<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenazah Dubes RI untuk Italia Akan Dimakamkan di Bantul</title><description>Jenazah Dubes RI untuk Italia Akan Dimakamkan di Bantul
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/20/337/2749720/jenazah-dubes-ri-untuk-italia-akan-dimakamkan-di-bantul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/20/337/2749720/jenazah-dubes-ri-untuk-italia-akan-dimakamkan-di-bantul"/><item><title>Jenazah Dubes RI untuk Italia Akan Dimakamkan di Bantul</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/20/337/2749720/jenazah-dubes-ri-untuk-italia-akan-dimakamkan-di-bantul</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/20/337/2749720/jenazah-dubes-ri-untuk-italia-akan-dimakamkan-di-bantul</guid><pubDate>Jum'at 20 Januari 2023 04:25 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/20/337/2749720/jenazah-dubes-ri-untuk-italia-akan-dimakamkan-di-bantul-RMaQoQwJGm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dubes RI untuk Italia M Prakosa semasa hidup. (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/20/337/2749720/jenazah-dubes-ri-untuk-italia-akan-dimakamkan-di-bantul-RMaQoQwJGm.jpg</image><title>Dubes RI untuk Italia M Prakosa semasa hidup. (Antara)</title></images><description>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNy8xLzE2MDk4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Jenazah Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Italia, Muhammad Prakosa, dikabarkan akan dikebumikan di daerah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sekretaris Kedua Penerangan dan Sosial Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Roma, Agnes Rosari mengatakan, mendiang Prakosa bakal dikembumikan di makam keluarga di daerah Bantul, DIY. Namun, ia belum mengetahui waktu pemakaman.

&quot;Untuk pemakaman akan dilakukan di makam keluarga di Bantul. Untuk waktu masih belum confirmed,&quot; tutur Agnes saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (19/1/2023).

Kendati demikian, Agnes mengaku, jenazah Prakosa belum dapat diterbangkan ke tanah air. Pasalnya, proses administrasi masih dilakukan hingga kini.

&quot;Saat ini belum ada konfirmasi terkait jadwal pemulangan, masih menunggu proses-proses administrasi selesai,&quot; kata Agnes.

Senada dengan itu, Sekretaris Pertama Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Roma, Dilla Trianti mengaku, pihaknya belum dapat memastikan kepulangan jenazah Prakosa ke tanah air.

&quot;Sampai saat ini belum bisa dipastikan jadwal pemulangan,&quot; tutur Dilla, saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (19/1/2023).

BACA JUGA:Masih Proses Administrasi, Jenazah Dubes RI untuk Italia Belum Dipulangkan

Sebelumnya diberitakan, Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Italia, Muhammad Prakosa dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (17/1/2023) pukul 10.55 waktu Roma. Mantan Menteri Pertanian di era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengembuskan napas terakhir di usia 62 tahun.

Kabar meninggalnya Muhammad Prakosa juga disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Teuku Faizasyah kepada wartawan, Selasa (17/1/2023).

&quot;Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, telah berpulang ke Rahmatullah, Bapak Dubes Muhammad Prakosa pada 17 Januari 2022, pukul 10.55 WS di Roma, Italia. Teriring doa semoga Almarhum Husnul Khotimah, diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan. Aamiin YRA,&quot; katanya.

Prakosa pernah menjabat sebagai Menteri Kehutanan pada Kabinet Gotong Royong. Ia juga mantan Menteri Pertanian pada 1999&amp;ndash;2001.

Prakosa, lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada pada 1982 dan meraih gelar doktor di bidang Resource Economics and Policy dari Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat pada 1994.

Prakosa dikenal juga sebagai politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.</description><content:encoded>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNy8xLzE2MDk4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Jenazah Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Italia, Muhammad Prakosa, dikabarkan akan dikebumikan di daerah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sekretaris Kedua Penerangan dan Sosial Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Roma, Agnes Rosari mengatakan, mendiang Prakosa bakal dikembumikan di makam keluarga di daerah Bantul, DIY. Namun, ia belum mengetahui waktu pemakaman.

&quot;Untuk pemakaman akan dilakukan di makam keluarga di Bantul. Untuk waktu masih belum confirmed,&quot; tutur Agnes saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (19/1/2023).

Kendati demikian, Agnes mengaku, jenazah Prakosa belum dapat diterbangkan ke tanah air. Pasalnya, proses administrasi masih dilakukan hingga kini.

&quot;Saat ini belum ada konfirmasi terkait jadwal pemulangan, masih menunggu proses-proses administrasi selesai,&quot; kata Agnes.

Senada dengan itu, Sekretaris Pertama Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Roma, Dilla Trianti mengaku, pihaknya belum dapat memastikan kepulangan jenazah Prakosa ke tanah air.

&quot;Sampai saat ini belum bisa dipastikan jadwal pemulangan,&quot; tutur Dilla, saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (19/1/2023).

BACA JUGA:Masih Proses Administrasi, Jenazah Dubes RI untuk Italia Belum Dipulangkan

Sebelumnya diberitakan, Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Italia, Muhammad Prakosa dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (17/1/2023) pukul 10.55 waktu Roma. Mantan Menteri Pertanian di era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengembuskan napas terakhir di usia 62 tahun.

Kabar meninggalnya Muhammad Prakosa juga disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Teuku Faizasyah kepada wartawan, Selasa (17/1/2023).

&quot;Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, telah berpulang ke Rahmatullah, Bapak Dubes Muhammad Prakosa pada 17 Januari 2022, pukul 10.55 WS di Roma, Italia. Teriring doa semoga Almarhum Husnul Khotimah, diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan. Aamiin YRA,&quot; katanya.

Prakosa pernah menjabat sebagai Menteri Kehutanan pada Kabinet Gotong Royong. Ia juga mantan Menteri Pertanian pada 1999&amp;ndash;2001.

Prakosa, lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada pada 1982 dan meraih gelar doktor di bidang Resource Economics and Policy dari Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat pada 1994.

Prakosa dikenal juga sebagai politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.</content:encoded></item></channel></rss>
