<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaduh Usai Pembacaan Tuntutan, Pendukung Bharada E Diusir Majelis Hakim dari Persidangan</title><description>Bikin gaduh, pendukung Bharada E diusir majelis hakim dari persidangan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/18/337/2748684/gaduh-usai-pembacaan-tuntutan-pendukung-bharada-e-diusir-majelis-hakim-dari-persidangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/18/337/2748684/gaduh-usai-pembacaan-tuntutan-pendukung-bharada-e-diusir-majelis-hakim-dari-persidangan"/><item><title>Gaduh Usai Pembacaan Tuntutan, Pendukung Bharada E Diusir Majelis Hakim dari Persidangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/18/337/2748684/gaduh-usai-pembacaan-tuntutan-pendukung-bharada-e-diusir-majelis-hakim-dari-persidangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/18/337/2748684/gaduh-usai-pembacaan-tuntutan-pendukung-bharada-e-diusir-majelis-hakim-dari-persidangan</guid><pubDate>Rabu 18 Januari 2023 15:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/18/337/2748684/gaduh-usai-pembacaan-tuntutan-pendukung-bharada-e-diusir-majelis-hakim-dari-persidangan-HtGMqfuJZd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bharada E dituntut 12 tahun penjara. (MPI/Ari Sandita)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/18/337/2748684/gaduh-usai-pembacaan-tuntutan-pendukung-bharada-e-diusir-majelis-hakim-dari-persidangan-HtGMqfuJZd.jpg</image><title>Bharada E dituntut 12 tahun penjara. (MPI/Ari Sandita)</title></images><description>


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8zMC8xLzE1Nzg3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Pendukung terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Bharada E atau Richard Eliezer, ricuh usai mendengarkan jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Bharada E dengan hukuman 12 tahun penjara. Majelis hakim pun mengusir pendukung Bharada E dari persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (18/1/2023).


&quot;Petugas keamanan tolong untuk dikeluarkan pada para pendukung,&quot; ujar Ketua Majelis Hakim, Wahyu Iman Santoso di persidangan, Rabu (18/1/2023).

&quot;Pada para pengunjung, apabila tak bisa tenang sidang akan kami skors dan sidang kami tunda,&quot; kata hakim.


Hakim mengusir para pendukung Bharada E tersebut lantaran dinilai membuat gaduh usai jaksa membacakan tuntutan terhadap Bharada E. Hakim sempat menskor persidangan atas keributan yang ditimbulkan para pendukung Bharada E tersebut.



Sebagaimana diketahui, para pendukung Bharada E telah berada di PN Jaksel sejak pagi guna menghadiri persidangan. Mereka hendak menyemangati dan memberikan dukungan kepada Bharada E yang menjalani sidang tuntutan tersebut.

Adapun para pendukung itu umumnya merupakan perempuan dan ibu-ibu. Mereka juga mengenakan pakaian dengan gambar Bharada E.</description><content:encoded>


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8zMC8xLzE1Nzg3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Pendukung terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Bharada E atau Richard Eliezer, ricuh usai mendengarkan jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Bharada E dengan hukuman 12 tahun penjara. Majelis hakim pun mengusir pendukung Bharada E dari persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (18/1/2023).


&quot;Petugas keamanan tolong untuk dikeluarkan pada para pendukung,&quot; ujar Ketua Majelis Hakim, Wahyu Iman Santoso di persidangan, Rabu (18/1/2023).

&quot;Pada para pengunjung, apabila tak bisa tenang sidang akan kami skors dan sidang kami tunda,&quot; kata hakim.


Hakim mengusir para pendukung Bharada E tersebut lantaran dinilai membuat gaduh usai jaksa membacakan tuntutan terhadap Bharada E. Hakim sempat menskor persidangan atas keributan yang ditimbulkan para pendukung Bharada E tersebut.



Sebagaimana diketahui, para pendukung Bharada E telah berada di PN Jaksel sejak pagi guna menghadiri persidangan. Mereka hendak menyemangati dan memberikan dukungan kepada Bharada E yang menjalani sidang tuntutan tersebut.

Adapun para pendukung itu umumnya merupakan perempuan dan ibu-ibu. Mereka juga mengenakan pakaian dengan gambar Bharada E.</content:encoded></item></channel></rss>
