<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bom Militer Myanmar Hantam Wilayah India</title><description>Belum ada konfirmasi atau tanggapan dari pihak India terkait kejadian ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/13/18/2745555/bom-militer-myanmar-hantam-wilayah-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/13/18/2745555/bom-militer-myanmar-hantam-wilayah-india"/><item><title>Bom Militer Myanmar Hantam Wilayah India</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/13/18/2745555/bom-militer-myanmar-hantam-wilayah-india</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/13/18/2745555/bom-militer-myanmar-hantam-wilayah-india</guid><pubDate>Jum'at 13 Januari 2023 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/13/18/2745555/bom-militer-myanmar-hantam-wilayah-india-ffzBINgV5S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/13/18/2745555/bom-militer-myanmar-hantam-wilayah-india-ffzBINgV5S.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>ANKARA - Jet militer Myanmar menjatuhkan dua bom di wilayah India selama serangan udara terhadap kelompok pemberontak di dekat perbatasan India.
Mengutip seorang komandan pemberontak pada Rabu (11/1/2023), harian The Guardian melaporkan bahwa junta Myanmar menargetkan sebuah kamp pelatihan terkemuka untuk pasukan pro demokrasi.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Aset Milik Keluarga Pimpinan Junta Militer Myanmar Ditemukan dalam Penggerebekan Narkoba di Thailand

Serangan itu dilancarkan pada Selasa (10/1/2023) sore ke Kamp Victoria yang merupakan markas besar Tentara Nasional Chin (CNA), di Negara Bagian Chin, Myanmar.
CNA berjuang bersama kelompok pemberontak lainnya melawan pemerintah junta, yang mengambil alih kekuasaan dari pemerintah terpilih melalui kudeta pada 1 Februari 2021, untuk memulihkan demokrasi di Myanmar.
BACA JUGA:&amp;nbsp; Jokowi : Indonesia Sangat Kecewa Situasi di Myanmar Semakin Memburuk

Namun, sejauh ini pihak India belum memberikan konfirmasi atau mengeluarkan pernyataan apapun terkait insiden tersebut.
Rama, seorang warga lokal yang juga ketua dewan Desa Farkawan di India, mengatakan bahwa pengeboman itu menimbulkan ketakutan di antara warga desa, tetapi tidak ada korban luka.

&quot;Sebuah truk dari pihak kami yang diparkir di dekat Sungai Tiau dirusak oleh satu serangan bom,&quot; katanya sebagaimana dilansir dari ANTARA.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8wMS8xLzE0ODY5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Beberapa orang dari pihak Myanmar telah menyeberangi perbatasan setelah pengeboman dan orang-orang di desa kami membantu mereka dan orang-orang yang terluka. Kami bisa melihat bahwa pengeboman dilakukan oleh tiga jet tempur dan dua helikopter,&amp;rdquo; ujar Rama melanjutkan.</description><content:encoded>ANKARA - Jet militer Myanmar menjatuhkan dua bom di wilayah India selama serangan udara terhadap kelompok pemberontak di dekat perbatasan India.
Mengutip seorang komandan pemberontak pada Rabu (11/1/2023), harian The Guardian melaporkan bahwa junta Myanmar menargetkan sebuah kamp pelatihan terkemuka untuk pasukan pro demokrasi.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Aset Milik Keluarga Pimpinan Junta Militer Myanmar Ditemukan dalam Penggerebekan Narkoba di Thailand

Serangan itu dilancarkan pada Selasa (10/1/2023) sore ke Kamp Victoria yang merupakan markas besar Tentara Nasional Chin (CNA), di Negara Bagian Chin, Myanmar.
CNA berjuang bersama kelompok pemberontak lainnya melawan pemerintah junta, yang mengambil alih kekuasaan dari pemerintah terpilih melalui kudeta pada 1 Februari 2021, untuk memulihkan demokrasi di Myanmar.
BACA JUGA:&amp;nbsp; Jokowi : Indonesia Sangat Kecewa Situasi di Myanmar Semakin Memburuk

Namun, sejauh ini pihak India belum memberikan konfirmasi atau mengeluarkan pernyataan apapun terkait insiden tersebut.
Rama, seorang warga lokal yang juga ketua dewan Desa Farkawan di India, mengatakan bahwa pengeboman itu menimbulkan ketakutan di antara warga desa, tetapi tidak ada korban luka.

&quot;Sebuah truk dari pihak kami yang diparkir di dekat Sungai Tiau dirusak oleh satu serangan bom,&quot; katanya sebagaimana dilansir dari ANTARA.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8wMS8xLzE0ODY5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Beberapa orang dari pihak Myanmar telah menyeberangi perbatasan setelah pengeboman dan orang-orang di desa kami membantu mereka dan orang-orang yang terluka. Kami bisa melihat bahwa pengeboman dilakukan oleh tiga jet tempur dan dua helikopter,&amp;rdquo; ujar Rama melanjutkan.</content:encoded></item></channel></rss>
