<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Sidang Tragedi Kanjuruhan, PN Surabaya : Jadi Sorotan Internasional</title><description>Perkara ini sorotannya internasional, jadi tidak main-main.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/13/519/2745883/jelang-sidang-tragedi-kanjuruhan-pn-surabaya-jadi-sorotan-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/13/519/2745883/jelang-sidang-tragedi-kanjuruhan-pn-surabaya-jadi-sorotan-internasional"/><item><title>Jelang Sidang Tragedi Kanjuruhan, PN Surabaya : Jadi Sorotan Internasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/13/519/2745883/jelang-sidang-tragedi-kanjuruhan-pn-surabaya-jadi-sorotan-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/13/519/2745883/jelang-sidang-tragedi-kanjuruhan-pn-surabaya-jadi-sorotan-internasional</guid><pubDate>Jum'at 13 Januari 2023 17:33 WIB</pubDate><dc:creator>Lukman Hakim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/13/519/2745883/jelang-sidang-tragedi-kanjuruhan-pn-surabaya-jadi-sorotan-internasional-n90lqjloIa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/13/519/2745883/jelang-sidang-tragedi-kanjuruhan-pn-surabaya-jadi-sorotan-internasional-n90lqjloIa.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</title></images><description>SURABAYA - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya melarang Aremania datang ke Surabaya untuk mengawal jalannya persidangan Tragedi Kanjuruhan. Rencananya, sidang tragedi yang menewaskan 135 orang tersebut digelar pada Senin 16 Januari 2023.

Menurut Humas PN Surabaya, Suparno, larangan ini sudah dibicarakan dengan sejumlah institusi. Mulai dari Polda, Polrestabes Surabaya, Kejaksaan dan lembaga masyarakat Surabaya.

&quot;Diambil kesepakatan bahwa Aremania tidak boleh datang ke Surabaya untuk mengawal persidangan,&amp;rdquo; ujar Suparno, Jumat (13/1/2023).

BACA JUGA: Pemkot Malang Jamin Pendidikan Anak Korban Tragedi Kanjuruhan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Suparno, langkah ini diambil guna menghindari benturan-benturan sehingga aktivitas masyarakat Surabaya tidak terganggu. Alasan lain, kata Suparno, perkara ini menjadi sorotan internasional. Sehingga pihak-pihak terkait meminimalisir hal-hal yang buruk agar nama Surabaya tidak buruk di mata dunia.

&amp;ldquo;Perkara ini sorotannya internasional, jadi tidak main-main,&quot; ujarnya.

Selain itu, PN Surabaya melakukan pembatasan terhadap pengunjung yang akan menghadiri sidang. Selain pembatasan pengunjung,  wartawan diperkenankan melakukan peliputan selama persidangan berlangsung. &amp;ldquo;Namun tidak diperbolehkan menyiarkan persidangan secara live streaming,&amp;rdquo; imbuh Wakil Humas PN Surabaya Gede Agung Parnata.Sementara itu, Polrestabes Surabaya berkoordinasi dengan Polres di Malang Raya, Sidoarjo dan sekitarnya untuk melakukan sweeping suporter Aremania saat sidang Tragedi Kanjuruhan digelar di PN Surabaya. Sweeping tidak hanya berlaku untuk suporter Aremania, tapi juga suporter Persebaya, Bonek.

&quot;Kami juga akan melakukan patroli siber untuk melacak pergerakan Aremania, yang berencana datang ke Surabaya. Sweeping dan patroli siber ini demi keselamatan dan ketertiban umum,&quot; kata Kabag OPS Polrestabes Surabaya, AKBP Toni Kasmiri.</description><content:encoded>SURABAYA - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya melarang Aremania datang ke Surabaya untuk mengawal jalannya persidangan Tragedi Kanjuruhan. Rencananya, sidang tragedi yang menewaskan 135 orang tersebut digelar pada Senin 16 Januari 2023.

Menurut Humas PN Surabaya, Suparno, larangan ini sudah dibicarakan dengan sejumlah institusi. Mulai dari Polda, Polrestabes Surabaya, Kejaksaan dan lembaga masyarakat Surabaya.

&quot;Diambil kesepakatan bahwa Aremania tidak boleh datang ke Surabaya untuk mengawal persidangan,&amp;rdquo; ujar Suparno, Jumat (13/1/2023).

BACA JUGA: Pemkot Malang Jamin Pendidikan Anak Korban Tragedi Kanjuruhan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Suparno, langkah ini diambil guna menghindari benturan-benturan sehingga aktivitas masyarakat Surabaya tidak terganggu. Alasan lain, kata Suparno, perkara ini menjadi sorotan internasional. Sehingga pihak-pihak terkait meminimalisir hal-hal yang buruk agar nama Surabaya tidak buruk di mata dunia.

&amp;ldquo;Perkara ini sorotannya internasional, jadi tidak main-main,&quot; ujarnya.

Selain itu, PN Surabaya melakukan pembatasan terhadap pengunjung yang akan menghadiri sidang. Selain pembatasan pengunjung,  wartawan diperkenankan melakukan peliputan selama persidangan berlangsung. &amp;ldquo;Namun tidak diperbolehkan menyiarkan persidangan secara live streaming,&amp;rdquo; imbuh Wakil Humas PN Surabaya Gede Agung Parnata.Sementara itu, Polrestabes Surabaya berkoordinasi dengan Polres di Malang Raya, Sidoarjo dan sekitarnya untuk melakukan sweeping suporter Aremania saat sidang Tragedi Kanjuruhan digelar di PN Surabaya. Sweeping tidak hanya berlaku untuk suporter Aremania, tapi juga suporter Persebaya, Bonek.

&quot;Kami juga akan melakukan patroli siber untuk melacak pergerakan Aremania, yang berencana datang ke Surabaya. Sweeping dan patroli siber ini demi keselamatan dan ketertiban umum,&quot; kata Kabag OPS Polrestabes Surabaya, AKBP Toni Kasmiri.</content:encoded></item></channel></rss>
