<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Rambut Guru Dicukur Paksa Orangtua Murid karena Tidak Terima Anaknya Dicukur</title><description>Viral di media sosial, rambut seorang guru salah satu SD Negeri di Gorontalo dipotong orangtua siswa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/21/337/2750282/5-fakta-rambut-guru-dicukur-paksa-orangtua-murid-karena-tidak-terima-anaknya-dicukur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/21/337/2750282/5-fakta-rambut-guru-dicukur-paksa-orangtua-murid-karena-tidak-terima-anaknya-dicukur"/><item><title>5 Fakta Rambut Guru Dicukur Paksa Orangtua Murid karena Tidak Terima Anaknya Dicukur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/21/337/2750282/5-fakta-rambut-guru-dicukur-paksa-orangtua-murid-karena-tidak-terima-anaknya-dicukur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/21/337/2750282/5-fakta-rambut-guru-dicukur-paksa-orangtua-murid-karena-tidak-terima-anaknya-dicukur</guid><pubDate>Sabtu 21 Januari 2023 05:02 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/20/337/2750282/5-fakta-rambut-guru-dicukur-paksa-orangtua-murid-karena-tidak-terima-anaknya-dicukur-Dz1TAhGd2k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rambut guru dicukur orangtua siswa (Foto: Facebook Insan Dai)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/20/337/2750282/5-fakta-rambut-guru-dicukur-paksa-orangtua-murid-karena-tidak-terima-anaknya-dicukur-Dz1TAhGd2k.jpg</image><title>Rambut guru dicukur orangtua siswa (Foto: Facebook Insan Dai)</title></images><description>JAKARTA - Viral di media sosial, rambut seorang guru salah satu SD Negeri di Gorontalo dipotong orangtua siswa. Dari penampakannya, rambut guru itu tampak habis di bagian depan.
Guru tersebut bernama Ulan Hadji, guru SDN 13 Paguyaman.
Berikut fakta-faktanya:&amp;nbsp;
1. Guru Potong Rambut Siswa yang Panjang
Peristiwa ini bermula dari aksi guru tersebut yang memotong rambut siswa yang panjang dan tidak teratur.
Di mana, saat siswa datang ke sekolah kemudian menerapkan disiplin. Siswa yang rambutnya panjang dan tak teratur dicukur.
BACA JUGA:Polisi Tangkap Pengedar Tembakau Sintetis di Medsos

2. Orangtua Murid Tak Terima&amp;nbsp;
Orangtua murid tak terima guru tersebut memotong rambut anaknya. Kemudian, datang ke sekolah dan menemui guru tersebut.
Lalu membalas dengan memotong rambut guru tersebut. Bagian depan rambut guru itu dipotong asal-asalan.&amp;nbsp;
BACA JUGA:Bocah Kelas 6 SD Dicabuli Pria Berusia 19 Tahun, Kenalan Lewat MedsosDisebutkan juga, orangtua siswa membalas memotong rambut guru di depan kelas.
&quot;Sungguh miris sekali yach..di mana seorang Guru (tenaga Pendidik) di salah satu sekolah dasar di wilayah Paguyaman dilecehkan oleh oknum orangtua siswa dimana guru tersebut saat melakukan pendisiplinan terhadap siswa dalam hal ini merapikan rambut yang sebelumnya sudah diingatkan berulang-ulang tentang regulasi sekolah,&quot; demikian postingan di akun Facebook Insan Dai.&amp;nbsp;
&quot;Pada saat itu juga siswa tersebut melapor kepada orangtuanya, sontak saja orangtua siswa tersebut mendatangi sekolah dengan geramnya oknum orang tua tersebut justru mengambil tindakan dengan menggunting rambut guru tersebut di didalam kelas, mirisnya pihak-pihak terkait hanya mendamaikan masalah ini..,&amp;rdquo; tulisnya dalam postingan pada Senin 16 Januari 2023.&amp;nbsp;
3. Berakhir Damai
Masalah tersebut diselesaikan dengan surat damai, yang menurut Insan Dai, isinya menyudutkan guru Ulan Hadji. Meski kopnya tertulis surat peryataan orangtua, dalam surat itu justru guru Ulan Hadji yang meminta maaf.
Guru Ulan Hadji menyatakan, dirinya khilaf dan salah menertibkan anak muridnya, serta membubuhkan tanda tangan di atas materai. Surat itu juga ditandatangani oleh Kepala Sekolah SDN 13 Paguyaman, Kepala Desa Girisa, Kabid GTK, dan Kabid Dikdas.
4. Orangtua Harusnya Minta Maaf
Terkait dengan permintaan maaf Ulan Hadji dalam surat damai, Insan Dai menilai bahwa seharusnya pihak orangtua yang seharusnya meminta maaf karena memotong paksa rambut Ulan Hadji.Dia juga mempertanyakan tindakan dari PGRI Paguyaman, yang katanya melakukan mediasi terkait kejadian ini.
&amp;ldquo;Jika tidak ada tindak lanjut dari pihak2 terkait maka kami akan atas nama seluruh guru akan menindaklanjuti permasalahan ini,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia juga mempertanyakan tindakan dari PGRI Paguyaman, yang katanya melakukan mediasi terkait kejadian ini.
&amp;ldquo;Jika tidak ada tindak lanjut dari pihak2 terkait maka kami akan atas nama seluruh guru akan menindaklanjuti permasalahan ini,&amp;rdquo; ujarnya.
5. Pendisiplinan Siswa Dipertanyakan&amp;nbsp;
Insan Dai juga menanyakan, terkait dengan aksi orangtua memotong rambut guru. Apakah sekolah sudah tidak lagi berhak mendisiplinkan anak didik?
Pihaknya mendesak pemerhati pendidikan untuk menyoroti kejadian ini agar kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.</description><content:encoded>JAKARTA - Viral di media sosial, rambut seorang guru salah satu SD Negeri di Gorontalo dipotong orangtua siswa. Dari penampakannya, rambut guru itu tampak habis di bagian depan.
Guru tersebut bernama Ulan Hadji, guru SDN 13 Paguyaman.
Berikut fakta-faktanya:&amp;nbsp;
1. Guru Potong Rambut Siswa yang Panjang
Peristiwa ini bermula dari aksi guru tersebut yang memotong rambut siswa yang panjang dan tidak teratur.
Di mana, saat siswa datang ke sekolah kemudian menerapkan disiplin. Siswa yang rambutnya panjang dan tak teratur dicukur.
BACA JUGA:Polisi Tangkap Pengedar Tembakau Sintetis di Medsos

2. Orangtua Murid Tak Terima&amp;nbsp;
Orangtua murid tak terima guru tersebut memotong rambut anaknya. Kemudian, datang ke sekolah dan menemui guru tersebut.
Lalu membalas dengan memotong rambut guru tersebut. Bagian depan rambut guru itu dipotong asal-asalan.&amp;nbsp;
BACA JUGA:Bocah Kelas 6 SD Dicabuli Pria Berusia 19 Tahun, Kenalan Lewat MedsosDisebutkan juga, orangtua siswa membalas memotong rambut guru di depan kelas.
&quot;Sungguh miris sekali yach..di mana seorang Guru (tenaga Pendidik) di salah satu sekolah dasar di wilayah Paguyaman dilecehkan oleh oknum orangtua siswa dimana guru tersebut saat melakukan pendisiplinan terhadap siswa dalam hal ini merapikan rambut yang sebelumnya sudah diingatkan berulang-ulang tentang regulasi sekolah,&quot; demikian postingan di akun Facebook Insan Dai.&amp;nbsp;
&quot;Pada saat itu juga siswa tersebut melapor kepada orangtuanya, sontak saja orangtua siswa tersebut mendatangi sekolah dengan geramnya oknum orang tua tersebut justru mengambil tindakan dengan menggunting rambut guru tersebut di didalam kelas, mirisnya pihak-pihak terkait hanya mendamaikan masalah ini..,&amp;rdquo; tulisnya dalam postingan pada Senin 16 Januari 2023.&amp;nbsp;
3. Berakhir Damai
Masalah tersebut diselesaikan dengan surat damai, yang menurut Insan Dai, isinya menyudutkan guru Ulan Hadji. Meski kopnya tertulis surat peryataan orangtua, dalam surat itu justru guru Ulan Hadji yang meminta maaf.
Guru Ulan Hadji menyatakan, dirinya khilaf dan salah menertibkan anak muridnya, serta membubuhkan tanda tangan di atas materai. Surat itu juga ditandatangani oleh Kepala Sekolah SDN 13 Paguyaman, Kepala Desa Girisa, Kabid GTK, dan Kabid Dikdas.
4. Orangtua Harusnya Minta Maaf
Terkait dengan permintaan maaf Ulan Hadji dalam surat damai, Insan Dai menilai bahwa seharusnya pihak orangtua yang seharusnya meminta maaf karena memotong paksa rambut Ulan Hadji.Dia juga mempertanyakan tindakan dari PGRI Paguyaman, yang katanya melakukan mediasi terkait kejadian ini.
&amp;ldquo;Jika tidak ada tindak lanjut dari pihak2 terkait maka kami akan atas nama seluruh guru akan menindaklanjuti permasalahan ini,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia juga mempertanyakan tindakan dari PGRI Paguyaman, yang katanya melakukan mediasi terkait kejadian ini.
&amp;ldquo;Jika tidak ada tindak lanjut dari pihak2 terkait maka kami akan atas nama seluruh guru akan menindaklanjuti permasalahan ini,&amp;rdquo; ujarnya.
5. Pendisiplinan Siswa Dipertanyakan&amp;nbsp;
Insan Dai juga menanyakan, terkait dengan aksi orangtua memotong rambut guru. Apakah sekolah sudah tidak lagi berhak mendisiplinkan anak didik?
Pihaknya mendesak pemerhati pendidikan untuk menyoroti kejadian ini agar kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.</content:encoded></item></channel></rss>
