<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Tokoh Legendaris Kopassus, Mematikan dan Disegani Dunia</title><description>Komando Pasukan Khusus merupakan pasukan elite matra TNI Angkatan Darat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/07/337/2741617/5-tokoh-legendaris-kopassus-mematikan-dan-disegani-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/07/337/2741617/5-tokoh-legendaris-kopassus-mematikan-dan-disegani-dunia"/><item><title>5 Tokoh Legendaris Kopassus, Mematikan dan Disegani Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/07/337/2741617/5-tokoh-legendaris-kopassus-mematikan-dan-disegani-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/07/337/2741617/5-tokoh-legendaris-kopassus-mematikan-dan-disegani-dunia</guid><pubDate>Sabtu 07 Januari 2023 05:14 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/06/337/2741617/5-tokoh-legendaris-kopassus-mematikan-dan-disegani-dunia-spzCeqLNnM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sarwo Edhie Wibowo (Foto: Ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/06/337/2741617/5-tokoh-legendaris-kopassus-mematikan-dan-disegani-dunia-spzCeqLNnM.jpg</image><title>Sarwo Edhie Wibowo (Foto: Ist) </title></images><description>JAKARTA - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan pasukan elite matra TNI Angkatan Darat. Kemampuan yang dimiliki satuan ini membuatnya disegani oleh dunia.

Kopassus telah melahirkan sejumlah tokoh legendaris. Mereka memiliki kemampuan di atas rata-rata prajurit biasa.

Berikut daftarnya sebagaimana dirangkum Litbang MNC Portal Indonesia:

1. Muhammad Idjon Djanbi

Rokus Bernardus Visser atau dikenal dengan Idjon Djanbi merupakan tokoh sangat berpengaruh bagi Kopassus. Ia adalah mantan perwira instruktur Pasukan Khusus Belanda.
BACA JUGA:5 Senjata Kopassus di Medan Operasi, Nomor 3 Pernah Tembak Mati Pembajak Pesawat Garuda&amp;nbsp;
Pada 1952, Idjon dipercaya oleh Kolonel Alex Kawilarang untuk menjadi pelatih bagi sebuah pasukan elite demi menumpas DI/TI.

Tawaran untuk mengasah mental serta fisik para anggota TNI AD diterima Idjon. Prajurit yang dilatih adalah yang terpilih agar menjadi prajurit tangguh dan memiliki kualitas tinggi.

2. Prabowo Subianto

Sosok Prabowo Subianto, namanya masih wara wiri di jagat Tanah Air. Kini, ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
BACA JUGA:Kisah 4 Jenderal Kopassus Nyaris Gugur di Pertempuran, Nomor 2 Diberondong Tembakan Selamatkan 4 PrajuritPrabowo adalah salah satu tokoh legendaris Kopassus. Pangkat terakhir di korps baret ini sebagai Letjen. Dia juga pernah menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.

Sepak terjang Prabowo tak bisa dianggap enteng. Ia pernah ditugaskan menjadi Komandan Pleton Group I sebagai bagian dari operasi Tim Nanggala di Timor Leste (dulu Timor Timur) di usianya yang baru 26 tahun.

Di usianya yang terbilang muda, Prabowo dan pasukannya mendapat perintah untuk menangkap Nicolau dos Reis Lobato, Perdana Menteri pertama Timor Timur.

Kecekatan dalam melakukan pendekatan dengan keluarga Nicolao membuat Prabowo bisa mendeteksi keberadaan Nicolau di wilayah Maubisse sekitar 50 km dari selatan Dili. Dalam operasi tersebut, Nicolau tewas ditembak di lembah Mindelo pada akhir Desember 1978.

Prabowo juga berhasil menangkap Letkol Xanana Gusmao. Hingga akhirnya ia dipercaya sebagai Wakil Komandan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus pada 1983.

Karier Prabowo terus moncer, di mana dirinya diangkat sebagai komandan jenderal Kopassus dengan pangkat mayor jenderal pada Desember 1995.

Pada 20 Maret 1998, Prabowo diangkat menjadi Pangkostrad, meski hanya 10 hari. Lalu, menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI, sebagai jabatan terakhirnya.

3. Alex Kawilarang

Kolonel Alex Evert Kawilarang atau A.E Kawilarang pernah memimpin penumpasan pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS). Dia juga membentuk pasukan komando Angkatan Darat.

Tak hanya menumpas RMS, Alex memiliki jasa besar dalam menumpas Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dan DI/TII.

4. Slamet Riyadi

Slamet Riyadi adalah yang pertama kali mencetuskan ide dibentuknya Kopassus. Meski, pemikiran tersebut baru direalisasikan oleh Alex Kawilarang.

Pemiliki nama lengkap Ignatius Slamet Rijadi itu saat menginjak usia 23 tahun sudah dipercaya memimpin pasukan yang ditugaskan untuk membasmi pemberontakan RMS di wilayah Timur Indonesia.

Namun, Slamet Riyadi gugur tertembak pada 4 November 1950 di Ambon saat pertempuran RMS.

5. Sarwo Edhie Wibowo

Sarwo Edhie, ayah mertua dari Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini pernah menjabat sebagai Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD).

Saat peristiwa pengkhianatan G30S/PKI, Sarwo Edhie dan pasukannya berhasil mengangkat jenazah para jenderal dan perwira TNI AD di Lubang Buaya. Bahkan, dirinya turut serta dalam membasmi PKI di daerah Jawa Tengah.
</description><content:encoded>JAKARTA - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan pasukan elite matra TNI Angkatan Darat. Kemampuan yang dimiliki satuan ini membuatnya disegani oleh dunia.

Kopassus telah melahirkan sejumlah tokoh legendaris. Mereka memiliki kemampuan di atas rata-rata prajurit biasa.

Berikut daftarnya sebagaimana dirangkum Litbang MNC Portal Indonesia:

1. Muhammad Idjon Djanbi

Rokus Bernardus Visser atau dikenal dengan Idjon Djanbi merupakan tokoh sangat berpengaruh bagi Kopassus. Ia adalah mantan perwira instruktur Pasukan Khusus Belanda.
BACA JUGA:5 Senjata Kopassus di Medan Operasi, Nomor 3 Pernah Tembak Mati Pembajak Pesawat Garuda&amp;nbsp;
Pada 1952, Idjon dipercaya oleh Kolonel Alex Kawilarang untuk menjadi pelatih bagi sebuah pasukan elite demi menumpas DI/TI.

Tawaran untuk mengasah mental serta fisik para anggota TNI AD diterima Idjon. Prajurit yang dilatih adalah yang terpilih agar menjadi prajurit tangguh dan memiliki kualitas tinggi.

2. Prabowo Subianto

Sosok Prabowo Subianto, namanya masih wara wiri di jagat Tanah Air. Kini, ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
BACA JUGA:Kisah 4 Jenderal Kopassus Nyaris Gugur di Pertempuran, Nomor 2 Diberondong Tembakan Selamatkan 4 PrajuritPrabowo adalah salah satu tokoh legendaris Kopassus. Pangkat terakhir di korps baret ini sebagai Letjen. Dia juga pernah menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.

Sepak terjang Prabowo tak bisa dianggap enteng. Ia pernah ditugaskan menjadi Komandan Pleton Group I sebagai bagian dari operasi Tim Nanggala di Timor Leste (dulu Timor Timur) di usianya yang baru 26 tahun.

Di usianya yang terbilang muda, Prabowo dan pasukannya mendapat perintah untuk menangkap Nicolau dos Reis Lobato, Perdana Menteri pertama Timor Timur.

Kecekatan dalam melakukan pendekatan dengan keluarga Nicolao membuat Prabowo bisa mendeteksi keberadaan Nicolau di wilayah Maubisse sekitar 50 km dari selatan Dili. Dalam operasi tersebut, Nicolau tewas ditembak di lembah Mindelo pada akhir Desember 1978.

Prabowo juga berhasil menangkap Letkol Xanana Gusmao. Hingga akhirnya ia dipercaya sebagai Wakil Komandan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus pada 1983.

Karier Prabowo terus moncer, di mana dirinya diangkat sebagai komandan jenderal Kopassus dengan pangkat mayor jenderal pada Desember 1995.

Pada 20 Maret 1998, Prabowo diangkat menjadi Pangkostrad, meski hanya 10 hari. Lalu, menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI, sebagai jabatan terakhirnya.

3. Alex Kawilarang

Kolonel Alex Evert Kawilarang atau A.E Kawilarang pernah memimpin penumpasan pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS). Dia juga membentuk pasukan komando Angkatan Darat.

Tak hanya menumpas RMS, Alex memiliki jasa besar dalam menumpas Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dan DI/TII.

4. Slamet Riyadi

Slamet Riyadi adalah yang pertama kali mencetuskan ide dibentuknya Kopassus. Meski, pemikiran tersebut baru direalisasikan oleh Alex Kawilarang.

Pemiliki nama lengkap Ignatius Slamet Rijadi itu saat menginjak usia 23 tahun sudah dipercaya memimpin pasukan yang ditugaskan untuk membasmi pemberontakan RMS di wilayah Timur Indonesia.

Namun, Slamet Riyadi gugur tertembak pada 4 November 1950 di Ambon saat pertempuran RMS.

5. Sarwo Edhie Wibowo

Sarwo Edhie, ayah mertua dari Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini pernah menjabat sebagai Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD).

Saat peristiwa pengkhianatan G30S/PKI, Sarwo Edhie dan pasukannya berhasil mengangkat jenazah para jenderal dan perwira TNI AD di Lubang Buaya. Bahkan, dirinya turut serta dalam membasmi PKI di daerah Jawa Tengah.
</content:encoded></item></channel></rss>
