<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria Paruh Baya di Bogor Ditemukan Tewas Membusuk dalam Kontrakan   </title><description>Pria paruh baya berinisial A (42), ditemukan tewas dalam kontrakannya di wilayah Kecamatan Sukaraja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/05/338/2740716/pria-paruh-baya-di-bogor-ditemukan-tewas-membusuk-dalam-kontrakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/05/338/2740716/pria-paruh-baya-di-bogor-ditemukan-tewas-membusuk-dalam-kontrakan"/><item><title>Pria Paruh Baya di Bogor Ditemukan Tewas Membusuk dalam Kontrakan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/05/338/2740716/pria-paruh-baya-di-bogor-ditemukan-tewas-membusuk-dalam-kontrakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/05/338/2740716/pria-paruh-baya-di-bogor-ditemukan-tewas-membusuk-dalam-kontrakan</guid><pubDate>Kamis 05 Januari 2023 14:37 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/05/338/2740716/pria-paruh-baya-di-bogor-ditemukan-tewas-membusuk-dalam-kontrakan-TbATn6yotw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penemuan mayat di Bogor. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/05/338/2740716/pria-paruh-baya-di-bogor-ditemukan-tewas-membusuk-dalam-kontrakan-TbATn6yotw.jpg</image><title>Penemuan mayat di Bogor. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>BOGOR - Pria paruh baya berinisial A (42), ditemukan tewas dalam kontrakannya di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Temuan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh polisi.

Kapolsek Sukaraja AKBP Darmawan mengatakan temuan itu berawal dari kecurigaan tetangga yang tidak melihat A keluar rumah sejak 4 hari lalu. Lalu, tetangga menghampiri kamar kontrakannya sekira pukul 21.00 WIB pada Rabu Januari 2022.

&quot;Terlebih dari kontrakan tercium bau menyengat,&quot; kata Darmawan dalam keterangannya, Kamis (5/1/2023).

Dari situ, dilaporkan kepada ketua RT setempat untuk dilakukan pemeriksaan. Ketika dibuka, A ditemukan meninggal dunia dalam kondisi sudah membusuk.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Geger Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung, Pelakunya Suami hingga Mertua
&quot;Kondisi jenazah sudah mulai membusuk,&quot; jelasnya.

Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Selanjutnya, jenazah dibawa polisi ke RS Polri Kramatjati, Jakata untuk dilakukan autopsi.

&quot;Kami bersama dengan Satreskrim Polres Bogor masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>BOGOR - Pria paruh baya berinisial A (42), ditemukan tewas dalam kontrakannya di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Temuan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh polisi.

Kapolsek Sukaraja AKBP Darmawan mengatakan temuan itu berawal dari kecurigaan tetangga yang tidak melihat A keluar rumah sejak 4 hari lalu. Lalu, tetangga menghampiri kamar kontrakannya sekira pukul 21.00 WIB pada Rabu Januari 2022.

&quot;Terlebih dari kontrakan tercium bau menyengat,&quot; kata Darmawan dalam keterangannya, Kamis (5/1/2023).

Dari situ, dilaporkan kepada ketua RT setempat untuk dilakukan pemeriksaan. Ketika dibuka, A ditemukan meninggal dunia dalam kondisi sudah membusuk.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Geger Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung, Pelakunya Suami hingga Mertua
&quot;Kondisi jenazah sudah mulai membusuk,&quot; jelasnya.

Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Selanjutnya, jenazah dibawa polisi ke RS Polri Kramatjati, Jakata untuk dilakukan autopsi.

&quot;Kami bersama dengan Satreskrim Polres Bogor masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
