<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putri Candrawathi: Saya Sudah Jatuh Tertimpa Tangga</title><description>Saat itu, dirinya tengah beristirahat dengan kondisi kamarnya pintunya yang tertutup.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/11/337/2744312/putri-candrawathi-saya-sudah-jatuh-tertimpa-tangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/11/337/2744312/putri-candrawathi-saya-sudah-jatuh-tertimpa-tangga"/><item><title>Putri Candrawathi: Saya Sudah Jatuh Tertimpa Tangga</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/11/337/2744312/putri-candrawathi-saya-sudah-jatuh-tertimpa-tangga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/11/337/2744312/putri-candrawathi-saya-sudah-jatuh-tertimpa-tangga</guid><pubDate>Rabu 11 Januari 2023 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/11/337/2744312/putri-candrawathi-saya-sudah-jatuh-tertimpa-tangga-SFONA8LD2k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Putri Candrawathi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/11/337/2744312/putri-candrawathi-saya-sudah-jatuh-tertimpa-tangga-SFONA8LD2k.jpg</image><title>Putri Candrawathi (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi sambil menangis mengatakan bahwa dirinya bagaikan jatuh tertimpa tangga dalam kasus kematian Brigadir J. Pasalnya, selain menjadi korban pelecehan, dia juga menjadi tersangka.
Awalnya, Putri mengatakan bahwa saat terjadinya peristiwa penembakan Brigadir J itu, dirinyaa tengah berada di dalam kamar.
Saat itu, dirinya tengah beristirahat dengan kondisi kamarnya pintunya yang tertutup.
&quot;Saya tak mengetahui bila suami saya datang ke Duren Tiga saat itu, saya bagaikan sudah jatuh tertimpa tangga pula. Saya adalah korban kekerasan seksual, pengacaman, dan penganiayaan dari Yosua dan saya harus dijadikan tersangka dalam kasus ini,&quot; ujar Putri sambil menangis di persidangan, Rabu (11/1/2023).
Baca juga:&amp;nbsp;Putri Candrawathi Bilang Brigadir J Arogan di Jalanan
Putri Candrawathi tengah menjalani isoman di Duren Tiga dan tak tahu bahwa Ferdy Sambo datang ke rumah tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Putri Candrawathi: Mohon Maaf untuk Keluarga Dek Yosua, Saya Tak Menyangka Suami Bertindak Sejauh Ini
Pengacara Putri lantas mempertanyakan, apakah pernah ada pertemuan yang dihadiri oleh 5 orang di antaranya Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Maruf secara bersamaan di lantai 3 rumah Saguling.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS8xLzE2MDU0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Putri menyebutkan, tak ada pertemuan tersebut di rumah Saguling. Dia juga mengaku bahwa tak ada pertemuan apapun yang dihadiri olehnya bersama 4 orang lainnya itu di rumah Duren Tiga.
&quot;Apakah pernah ada pembicaraan terpisah antara ibu dengan Richard atau Kuat atau pak Ferdy Sambo yang isinya bahas habisi Yosua? Baik di Saguling dan Duren Tiga?&quot; tanya pengacara terdakwa.
&quot;Tidak ada,&quot; kata Putri.</description><content:encoded>JAKARTA - Terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi sambil menangis mengatakan bahwa dirinya bagaikan jatuh tertimpa tangga dalam kasus kematian Brigadir J. Pasalnya, selain menjadi korban pelecehan, dia juga menjadi tersangka.
Awalnya, Putri mengatakan bahwa saat terjadinya peristiwa penembakan Brigadir J itu, dirinyaa tengah berada di dalam kamar.
Saat itu, dirinya tengah beristirahat dengan kondisi kamarnya pintunya yang tertutup.
&quot;Saya tak mengetahui bila suami saya datang ke Duren Tiga saat itu, saya bagaikan sudah jatuh tertimpa tangga pula. Saya adalah korban kekerasan seksual, pengacaman, dan penganiayaan dari Yosua dan saya harus dijadikan tersangka dalam kasus ini,&quot; ujar Putri sambil menangis di persidangan, Rabu (11/1/2023).
Baca juga:&amp;nbsp;Putri Candrawathi Bilang Brigadir J Arogan di Jalanan
Putri Candrawathi tengah menjalani isoman di Duren Tiga dan tak tahu bahwa Ferdy Sambo datang ke rumah tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Putri Candrawathi: Mohon Maaf untuk Keluarga Dek Yosua, Saya Tak Menyangka Suami Bertindak Sejauh Ini
Pengacara Putri lantas mempertanyakan, apakah pernah ada pertemuan yang dihadiri oleh 5 orang di antaranya Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Maruf secara bersamaan di lantai 3 rumah Saguling.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS8xLzE2MDU0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Putri menyebutkan, tak ada pertemuan tersebut di rumah Saguling. Dia juga mengaku bahwa tak ada pertemuan apapun yang dihadiri olehnya bersama 4 orang lainnya itu di rumah Duren Tiga.
&quot;Apakah pernah ada pembicaraan terpisah antara ibu dengan Richard atau Kuat atau pak Ferdy Sambo yang isinya bahas habisi Yosua? Baik di Saguling dan Duren Tiga?&quot; tanya pengacara terdakwa.
&quot;Tidak ada,&quot; kata Putri.</content:encoded></item></channel></rss>
