<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cuaca Lebih Tenang, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Masih Berlangsung   </title><description>&amp;nbsp;
Menurut dia, kondisi LaNina berdampak memberikan supresi pertumbuhan awan di wilayah Bandung Raya&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/12/525/2745067/cuaca-lebih-tenang-bmkg-ingatkan-cuaca-ekstrem-masih-berlangsung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/12/525/2745067/cuaca-lebih-tenang-bmkg-ingatkan-cuaca-ekstrem-masih-berlangsung"/><item><title>Cuaca Lebih Tenang, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Masih Berlangsung   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/12/525/2745067/cuaca-lebih-tenang-bmkg-ingatkan-cuaca-ekstrem-masih-berlangsung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/12/525/2745067/cuaca-lebih-tenang-bmkg-ingatkan-cuaca-ekstrem-masih-berlangsung</guid><pubDate>Kamis 12 Januari 2023 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Budianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/12/525/2745067/cuaca-lebih-tenang-bmkg-ingatkan-cuaca-ekstrem-masih-berlangsung-qz5UVvBAAx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/12/525/2745067/cuaca-lebih-tenang-bmkg-ingatkan-cuaca-ekstrem-masih-berlangsung-qz5UVvBAAx.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Okezone</title></images><description>

BANDUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingat masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi terjadinya cuaca ekstrem, kendati saat ini kondisi cuaca lebih tenang.


&quot;Pada saat ini kondisi dinamika atmosfer yang terpantau masih menunjukkan adanya aktivitas LaNina lemah, &quot; jelas Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu, Kamis (12/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bejat! Penculik Malika Ternyata Miliki Hasrat Seksual Terhadap Anak Kecil

Menurut dia, kondisi LaNina berdampak memberikan supresi pertumbuhan awan di wilayah Bandung Raya. Sehingga jumlah curah hujan berpotensi berkurang memasuki puncak musim hujan ini.


Selain itu, sejak tanggal 9 Januari 2023, BMKG memantau adanya pusat tekanan rendah yg tumbuh di wilayah utara Papua dan Barat Daya Selat Sunda, selain itu angin kencang di lapisan gradient lebih kencang dari normalnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA: Soal Isu Reshuffle, Waketum PPP : Biasanya Rabu Pon
&quot;Kondisi ini menyebabkan wilayah Jawa Barat termasuk wilayah 'col' atau neutral point yg berarti kondisi cuaca nya menjadi lebih tenang atau potensi pertumbuhan awan konvektif juga akan terganggu,&quot; jelas dia.


Namun demikian, bukan berarti kondisi ekstrim sudah berakhir, tapi karena terganggu oleh kondisi atmosferik lokal hingga regional. Masyarakat diminta tetap waspada.</description><content:encoded>

BANDUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingat masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi terjadinya cuaca ekstrem, kendati saat ini kondisi cuaca lebih tenang.


&quot;Pada saat ini kondisi dinamika atmosfer yang terpantau masih menunjukkan adanya aktivitas LaNina lemah, &quot; jelas Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu, Kamis (12/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bejat! Penculik Malika Ternyata Miliki Hasrat Seksual Terhadap Anak Kecil

Menurut dia, kondisi LaNina berdampak memberikan supresi pertumbuhan awan di wilayah Bandung Raya. Sehingga jumlah curah hujan berpotensi berkurang memasuki puncak musim hujan ini.


Selain itu, sejak tanggal 9 Januari 2023, BMKG memantau adanya pusat tekanan rendah yg tumbuh di wilayah utara Papua dan Barat Daya Selat Sunda, selain itu angin kencang di lapisan gradient lebih kencang dari normalnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA: Soal Isu Reshuffle, Waketum PPP : Biasanya Rabu Pon
&quot;Kondisi ini menyebabkan wilayah Jawa Barat termasuk wilayah 'col' atau neutral point yg berarti kondisi cuaca nya menjadi lebih tenang atau potensi pertumbuhan awan konvektif juga akan terganggu,&quot; jelas dia.


Namun demikian, bukan berarti kondisi ekstrim sudah berakhir, tapi karena terganggu oleh kondisi atmosferik lokal hingga regional. Masyarakat diminta tetap waspada.</content:encoded></item></channel></rss>
