<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertemuan 8 Parpol, Airlangga Sebut Bakal Ada Gerakan Politik Lain Selain Tolak Proporsional Tertutup</title><description>&quot;Pergerakan lain sesuai agenda-agenda,&quot; ucap Airlangga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/08/337/2742334/pertemuan-8-parpol-airlangga-sebut-bakal-ada-gerakan-politik-lain-selain-tolak-proporsional-tertutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/08/337/2742334/pertemuan-8-parpol-airlangga-sebut-bakal-ada-gerakan-politik-lain-selain-tolak-proporsional-tertutup"/><item><title>Pertemuan 8 Parpol, Airlangga Sebut Bakal Ada Gerakan Politik Lain Selain Tolak Proporsional Tertutup</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/08/337/2742334/pertemuan-8-parpol-airlangga-sebut-bakal-ada-gerakan-politik-lain-selain-tolak-proporsional-tertutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/08/337/2742334/pertemuan-8-parpol-airlangga-sebut-bakal-ada-gerakan-politik-lain-selain-tolak-proporsional-tertutup</guid><pubDate>Minggu 08 Januari 2023 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/08/337/2742334/pertemuan-8-parpol-airlangga-sebut-bakal-ada-gerakan-politik-lain-selain-tolak-proporsional-tertutup-ZTRTz7zSiW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertemuan delapan partai menolak pemilu proporsional tertutup. (Foto: Erfan Maruf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/08/337/2742334/pertemuan-8-parpol-airlangga-sebut-bakal-ada-gerakan-politik-lain-selain-tolak-proporsional-tertutup-ZTRTz7zSiW.jpg</image><title>Pertemuan delapan partai menolak pemilu proporsional tertutup. (Foto: Erfan Maruf)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Partai&amp;nbsp;Golkar, Airlangga Hartarto menyebut tidak menutup kemungkinan adanya gerakan politik lain selain delapan partai menolak sistem pemilu proporsional tertutup.

&quot;Tentu tadi, diminta pertemuan ini diselenggarakan rutin. Nah tadi disepakati kami siap memfasilitasi ke depan,&quot; kata Airlangga di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2023).&amp;nbsp;

Pertemuan dihadiri delapan partai politik yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, NasDem, PAN, PKB, PPP dan PKS. Golkar bertindak sebagai inisiator pertemuan.

Meski tidak menutup peluang adanya gerakan politik lain, Airlangga masih enggan untuk membocorkan lebih lanjut hal tersebut. Dia menyatakan pergerakan yang dilakukan delapan partai akan menyesuaikan agenda mendatang jelang Pemilu 2024.

&quot;Pergerakan lain sesuai agenda-agenda,&quot; ucap Airlangga.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Golkar Inisiasi Pertemuan 8 Parpol Tolak Pemilu Proporsional Tertutup, Ini 5 Poin Kesepakatannya
Sebelumnya Partai&amp;nbsp;Golkar&amp;nbsp;menjadi inisiator pertemuan sejumlah elite partai politik untuk menyampaikan sikap bersama. Delapan partai politik telah menyatakan menolak diterapkannya sistem pemilu proporsional tertutup.

&quot;Ini ada kepentingan bersama terkait dengan kedaulatan rakyat dan ini bukan hanya dirasakan Partai&amp;nbsp;Golkar, tapi oleh seluruh partai peserta pemilu,&quot; kata Airlangga.&amp;nbsp;

Airlangga mengatakan alasannya mengajak para parpol, yakni untuk duduk bersama membahas soal sistem pemilu proporsional tertutup yang telah mereka sepakati untuk ditolak.&quot;Kita duduk bersama, kita rembukan dan kebetulan ini di awal tahun perlu silaturahmi antarpartai politik. Kita ingin di tahun 2023 di tahun politik ini teduh. Nah, keteduhan akan tercipta jika ada komunikasi antarpartai politik,&quot; ucap dia.&amp;nbsp;

&quot;Walaupun berbeda-berbeda prioritas dan agendanya, tetapi ada kesamaan. Nah, kesamaaan ini yang dicari terutama menghadapi pemilu 2024 nanti,&quot; sambungnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Partai&amp;nbsp;Golkar, Airlangga Hartarto menyebut tidak menutup kemungkinan adanya gerakan politik lain selain delapan partai menolak sistem pemilu proporsional tertutup.

&quot;Tentu tadi, diminta pertemuan ini diselenggarakan rutin. Nah tadi disepakati kami siap memfasilitasi ke depan,&quot; kata Airlangga di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2023).&amp;nbsp;

Pertemuan dihadiri delapan partai politik yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, NasDem, PAN, PKB, PPP dan PKS. Golkar bertindak sebagai inisiator pertemuan.

Meski tidak menutup peluang adanya gerakan politik lain, Airlangga masih enggan untuk membocorkan lebih lanjut hal tersebut. Dia menyatakan pergerakan yang dilakukan delapan partai akan menyesuaikan agenda mendatang jelang Pemilu 2024.

&quot;Pergerakan lain sesuai agenda-agenda,&quot; ucap Airlangga.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Golkar Inisiasi Pertemuan 8 Parpol Tolak Pemilu Proporsional Tertutup, Ini 5 Poin Kesepakatannya
Sebelumnya Partai&amp;nbsp;Golkar&amp;nbsp;menjadi inisiator pertemuan sejumlah elite partai politik untuk menyampaikan sikap bersama. Delapan partai politik telah menyatakan menolak diterapkannya sistem pemilu proporsional tertutup.

&quot;Ini ada kepentingan bersama terkait dengan kedaulatan rakyat dan ini bukan hanya dirasakan Partai&amp;nbsp;Golkar, tapi oleh seluruh partai peserta pemilu,&quot; kata Airlangga.&amp;nbsp;

Airlangga mengatakan alasannya mengajak para parpol, yakni untuk duduk bersama membahas soal sistem pemilu proporsional tertutup yang telah mereka sepakati untuk ditolak.&quot;Kita duduk bersama, kita rembukan dan kebetulan ini di awal tahun perlu silaturahmi antarpartai politik. Kita ingin di tahun 2023 di tahun politik ini teduh. Nah, keteduhan akan tercipta jika ada komunikasi antarpartai politik,&quot; ucap dia.&amp;nbsp;

&quot;Walaupun berbeda-berbeda prioritas dan agendanya, tetapi ada kesamaan. Nah, kesamaaan ini yang dicari terutama menghadapi pemilu 2024 nanti,&quot; sambungnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
