<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Sekeluarga di Bekasi yang Tewas Keracunan Ternyata Korban Pembunuhan Berantai</title><description>Polisi menahan tiga tersangka, yang diduga telah menghabisi nyawa setidaknya sembilan orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/21/337/2750162/terungkap-sekeluarga-di-bekasi-yang-tewas-keracunan-ternyata-korban-pembunuhan-berantai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/21/337/2750162/terungkap-sekeluarga-di-bekasi-yang-tewas-keracunan-ternyata-korban-pembunuhan-berantai"/><item><title>Terungkap! Sekeluarga di Bekasi yang Tewas Keracunan Ternyata Korban Pembunuhan Berantai</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/21/337/2750162/terungkap-sekeluarga-di-bekasi-yang-tewas-keracunan-ternyata-korban-pembunuhan-berantai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/21/337/2750162/terungkap-sekeluarga-di-bekasi-yang-tewas-keracunan-ternyata-korban-pembunuhan-berantai</guid><pubDate>Sabtu 21 Januari 2023 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/20/337/2750162/terungkap-sekeluarga-di-bekasi-yang-tewas-keracunan-ternyata-korban-pembunuhan-berantai-lPdqlcUEsd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TKP pembunuhan di Bantargebang. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/20/337/2750162/terungkap-sekeluarga-di-bekasi-yang-tewas-keracunan-ternyata-korban-pembunuhan-berantai-lPdqlcUEsd.jpg</image><title>TKP pembunuhan di Bantargebang. (Foto: MPI)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Kematian satu keluarga di Bantargebang, Kota Bekasi, yang mulanya diduga sebagai kasus keracunan, ternyata terungkap sebagai sebuah pembunuhan berantai dengan korban tewas mencapai 9 orang. Pembunuhan ini dilakukan sebuah komplotan yang mengaku bisa menggandakan uang.
Kasus bermula pada Kamis 12 Januari 2023, saat polisi menerima laporan adanya seorang keluarga ditemukan tak berdaya dalam kondisi mulut berbusa di rumah tinggalnya di Bantargebang, Kota Bekasi. Tiga dari lima  korban, yang diduga mengalami keracunan tersebut akhirnya meninggal dunia, sementara dua lainnya dirawat di rumah sakit.
Namun, polisi kemudian menemukan sejumlah kejanggalan dalam kasus ini, yang memunculkan dugaan bahwa kejadian ini adalah sebuah pembunuhan berantai. Kecurigaan polisi berawal dari ditemukannya sejumlah zat-zat racun di sekitar rumah, lubang kubur di halaman belakang, dan luka-luka di wajah korban.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap dua tersangka di Cianjur, Jawa Barat, yakni Wowon (60) alias Aki, yang merupakan suami sambung dari korban tewas Ai Maimunah, serta Solihin. Polisi juga menangkap Dede Solehudin, salah seorang korban yang selamat dari keracunan di Bantargebang setelah melakukan pengembangan kasus.Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan bahwa ketiga tersangka menarasikan diri sebagai orang yang mampu meningkatkan kekayaan, memotivasi orang lain dan memberikan janj-janji. Namun, bukannya memberikan kekayaan, ketiga tersangka justru menghilangkan nyawa-nyawa korban penipuannya, dan mengambil harta mereka.
Terungkap juga bahwa ketiga tersangka ternyata tidak hanya membunuh keluarganya di Kota Bekasi, melainkan enam orang lainnya. Menurut polisi, para korban adalah kerabat dan keluarga dari para tersangka itu sendiri.
Baca Berita Selengkapnya:&amp;nbsp;Sekeluarga di Bekasi Tewas Diracun, Gerbang Terkuaknya Pembunuhan Berantai</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Kematian satu keluarga di Bantargebang, Kota Bekasi, yang mulanya diduga sebagai kasus keracunan, ternyata terungkap sebagai sebuah pembunuhan berantai dengan korban tewas mencapai 9 orang. Pembunuhan ini dilakukan sebuah komplotan yang mengaku bisa menggandakan uang.
Kasus bermula pada Kamis 12 Januari 2023, saat polisi menerima laporan adanya seorang keluarga ditemukan tak berdaya dalam kondisi mulut berbusa di rumah tinggalnya di Bantargebang, Kota Bekasi. Tiga dari lima  korban, yang diduga mengalami keracunan tersebut akhirnya meninggal dunia, sementara dua lainnya dirawat di rumah sakit.
Namun, polisi kemudian menemukan sejumlah kejanggalan dalam kasus ini, yang memunculkan dugaan bahwa kejadian ini adalah sebuah pembunuhan berantai. Kecurigaan polisi berawal dari ditemukannya sejumlah zat-zat racun di sekitar rumah, lubang kubur di halaman belakang, dan luka-luka di wajah korban.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap dua tersangka di Cianjur, Jawa Barat, yakni Wowon (60) alias Aki, yang merupakan suami sambung dari korban tewas Ai Maimunah, serta Solihin. Polisi juga menangkap Dede Solehudin, salah seorang korban yang selamat dari keracunan di Bantargebang setelah melakukan pengembangan kasus.Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan bahwa ketiga tersangka menarasikan diri sebagai orang yang mampu meningkatkan kekayaan, memotivasi orang lain dan memberikan janj-janji. Namun, bukannya memberikan kekayaan, ketiga tersangka justru menghilangkan nyawa-nyawa korban penipuannya, dan mengambil harta mereka.
Terungkap juga bahwa ketiga tersangka ternyata tidak hanya membunuh keluarganya di Kota Bekasi, melainkan enam orang lainnya. Menurut polisi, para korban adalah kerabat dan keluarga dari para tersangka itu sendiri.
Baca Berita Selengkapnya:&amp;nbsp;Sekeluarga di Bekasi Tewas Diracun, Gerbang Terkuaknya Pembunuhan Berantai</content:encoded></item></channel></rss>
