<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dapat Bantuan Gerobak Partai Perindo, Ibu Cucu Kini Bisa Jualan Lagi</title><description>Dapat Bantuan Gerobak Partai Perindo, Ibu Cucu Kini Bisa Jualan Lagi
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/20/525/2750381/dapat-bantuan-gerobak-partai-perindo-ibu-cucu-kini-bisa-jualan-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/20/525/2750381/dapat-bantuan-gerobak-partai-perindo-ibu-cucu-kini-bisa-jualan-lagi"/><item><title>Dapat Bantuan Gerobak Partai Perindo, Ibu Cucu Kini Bisa Jualan Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/20/525/2750381/dapat-bantuan-gerobak-partai-perindo-ibu-cucu-kini-bisa-jualan-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/20/525/2750381/dapat-bantuan-gerobak-partai-perindo-ibu-cucu-kini-bisa-jualan-lagi</guid><pubDate>Jum'at 20 Januari 2023 23:23 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Budianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/20/525/2750381/dapat-bantuan-gerobak-partai-perindo-ibu-cucu-kini-bisa-jualan-lagi-5yknMTUeJz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Partai Perindo memberikan bantuan gerobak ke UMKM di Bandung. (MPI/Arif Budianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/20/525/2750381/dapat-bantuan-gerobak-partai-perindo-ibu-cucu-kini-bisa-jualan-lagi-5yknMTUeJz.jpg</image><title>Partai Perindo memberikan bantuan gerobak ke UMKM di Bandung. (MPI/Arif Budianto)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS8xLzE2MDU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;



BANDUNG - Seorang pedagang lontong kari di Bandung, Cucu Komalasari, sempat berhenti mencari nafkah lantaran gerobaknya rusak. Dengan adanya bantuan gerobak dari Partai Perindo, Cucu kini bisa berjualan kembali.



Cucu bisa kembali jualan lontong kari setelah mendapatkan bantuan gerobak Perindo pada Rabu (18/1/2023). Cucu adalah satu dari sembilan pelaku UMKM Bandung yang dapat bantuan gerobak dari Partai Perindo.


&quot;Seneng banget, karena pas pandemi saya berhenti jualan. Mau jualan lagi, tapi gerobak sudah rusak, &quot; cerita Cucu, warga Jalan Pangarang Dalam Iv, Cikawo, Lengkong.


Setelah mendapat gerobak ini, dia akan kembali jualan lontong kari. Apalgai dengan gerobak bagus dan layak diguanakan, dia yakin bisa mobile dalam jualan. Dengan begitu, dia berharap taraf hidup meningkat.


&quot;Harapannya, taraf hidup meningkat. Bisa bantu penghasilan suami. Apalagi hanya pekerja outsourcing. Jadi keluarga kami ini sangat mengandalkan jualan saya ini, &quot; katanya.

BACA JUGA:Jualan dengan Gerobak Rusak, Pedagang Ini Dapat Bantuan Gerobak Perindo

Dulu sebelum pandemi, dia bisa menghasilkan Rp200.000 per hari. Dengan gerobak baru yang pada bagian sisinya bertuliskan Peduli Ekonomi Rakyat ini, diharapkan bisa menaikkan pendapatan. Setidaknya cukup untuk kebutuhan sehari hari.


Diketahui, Partai Perindo memberikan bantuan gerobak bagi sembilan pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Kota Bandung. Bantuan gerobak ini bentuk kepedulian Partai Perindo kepada rakyat kecil memperjuangkan kesejahteraan rakyat.


Bantuan diberikan secara simbolis oleh Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Dr. TGB H. Muhammad Zainul Majdi, Wakil Ketua Umum Bidang Pemilu, Teritorial, Strategi Pencalegan, Kampanye, dan Saksi DPP Partai Perindo Dr Ferry Kurnia Rizkiyansyah, dan Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat HM Ferrari Nurrachadian, kepada sembilan pelaku usaha.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMS8xLzE2MDU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;



BANDUNG - Seorang pedagang lontong kari di Bandung, Cucu Komalasari, sempat berhenti mencari nafkah lantaran gerobaknya rusak. Dengan adanya bantuan gerobak dari Partai Perindo, Cucu kini bisa berjualan kembali.



Cucu bisa kembali jualan lontong kari setelah mendapatkan bantuan gerobak Perindo pada Rabu (18/1/2023). Cucu adalah satu dari sembilan pelaku UMKM Bandung yang dapat bantuan gerobak dari Partai Perindo.


&quot;Seneng banget, karena pas pandemi saya berhenti jualan. Mau jualan lagi, tapi gerobak sudah rusak, &quot; cerita Cucu, warga Jalan Pangarang Dalam Iv, Cikawo, Lengkong.


Setelah mendapat gerobak ini, dia akan kembali jualan lontong kari. Apalgai dengan gerobak bagus dan layak diguanakan, dia yakin bisa mobile dalam jualan. Dengan begitu, dia berharap taraf hidup meningkat.


&quot;Harapannya, taraf hidup meningkat. Bisa bantu penghasilan suami. Apalagi hanya pekerja outsourcing. Jadi keluarga kami ini sangat mengandalkan jualan saya ini, &quot; katanya.

BACA JUGA:Jualan dengan Gerobak Rusak, Pedagang Ini Dapat Bantuan Gerobak Perindo

Dulu sebelum pandemi, dia bisa menghasilkan Rp200.000 per hari. Dengan gerobak baru yang pada bagian sisinya bertuliskan Peduli Ekonomi Rakyat ini, diharapkan bisa menaikkan pendapatan. Setidaknya cukup untuk kebutuhan sehari hari.


Diketahui, Partai Perindo memberikan bantuan gerobak bagi sembilan pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Kota Bandung. Bantuan gerobak ini bentuk kepedulian Partai Perindo kepada rakyat kecil memperjuangkan kesejahteraan rakyat.


Bantuan diberikan secara simbolis oleh Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Dr. TGB H. Muhammad Zainul Majdi, Wakil Ketua Umum Bidang Pemilu, Teritorial, Strategi Pencalegan, Kampanye, dan Saksi DPP Partai Perindo Dr Ferry Kurnia Rizkiyansyah, dan Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat HM Ferrari Nurrachadian, kepada sembilan pelaku usaha.</content:encoded></item></channel></rss>
