<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Kutuk Keras Pembakaran Alquran di Swedia, Kemlu RI: Melukai Toleransi Umat Beragama</title><description>Aksi pembakaran Alquran telah beberapa kali terjadi di Swedia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/23/18/2751273/indonesia-kutuk-keras-pembakaran-alquran-di-swedia-kemlu-ri-melukai-toleransi-umat-beragama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/23/18/2751273/indonesia-kutuk-keras-pembakaran-alquran-di-swedia-kemlu-ri-melukai-toleransi-umat-beragama"/><item><title>Indonesia Kutuk Keras Pembakaran Alquran di Swedia, Kemlu RI: Melukai Toleransi Umat Beragama</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/23/18/2751273/indonesia-kutuk-keras-pembakaran-alquran-di-swedia-kemlu-ri-melukai-toleransi-umat-beragama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/23/18/2751273/indonesia-kutuk-keras-pembakaran-alquran-di-swedia-kemlu-ri-melukai-toleransi-umat-beragama</guid><pubDate>Senin 23 Januari 2023 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/23/18/2751273/indonesia-kutuk-keras-pembakaran-alquran-di-swedia-kemlu-ri-melukai-toleransi-umat-beragama-9p8XQcBue0.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Politikus ekstrem kanan Denmark Rasmus Paludan membakar salinan kitab suci Alquran dalam demonstrasi di Stockholm, Swedia, 21 Januari 2023. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/23/18/2751273/indonesia-kutuk-keras-pembakaran-alquran-di-swedia-kemlu-ri-melukai-toleransi-umat-beragama-9p8XQcBue0.JPG</image><title>Politikus ekstrem kanan Denmark Rasmus Paludan membakar salinan kitab suci Alquran dalam demonstrasi di Stockholm, Swedia, 21 Januari 2023. (Foto: Reuters)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Aksi pembakaran Alquran di Stockholm, Swedia pada Sabtu, (21/1/2023) memicu kecaman dari banyak pihak. Indonesia, sebagai negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia menjadi salah satu yang menyampaikan reaksi keras mengutuk aksi yang dilakukan politikus partai ekstrem kanan Stram Kurs Denmark, Rasmus Paludan itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Reaksi Negara-Negara Islam: Pembakaran Al Quran di Swedia Lukai 1,5 Miliar Umat Muslim Dunia
&amp;ldquo;Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran kitab suci Al Quran oleh Rasmus Paludan, politisi Swedia, di Stockholm,&amp;rdquo; demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) dalam pernyataannya pada Minggu, (22/1/2023).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pembakaran Alquran, Pemerintah Indonesia Diminta Panggil Dubes Swedia
&amp;ldquo;Aksi penistaan kitab suci ini telah melukai dan menodai toleransi umat beragama.&amp;rdquo;
Lebih lanjut, Indonesia menegaskan bahwa kebebasan berpendapat harus dilakukan secara bertanggung jawab.Ini bukan pertama kalinya aksi pembakaran Alquran terjadi di Swedia. Aksi terbaru ini terjadi pada demonstrasi anti-Turki dan protes terhadap bergabungnya Swedia ke dalam NATO.
Rasmus Paludan sendiri telah berulangkali terlibat dalam aksi pembakaran Alquran. Dia bahkan terlibat dalam pembakaran Alquran tahun lalu yang memicu kerusuhan selama berhari-hari di Norrk&amp;ouml;ping, yang menyebabkan sejumlah korban terluka.</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Aksi pembakaran Alquran di Stockholm, Swedia pada Sabtu, (21/1/2023) memicu kecaman dari banyak pihak. Indonesia, sebagai negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia menjadi salah satu yang menyampaikan reaksi keras mengutuk aksi yang dilakukan politikus partai ekstrem kanan Stram Kurs Denmark, Rasmus Paludan itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Reaksi Negara-Negara Islam: Pembakaran Al Quran di Swedia Lukai 1,5 Miliar Umat Muslim Dunia
&amp;ldquo;Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran kitab suci Al Quran oleh Rasmus Paludan, politisi Swedia, di Stockholm,&amp;rdquo; demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) dalam pernyataannya pada Minggu, (22/1/2023).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pembakaran Alquran, Pemerintah Indonesia Diminta Panggil Dubes Swedia
&amp;ldquo;Aksi penistaan kitab suci ini telah melukai dan menodai toleransi umat beragama.&amp;rdquo;
Lebih lanjut, Indonesia menegaskan bahwa kebebasan berpendapat harus dilakukan secara bertanggung jawab.Ini bukan pertama kalinya aksi pembakaran Alquran terjadi di Swedia. Aksi terbaru ini terjadi pada demonstrasi anti-Turki dan protes terhadap bergabungnya Swedia ke dalam NATO.
Rasmus Paludan sendiri telah berulangkali terlibat dalam aksi pembakaran Alquran. Dia bahkan terlibat dalam pembakaran Alquran tahun lalu yang memicu kerusuhan selama berhari-hari di Norrk&amp;ouml;ping, yang menyebabkan sejumlah korban terluka.</content:encoded></item></channel></rss>
