<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Tuntut Bharada E 12 Tahun Penjara, Kejagung: Jangan Lupa Dia Eksekutornya!</title><description>Ia mengatakan bahwa tuntutan terhadap Bharada E jauh lebih ringan dari Ferdy Sambo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/19/337/2749323/tuntut-bharada-e-12-tahun-penjara-kejagung-jangan-lupa-dia-eksekutornya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/19/337/2749323/tuntut-bharada-e-12-tahun-penjara-kejagung-jangan-lupa-dia-eksekutornya"/><item><title> Tuntut Bharada E 12 Tahun Penjara, Kejagung: Jangan Lupa Dia Eksekutornya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/19/337/2749323/tuntut-bharada-e-12-tahun-penjara-kejagung-jangan-lupa-dia-eksekutornya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/19/337/2749323/tuntut-bharada-e-12-tahun-penjara-kejagung-jangan-lupa-dia-eksekutornya</guid><pubDate>Kamis 19 Januari 2023 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/19/337/2749323/tuntut-bharada-e-12-tahun-penjara-kejagung-jangan-lupa-dia-eksekutornya-M1eHfiPUEm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bharada E jalani persidangan (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/19/337/2749323/tuntut-bharada-e-12-tahun-penjara-kejagung-jangan-lupa-dia-eksekutornya-M1eHfiPUEm.jpg</image><title>Bharada E jalani persidangan (Foto: Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOS82LzE2MTA5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana membantah adanya tudingan tebang pilih terhadap penuntutan terhadap Bharada E dan Ferdy Sambo dalam sidang pembunuhan berencana Brigadir J.
Ia mengatakan bahwa tuntutan terhadap Bharada E jauh lebih ringan dari Ferdy Sambo.
&quot;Rekomendasi dari LPSK terhadap Eliezer untuk mendapatkan JC telah terakomodir dalam surat tuntutan, sehingga terdakwa mendapat tuntutan pidana lebih ringan jauh lebih ringan dari terdakwa Ferdy Sambo sebagai pelaku intelektual,&quot; ujarnya kepada wartawan di Kejaksaan Agung RI, Kamis (19/1/2023).
Baca juga:&amp;nbsp;Kejagung Tak Mau Pro dan Kontra Tuntutan Terhadap Ferdy Sambo Cs Dianggap Polemik
Ketut menerangkan bahwa Bharada E merupakan anak buah Ferdy Sambo yang taat dalam menjalankan tugas dari atasannya. Menurutnya, masyarakat juga tidak boleh lupa bahwa Bharada E adalah eksekutor utama dalam proses pembunuhan sadis tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Kejagung Tegaskan Tim JPU Ferdy Sambo Cs Tidak Masuk Angin
&quot;Sehingga pembunuhan berencana tersebut terlaksana dengan sempurna,&quot; terangnya.

Apalagi, menurutnya, Bharada E bukanlah penguat fakta hukum, melainkan pelaku utama dalam perkara pembunuhan tersebut,
&quot;Itu yang jadi bahan pertimbangan, jadi beliau pelaku utama sehingga tidak dapat dipertimbangkan sebagai yang harus mendapatkan JC,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOS82LzE2MTA5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana membantah adanya tudingan tebang pilih terhadap penuntutan terhadap Bharada E dan Ferdy Sambo dalam sidang pembunuhan berencana Brigadir J.
Ia mengatakan bahwa tuntutan terhadap Bharada E jauh lebih ringan dari Ferdy Sambo.
&quot;Rekomendasi dari LPSK terhadap Eliezer untuk mendapatkan JC telah terakomodir dalam surat tuntutan, sehingga terdakwa mendapat tuntutan pidana lebih ringan jauh lebih ringan dari terdakwa Ferdy Sambo sebagai pelaku intelektual,&quot; ujarnya kepada wartawan di Kejaksaan Agung RI, Kamis (19/1/2023).
Baca juga:&amp;nbsp;Kejagung Tak Mau Pro dan Kontra Tuntutan Terhadap Ferdy Sambo Cs Dianggap Polemik
Ketut menerangkan bahwa Bharada E merupakan anak buah Ferdy Sambo yang taat dalam menjalankan tugas dari atasannya. Menurutnya, masyarakat juga tidak boleh lupa bahwa Bharada E adalah eksekutor utama dalam proses pembunuhan sadis tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Kejagung Tegaskan Tim JPU Ferdy Sambo Cs Tidak Masuk Angin
&quot;Sehingga pembunuhan berencana tersebut terlaksana dengan sempurna,&quot; terangnya.

Apalagi, menurutnya, Bharada E bukanlah penguat fakta hukum, melainkan pelaku utama dalam perkara pembunuhan tersebut,
&quot;Itu yang jadi bahan pertimbangan, jadi beliau pelaku utama sehingga tidak dapat dipertimbangkan sebagai yang harus mendapatkan JC,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
