<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NATO: Pengiriman Senjata ke Ukraina Adalah Cara Menuju Negosiasi Damai</title><description>Negara anggota NATO telah mengirimkan pasokan senjata untuk membantu Ukraina menghadapi konflik dengan Rusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/19/18/2749236/nato-pengiriman-senjata-ke-ukraina-adalah-cara-menuju-negosiasi-damai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/19/18/2749236/nato-pengiriman-senjata-ke-ukraina-adalah-cara-menuju-negosiasi-damai"/><item><title>NATO: Pengiriman Senjata ke Ukraina Adalah Cara Menuju Negosiasi Damai</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/19/18/2749236/nato-pengiriman-senjata-ke-ukraina-adalah-cara-menuju-negosiasi-damai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/19/18/2749236/nato-pengiriman-senjata-ke-ukraina-adalah-cara-menuju-negosiasi-damai</guid><pubDate>Kamis 19 Januari 2023 12:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/19/18/2749236/nato-pengiriman-senjata-ke-ukraina-adalah-cara-menuju-negosiasi-damai-O9J8cCWLLu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/19/18/2749236/nato-pengiriman-senjata-ke-ukraina-adalah-cara-menuju-negosiasi-damai-O9J8cCWLLu.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>LONDON - Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mengatakan bahwa pengiriman lebih banyak senjata ke Ukraina merupakan satu-satunya cara untuk menuju negosiasi damai dengan Rusia.
Menurut Stoltenberg, fokus NATO saat ini adalah memberikan dukungan kepada Ukraina, memastikan Kiev bisa memenangi perang sebagai negara demokratis yang berdaulat dan mandiri di Eropa.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Produksi Rudal Tiga Kali Lipat AS, Putin: Kemenangan Rusia di Ukraina Bisa Dipastikan
Perang di Ukraina kemungkinan besar akan berakhir di meja perundingan, dan apa yang terjadi di sana sangat bergantung pada kekuatan di medang perang, kata Stoltenberg.
&quot;Jika kita ingin merundingkan solusi damai atas perang yang terjadi di Ukraina, kita perlu memberikan dukungan militer kepada Ukraina. Itulah satu-satunya cara,&quot; kata Stoltenberg dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss pada Rabu (18/1/2023), sebagaimana dilansir dari ANTARA.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Inggris Pasok 14 Tank Challenger 2 dan 30 Tank AS90 Berukuran Besar ke Ukraina, Rusia Pastikan Sah Jadi Target Serangan
Meski terdengar seperti paradoks, Stoltenberg menyakini bahwa senjata merupakan jalan menuju perundingan perdamaian.
&amp;ldquo;Satu-satunya cara untuk mencapai kesepakatan damai yang dirundingkan adalah dengan meyakinkan Presiden Putin bahwa dia tidak akan menang di medan perang. Dia harus duduk dan bernegosiasi,&quot; ujarnya.Pemimpin NATO itu juga menyatakan bahwa aliansi pertahanan tersebut akan memasok persenjataan yang lebih berat ke Ukraina.
&quot;Sangat penting agar Presiden Putin tidak memenangi perang ini. Sebab, (kekalahan) tidak hanya akan menjadi tragedi bagi warga Ukraina, tetapi juga akan sangat membahayakan kita semua,&quot; ucap dia.
Kemenangan Rusia, kata dia, akan menjadi contoh bagi negara-negara otoriter lainnya untuk melakukan langkah serupa karena mereka percaya bahwa &quot;ketika mereka menggunakan kekuatan brutal, melanggar hukum internasional, mereka bisa mencapai yang mereka inginkan&quot;.</description><content:encoded>LONDON - Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mengatakan bahwa pengiriman lebih banyak senjata ke Ukraina merupakan satu-satunya cara untuk menuju negosiasi damai dengan Rusia.
Menurut Stoltenberg, fokus NATO saat ini adalah memberikan dukungan kepada Ukraina, memastikan Kiev bisa memenangi perang sebagai negara demokratis yang berdaulat dan mandiri di Eropa.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Produksi Rudal Tiga Kali Lipat AS, Putin: Kemenangan Rusia di Ukraina Bisa Dipastikan
Perang di Ukraina kemungkinan besar akan berakhir di meja perundingan, dan apa yang terjadi di sana sangat bergantung pada kekuatan di medang perang, kata Stoltenberg.
&quot;Jika kita ingin merundingkan solusi damai atas perang yang terjadi di Ukraina, kita perlu memberikan dukungan militer kepada Ukraina. Itulah satu-satunya cara,&quot; kata Stoltenberg dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss pada Rabu (18/1/2023), sebagaimana dilansir dari ANTARA.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Inggris Pasok 14 Tank Challenger 2 dan 30 Tank AS90 Berukuran Besar ke Ukraina, Rusia Pastikan Sah Jadi Target Serangan
Meski terdengar seperti paradoks, Stoltenberg menyakini bahwa senjata merupakan jalan menuju perundingan perdamaian.
&amp;ldquo;Satu-satunya cara untuk mencapai kesepakatan damai yang dirundingkan adalah dengan meyakinkan Presiden Putin bahwa dia tidak akan menang di medan perang. Dia harus duduk dan bernegosiasi,&quot; ujarnya.Pemimpin NATO itu juga menyatakan bahwa aliansi pertahanan tersebut akan memasok persenjataan yang lebih berat ke Ukraina.
&quot;Sangat penting agar Presiden Putin tidak memenangi perang ini. Sebab, (kekalahan) tidak hanya akan menjadi tragedi bagi warga Ukraina, tetapi juga akan sangat membahayakan kita semua,&quot; ucap dia.
Kemenangan Rusia, kata dia, akan menjadi contoh bagi negara-negara otoriter lainnya untuk melakukan langkah serupa karena mereka percaya bahwa &quot;ketika mereka menggunakan kekuatan brutal, melanggar hukum internasional, mereka bisa mencapai yang mereka inginkan&quot;.</content:encoded></item></channel></rss>
