<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diancam Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Adzan Romer Ngadu ke Ferdy Sambo</title><description>Adzan Romer mengaku mendapatkan ancaman bakal ditersangkakan dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/10/337/2743439/diancam-jadi-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-adzan-romer-ngadu-ke-ferdy-sambo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/10/337/2743439/diancam-jadi-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-adzan-romer-ngadu-ke-ferdy-sambo"/><item><title>Diancam Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Adzan Romer Ngadu ke Ferdy Sambo</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/10/337/2743439/diancam-jadi-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-adzan-romer-ngadu-ke-ferdy-sambo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/10/337/2743439/diancam-jadi-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-adzan-romer-ngadu-ke-ferdy-sambo</guid><pubDate>Selasa 10 Januari 2023 12:41 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/10/337/2743439/diancam-jadi-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-adzan-romer-ngadu-ke-ferdy-sambo-bSZiloLA1R.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ferdy Sambo/MPI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/10/337/2743439/diancam-jadi-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-adzan-romer-ngadu-ke-ferdy-sambo-bSZiloLA1R.jpg</image><title>Ferdy Sambo/MPI</title></images><description>JAKARTA- Ferdy Sambo terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, sempat bertemu bekas ajudannya, Adzan Romer tentang keterangannya yang berbeda dengannya terkait jenis senjata yang dibawanya dan sarung tangan.
Saat itu, Adzan Romer mengaku mendapatkan ancaman bakal ditersangkakan dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
(Baca juga: Kuat Ma'ruf Bagikan Momen Bohongi Polisi di Persidangan)
Awalnya, hakim mempertanyakan, mengapa keterangan Ferdy Sambo berbeda dengan keterangan Romer tentang jenis senjata yang sempat terjatuh itu dan sarung tangan.
Romer mengaku melihat jenis senjata HS dan Sambo mengenakan sarung tangan, sedangkan Sambo memberikan keterangan itu senjata Wildon Combat, bukan HS.
&quot;Saya sudah membantah kemudian pada saat di penandatangananan di Mako Brimob, saya sudah menyampaikan ke Romer, dari mana keterangan kamu seperti itu,&quot; ujar Ferdy Sambo di persidangan, Selasa (10/1/2023).
Menurutnya, Romer tak menerangkan dalam persidangan, sejatinya dia sempat bertemu Romer di Mako Brimob dan mempertanyakan pula mengapa sampai Romer keterangannya itu berbeda.
Dia menanyakan, darimana Romer melihat Ferdy Sambo saat itu mengenakan sarung tangan dan senjata yang terjatuh itu merupakan senjata HS.
Romer lantas mengaku pada Ferdy Sambo, dia diancam bakal ditersangkakan, apalagi semua atasan sudah pada melihat rekaman CCTV yang menjelaskan soal Brigadir J tersebut. Alhasil, Romer pun terpaksa berkata sebagaimana yang diketahuinya.

&quot;Ada yang mungkin tidak disampaikan di persidangan ini kenapa dia (Romer) menyampaikan hal seperti itu, termasuk penggunaan sarung tangan. Saya bilang, dari mana kamu melihat saya menggunakan sarung tangan dan yang jatuh itu senjata HS,&quot; tuturnya.

&quot;Pada saat di Mako Brimob saya sudah sampaikan. Kenapa kamu sampaikan seperti itu. Karena saya diancam akan ditersangkakan dan semua sudah melihat CCTV itu. Saya bilang, kamu nggak bisa seperti itu, memberikan keterangan kemudian harus membuat keterangan yang menyudutkan saya, tapi dia tetap bertahan pada keterangannya itu,&quot; kata Sambo lagi.</description><content:encoded>JAKARTA- Ferdy Sambo terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, sempat bertemu bekas ajudannya, Adzan Romer tentang keterangannya yang berbeda dengannya terkait jenis senjata yang dibawanya dan sarung tangan.
Saat itu, Adzan Romer mengaku mendapatkan ancaman bakal ditersangkakan dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
(Baca juga: Kuat Ma'ruf Bagikan Momen Bohongi Polisi di Persidangan)
Awalnya, hakim mempertanyakan, mengapa keterangan Ferdy Sambo berbeda dengan keterangan Romer tentang jenis senjata yang sempat terjatuh itu dan sarung tangan.
Romer mengaku melihat jenis senjata HS dan Sambo mengenakan sarung tangan, sedangkan Sambo memberikan keterangan itu senjata Wildon Combat, bukan HS.
&quot;Saya sudah membantah kemudian pada saat di penandatangananan di Mako Brimob, saya sudah menyampaikan ke Romer, dari mana keterangan kamu seperti itu,&quot; ujar Ferdy Sambo di persidangan, Selasa (10/1/2023).
Menurutnya, Romer tak menerangkan dalam persidangan, sejatinya dia sempat bertemu Romer di Mako Brimob dan mempertanyakan pula mengapa sampai Romer keterangannya itu berbeda.
Dia menanyakan, darimana Romer melihat Ferdy Sambo saat itu mengenakan sarung tangan dan senjata yang terjatuh itu merupakan senjata HS.
Romer lantas mengaku pada Ferdy Sambo, dia diancam bakal ditersangkakan, apalagi semua atasan sudah pada melihat rekaman CCTV yang menjelaskan soal Brigadir J tersebut. Alhasil, Romer pun terpaksa berkata sebagaimana yang diketahuinya.

&quot;Ada yang mungkin tidak disampaikan di persidangan ini kenapa dia (Romer) menyampaikan hal seperti itu, termasuk penggunaan sarung tangan. Saya bilang, dari mana kamu melihat saya menggunakan sarung tangan dan yang jatuh itu senjata HS,&quot; tuturnya.

&quot;Pada saat di Mako Brimob saya sudah sampaikan. Kenapa kamu sampaikan seperti itu. Karena saya diancam akan ditersangkakan dan semua sudah melihat CCTV itu. Saya bilang, kamu nggak bisa seperti itu, memberikan keterangan kemudian harus membuat keterangan yang menyudutkan saya, tapi dia tetap bertahan pada keterangannya itu,&quot; kata Sambo lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
