ratu dan putrinya meskipun ia terlihat kesakitan dan berada diambang kematiannya.
Lantaran kesetiaan rakyat terhadap aturan yang dibuat oleh ratu tersebut, seorang penjaga di perahu menginstruksikan untuk tidak melakukan apa-apa. Bahkan rakyat yang hendak menolongnya pun diancam hukuman mati oleh para prajurit jika menyentuh keduanya.
Alhasil, para prajurit dan pengawal menyaksikan sang ratu mati tragis dan konyol di sungai tersebut. Dan pada akhirnya penjaga tersebut dihukum sebab pandangannya yang ketat terhadap hukum dalam keadaan seperti itu.
Itulah kisah ratu yang mati konyol akibat peraturan yang dia buat sendiri.
(RIN)</description><content:encoded>JAKARTA- Kisah ratu yang mati konyol akibat peraturan yang dia buat sendiri memang menarik untuk dibahas. Setiap negara yang menganut sistem aturan monarki memang   harus dipatuhi oleh setiap warganya termasuk pemimpin atau penguasa.&amp;nbsp;
BACA JUGA:Mengenang Kembali Kisah Pratu Suparlan, Jadi Martir Melawan 300 Pemberontak Seorang Diri
Hanya saja, ada beberapa peraturan tidak masuk di akal. Lantaran,  bisa saja membahayakan. Bahkan, ada  yang menyebabkan penguasa bisa mati tragis.
Ya, hal itu dialami oleh Ratu Sunandha Kumariratana  dari Siam atau kini dikenal dengan Thailand. Dia dan  putrinya Kannabhorn Bejaratana membuat aturan dimana tak seorang pun diperbolehkan untuk menyentuhnya
Alhasil, mengetahui peraturan itu tak seorang pun yang berani untuk menyentuh ratu dan anaknya. Namun sebuah tragedi menimpa keduanya.
Pada 31 Mei 1880, Sunandha dan putrinya dalam perjalanan ke Istana Musim Panas Bang Pa In dengan menggunakan perahu kerajaan. Untuk sampai istana, keduanya harus melewati sungai Chao Phraya terkenal dengan arus terbesar di Siam.
Keduanya menaiki perahu khusus, sebab aturan yang ditetapkannya itu membuat para prajurit dan pengawal berada di perahu yang berbeda.
Nahas, saat melewati sungai tersebut, perahu yang ditumpangi sang ratu dan putrinya terbalik lantaran arus yang tiba-tiba datang. Keduanya pun terlempar akibat arus yang kuat tersebut.
Tragisnya, para prajurit dan pengawal yang ada hanya bisa menyaksikan kapal itu terbalik dan tidak dapat membantu. Ini dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada yang melarang siapapun untuk menyentuh ratu dan putrinya meskipun ia terlihat kesakitan dan berada diambang kematiannya.
Lantaran kesetiaan rakyat terhadap aturan yang dibuat oleh ratu tersebut, seorang penjaga di perahu menginstruksikan untuk tidak melakukan apa-apa. Bahkan rakyat yang hendak menolongnya pun diancam hukuman mati oleh para prajurit jika menyentuh keduanya.
Alhasil, para prajurit dan pengawal menyaksikan sang ratu mati tragis dan konyol di sungai tersebut. Dan pada akhirnya penjaga tersebut dihukum sebab pandangannya yang ketat terhadap hukum dalam keadaan seperti itu.
Itulah kisah ratu yang mati konyol akibat peraturan yang dia buat sendiri.
(RIN)</content:encoded></item></channel></rss>
