<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ridwan Kamil Izinkan Sekolah Larang Siswa Main Latto-Latto   </title><description>&amp;nbsp;
Diketahui, permainan latto-latto atau non-nok kini tengah booming di seantero negeri.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/12/525/2745274/ridwan-kamil-izinkan-sekolah-larang-siswa-main-latto-latto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/12/525/2745274/ridwan-kamil-izinkan-sekolah-larang-siswa-main-latto-latto"/><item><title>Ridwan Kamil Izinkan Sekolah Larang Siswa Main Latto-Latto   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/12/525/2745274/ridwan-kamil-izinkan-sekolah-larang-siswa-main-latto-latto</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/12/525/2745274/ridwan-kamil-izinkan-sekolah-larang-siswa-main-latto-latto</guid><pubDate>Kamis 12 Januari 2023 21:30 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/12/525/2745274/ridwan-kamil-izinkan-sekolah-larang-siswa-main-latto-latto-Pd1Al9lJYT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak-anak bermain lato-latto/Foto: Agung</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/12/525/2745274/ridwan-kamil-izinkan-sekolah-larang-siswa-main-latto-latto-Pd1Al9lJYT.jpg</image><title>Anak-anak bermain lato-latto/Foto: Agung</title></images><description>
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengizinkan pihak sekolah untuk melarang siswa siswinya bermain latto-latto di lingkungan sekolah.

Diketahui, permainan latto-latto atau non-nok kini tengah booming di seantero negeri. Bukan saja dimainkan oleh anak-anak, latto-latto bahkan terkadang dimainkan pula oleh orang dewasa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sekeluarga Tergeletak dengan Mulut Berbusa di Bekasi Mengaku Muntaber Sejak Malam
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekalipun bahkan pernah memainkan latto-latto. Ketika kunjungan kerja di Subang beberapa waktu lalu, Jokowi tampak main latto-latto bersama Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Namun, akhir-akhir ini terjadi pro dan kontra soal permainan latto-latto. Sebab, pernah ada kejadian seorang anak matanya terluka setelah memainkan latto-latto.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sore Ini Gunung Kerinci Kembali Erupsi, Kolom Abu Mencapai 1.200 Meter
Bahkan, tak sedikit publik yang merasa geram dengan permainan tersebut. Pasalnya, suara bising latto-latto sangat nyaring terdengar ke telinga.

Menurut Ridwan Kamil, sesuatu yang berlebihan dalam hidup tidak baik. Begitu juga ketika berlebihan main latto-latto hingga berjam-jam tak kenal waktu dan situasi.

&quot;Jangan disalahkan latto-lattonya, tapi eksesif waktu,&quot; kata Ridwan Kamil di Gedung Graha Tirta Siliwangi, Bandung, Kamis (12/1/2023).

Kang Emil, sapaan akrabnya menilai, orang Indonesia biasanya lupa waktu apabila ada tren yang mengeksploitasinya. Tak hanya itu, sopan santun yang biasanya terkenal di dalam masyarakat Indonesia terkadang mendadak hilang.

&quot;Kalau merasa mengganggu, harus ada tindakan di wilayah masing-masing. Kalau di sekolah mengganggu, silakan dilarang, kalau tidak mengganggu masih bisa ditoleransi tidak masalah. Namanya juga hobi,&quot; katanya.

Sekadar informasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung sudah melarang pelajar membawa atau bermain lato-lato di dalam lingkungan sekolah saat kegiatan belajar mengajar (KBM).

Larangan tersebut berdasarkan surat edaran Disdik Kota Bandung, Senin 9 Januari 2023 lalu.

Kepala Disdik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengatakan, meski lato-lato memiliki nilai positif untuk melatih motorik anak, tapi sebaiknya mainan tersebut dimainkan di luar sekolah saja. Sebab tak memiliki keterkaitan langsung dengan proses KBM.

&quot;Untuk mencegah kondisi yang tidak diinginkan, Dinas Pendidikan mengeluarkan edaran yang melarang membawa mainan yang tidak berkaitan dengan proses KBM di sekolah,&amp;rdquo; kata Hikmat, Selasa (10/1/2023).
</description><content:encoded>
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengizinkan pihak sekolah untuk melarang siswa siswinya bermain latto-latto di lingkungan sekolah.

Diketahui, permainan latto-latto atau non-nok kini tengah booming di seantero negeri. Bukan saja dimainkan oleh anak-anak, latto-latto bahkan terkadang dimainkan pula oleh orang dewasa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sekeluarga Tergeletak dengan Mulut Berbusa di Bekasi Mengaku Muntaber Sejak Malam
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekalipun bahkan pernah memainkan latto-latto. Ketika kunjungan kerja di Subang beberapa waktu lalu, Jokowi tampak main latto-latto bersama Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Namun, akhir-akhir ini terjadi pro dan kontra soal permainan latto-latto. Sebab, pernah ada kejadian seorang anak matanya terluka setelah memainkan latto-latto.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sore Ini Gunung Kerinci Kembali Erupsi, Kolom Abu Mencapai 1.200 Meter
Bahkan, tak sedikit publik yang merasa geram dengan permainan tersebut. Pasalnya, suara bising latto-latto sangat nyaring terdengar ke telinga.

Menurut Ridwan Kamil, sesuatu yang berlebihan dalam hidup tidak baik. Begitu juga ketika berlebihan main latto-latto hingga berjam-jam tak kenal waktu dan situasi.

&quot;Jangan disalahkan latto-lattonya, tapi eksesif waktu,&quot; kata Ridwan Kamil di Gedung Graha Tirta Siliwangi, Bandung, Kamis (12/1/2023).

Kang Emil, sapaan akrabnya menilai, orang Indonesia biasanya lupa waktu apabila ada tren yang mengeksploitasinya. Tak hanya itu, sopan santun yang biasanya terkenal di dalam masyarakat Indonesia terkadang mendadak hilang.

&quot;Kalau merasa mengganggu, harus ada tindakan di wilayah masing-masing. Kalau di sekolah mengganggu, silakan dilarang, kalau tidak mengganggu masih bisa ditoleransi tidak masalah. Namanya juga hobi,&quot; katanya.

Sekadar informasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung sudah melarang pelajar membawa atau bermain lato-lato di dalam lingkungan sekolah saat kegiatan belajar mengajar (KBM).

Larangan tersebut berdasarkan surat edaran Disdik Kota Bandung, Senin 9 Januari 2023 lalu.

Kepala Disdik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengatakan, meski lato-lato memiliki nilai positif untuk melatih motorik anak, tapi sebaiknya mainan tersebut dimainkan di luar sekolah saja. Sebab tak memiliki keterkaitan langsung dengan proses KBM.

&quot;Untuk mencegah kondisi yang tidak diinginkan, Dinas Pendidikan mengeluarkan edaran yang melarang membawa mainan yang tidak berkaitan dengan proses KBM di sekolah,&amp;rdquo; kata Hikmat, Selasa (10/1/2023).
</content:encoded></item></channel></rss>
