<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pascagempa M7,1, Melonguane Sulut Diguncang 10 Gempa Susulan</title><description>Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (18/1/2023) sekira pukul 14.06 WITA.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/18/340/2748720/pascagempa-m7-1-melonguane-sulut-diguncang-10-gempa-susulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/18/340/2748720/pascagempa-m7-1-melonguane-sulut-diguncang-10-gempa-susulan"/><item><title>Pascagempa M7,1, Melonguane Sulut Diguncang 10 Gempa Susulan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/18/340/2748720/pascagempa-m7-1-melonguane-sulut-diguncang-10-gempa-susulan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/18/340/2748720/pascagempa-m7-1-melonguane-sulut-diguncang-10-gempa-susulan</guid><pubDate>Rabu 18 Januari 2023 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/18/340/2748720/pascagempa-m7-1-melonguane-sulut-diguncang-10-gempa-susulan-EMudL8EqAA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/18/340/2748720/pascagempa-m7-1-melonguane-sulut-diguncang-10-gempa-susulan-EMudL8EqAA.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>


MANADO - Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (18/1/2023) sekira pukul 14.06 WITA. Tercatat sudah 10 kali terjadi gempa bumi susulan.
&quot;Hingga pukul 14.10 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 10 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan Magnitudo 3,8 sampai dengan M5,3,&quot; kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sulut, Edward H Mengko.
BACA JUGA:Gempa M7,1 Talaud, Berikut Sejumlah Daerah yang Ikut Merasakan Guncangan&amp;nbsp;
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah dipicu oleh deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku.
&quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),&quot; ujar Mengko.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gempa M7.1 Guncang Melonguane, BMKG: Hati-Hati Gempa Susulan
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, diimbau menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa.
&quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>


MANADO - Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (18/1/2023) sekira pukul 14.06 WITA. Tercatat sudah 10 kali terjadi gempa bumi susulan.
&quot;Hingga pukul 14.10 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 10 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan Magnitudo 3,8 sampai dengan M5,3,&quot; kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sulut, Edward H Mengko.
BACA JUGA:Gempa M7,1 Talaud, Berikut Sejumlah Daerah yang Ikut Merasakan Guncangan&amp;nbsp;
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah dipicu oleh deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku.
&quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),&quot; ujar Mengko.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gempa M7.1 Guncang Melonguane, BMKG: Hati-Hati Gempa Susulan
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, diimbau menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa.
&quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
