<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Palestina Kecam Perusakan Pemakaman Protestan oleh Pemukim Israel</title><description>Palestina menyebut serangan itu menunjukkan &quot;mentalitas rasis&quot; Israel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/05/18/2740580/palestina-kecam-perusakan-pemakaman-protestan-oleh-pemukim-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/05/18/2740580/palestina-kecam-perusakan-pemakaman-protestan-oleh-pemukim-israel"/><item><title>Palestina Kecam Perusakan Pemakaman Protestan oleh Pemukim Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/05/18/2740580/palestina-kecam-perusakan-pemakaman-protestan-oleh-pemukim-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/05/18/2740580/palestina-kecam-perusakan-pemakaman-protestan-oleh-pemukim-israel</guid><pubDate>Kamis 05 Januari 2023 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/05/18/2740580/palestina-kecam-perusakan-pemakaman-protestan-oleh-pemukim-israel-Q6mQBGGPnU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/05/18/2740580/palestina-kecam-perusakan-pemakaman-protestan-oleh-pemukim-israel-Q6mQBGGPnU.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>YERUSALEM - Warga Palestina pada Rabu (4/1/2023) mengecam pemukim Israel yang merusak pemakaman Kristen di wilayah pendudukan Yerusalem Timur.
Batu-batu nisan di pemakaman Protestan di Gunung Sion dirusak dan sejumlah tanda salib dicopot. Orang Kristen meyakini bahwa Perjamuan Kudus Terakhir Yesus terjadi di lokasi itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;5 Fakta Kunjungan Menteri Israel ke Masjid Al Aqsa, Begini Respons Palestina

&quot;Ini bukan hanya tindakan pengecut, tapi juga menjijikkan, dan tidak diterima oleh manusia mana pun,&quot; kata Uskup Agung Anglikan Hisam Naoum saat konferensi pers, sebagaimana dilansir dari ANTARA.
&quot;Serangan ini jelas menunjukkan kebencian terhadap orang Kristen di Kota Yerusalem, yang sepenuhnya kami tolak,&quot; katanya.
Menurut Gereja Evangelical Episcopal di Yerusalem Timur, serangan itu dilakukan oleh dua pemuda pada 1 Januari.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Israel Bentuk Pemerintahan Paling Ekstrem Kanan, Warga Palestina khawatir

Naoum mendesak otoritas Israel agar membawa pelaku perusakan ke pengadilan.
&quot;Kami berharap agar masalah ini tak terulang lagi, sebab Yerusalem adalah kota dari situs-situs suci,&quot; katanya.
Polisi Israel mengaku telah melakukan penyelidikan untuk kasus tersebut.

Ketua Mahkamah Agung Palestina Mahmoud al-Habash mengatakan serangan itu mencerminkan &quot;mentalitas rasis&quot; Israel.
&quot;Serangan ini menunjukkan mentalitas rasis dan barbar Israel, yang tidak membedakan antara yang hidup dan yang mati,&quot; kata al-Habash dalam suatu pernyataan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMi8xLzE1NDE0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kelompok Palestina penguasa Jalur Gaza, Hamas, meminta pertanggungjawaban Israel &quot;atas ulah serangan ekstremis Israel terhadap pemakaman Kristen.&quot;
&quot;Serangan dan penodaan pemakaman Islam dan Kristen di Yerusalem ini mengungkapkan identitas sesungguhnya pemukim Israel yang agresif terhadap warga (Palestina) serta tanah dan situs suci mereka,&quot; tulis pernyataan tersebut.</description><content:encoded>YERUSALEM - Warga Palestina pada Rabu (4/1/2023) mengecam pemukim Israel yang merusak pemakaman Kristen di wilayah pendudukan Yerusalem Timur.
Batu-batu nisan di pemakaman Protestan di Gunung Sion dirusak dan sejumlah tanda salib dicopot. Orang Kristen meyakini bahwa Perjamuan Kudus Terakhir Yesus terjadi di lokasi itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;5 Fakta Kunjungan Menteri Israel ke Masjid Al Aqsa, Begini Respons Palestina

&quot;Ini bukan hanya tindakan pengecut, tapi juga menjijikkan, dan tidak diterima oleh manusia mana pun,&quot; kata Uskup Agung Anglikan Hisam Naoum saat konferensi pers, sebagaimana dilansir dari ANTARA.
&quot;Serangan ini jelas menunjukkan kebencian terhadap orang Kristen di Kota Yerusalem, yang sepenuhnya kami tolak,&quot; katanya.
Menurut Gereja Evangelical Episcopal di Yerusalem Timur, serangan itu dilakukan oleh dua pemuda pada 1 Januari.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Israel Bentuk Pemerintahan Paling Ekstrem Kanan, Warga Palestina khawatir

Naoum mendesak otoritas Israel agar membawa pelaku perusakan ke pengadilan.
&quot;Kami berharap agar masalah ini tak terulang lagi, sebab Yerusalem adalah kota dari situs-situs suci,&quot; katanya.
Polisi Israel mengaku telah melakukan penyelidikan untuk kasus tersebut.

Ketua Mahkamah Agung Palestina Mahmoud al-Habash mengatakan serangan itu mencerminkan &quot;mentalitas rasis&quot; Israel.
&quot;Serangan ini menunjukkan mentalitas rasis dan barbar Israel, yang tidak membedakan antara yang hidup dan yang mati,&quot; kata al-Habash dalam suatu pernyataan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMi8xLzE1NDE0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kelompok Palestina penguasa Jalur Gaza, Hamas, meminta pertanggungjawaban Israel &quot;atas ulah serangan ekstremis Israel terhadap pemakaman Kristen.&quot;
&quot;Serangan dan penodaan pemakaman Islam dan Kristen di Yerusalem ini mengungkapkan identitas sesungguhnya pemukim Israel yang agresif terhadap warga (Palestina) serta tanah dan situs suci mereka,&quot; tulis pernyataan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
