<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selasa hingga Rabu Dini Hari Gunung Anak Krakatau Erupsi 5 Kali</title><description>data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG), erupsi kembali terjadi pada Rabu dini hari pukul 02:31 WIB</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/25/340/2752578/selasa-hingga-rabu-dini-hari-gunung-anak-krakatau-erupsi-5-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/25/340/2752578/selasa-hingga-rabu-dini-hari-gunung-anak-krakatau-erupsi-5-kali"/><item><title>Selasa hingga Rabu Dini Hari Gunung Anak Krakatau Erupsi 5 Kali</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/25/340/2752578/selasa-hingga-rabu-dini-hari-gunung-anak-krakatau-erupsi-5-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/25/340/2752578/selasa-hingga-rabu-dini-hari-gunung-anak-krakatau-erupsi-5-kali</guid><pubDate>Rabu 25 Januari 2023 11:23 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Portal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/25/340/2752578/selasa-hingga-rabu-dini-hari-gunung-anak-krakatau-erupsi-5-kali-KhrMzkHnF5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: PVMBG</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/25/340/2752578/selasa-hingga-rabu-dini-hari-gunung-anak-krakatau-erupsi-5-kali-KhrMzkHnF5.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: PVMBG</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yMy8xLzE2MTMzNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


BANDAR LAMPUNG - Gunung Anak Krakatau (GAK) terus mengalami erupsi, sejak Senin (23/1/2023) hingga Rabu (25/1/2023) dini hari. Total erupsi terjadi sebanyak lima kali.

Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG), erupsi kembali terjadi pada Rabu dini hari pukul 02:31 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati, namun terekam seismograf dengan Amplituso maksimum 60 mm dan durasi 90 detik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Mahasiswi Cantik Selvi Amalia Tewas Tertabrak Rombongan Pejabat Polisi, Kapolri: Cek Segera!
Sebelumnya GAK mengalami erupsi pada (24/1/2023) pukul 23:11 WIB, dengan kondisi abu letusan tidak teramati dan terekam sesimograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 70 detik.

Kemudian, pada pukul 22:29 WIB dengan kondisi abu letusan tidak teramati dan terekam sesimograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 50 detik. Lalu erupsi juga terjadi pada pukul 21:13,dan juga kolom abu tidak teramati.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Mahasiswi Cantik Selvi Amalia Tewas Tertabrak Rombongan Pejabat Polisi, Kapolri: Cek Segera!
Lalu, pada pukul 19.57 malam dengan kondisi  erupsi terlihat  letusan teramati &amp;plusmn; 300 m di atas puncak atau &amp;plusmn; 457 m di atas permukaan laut.


Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.

Akibat peristiwa tersebut, masyarakat, pengunjung, wisatawan dan pendaki tidak boleh mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.
</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yMy8xLzE2MTMzNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


BANDAR LAMPUNG - Gunung Anak Krakatau (GAK) terus mengalami erupsi, sejak Senin (23/1/2023) hingga Rabu (25/1/2023) dini hari. Total erupsi terjadi sebanyak lima kali.

Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG), erupsi kembali terjadi pada Rabu dini hari pukul 02:31 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati, namun terekam seismograf dengan Amplituso maksimum 60 mm dan durasi 90 detik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Mahasiswi Cantik Selvi Amalia Tewas Tertabrak Rombongan Pejabat Polisi, Kapolri: Cek Segera!
Sebelumnya GAK mengalami erupsi pada (24/1/2023) pukul 23:11 WIB, dengan kondisi abu letusan tidak teramati dan terekam sesimograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 70 detik.

Kemudian, pada pukul 22:29 WIB dengan kondisi abu letusan tidak teramati dan terekam sesimograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 50 detik. Lalu erupsi juga terjadi pada pukul 21:13,dan juga kolom abu tidak teramati.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Mahasiswi Cantik Selvi Amalia Tewas Tertabrak Rombongan Pejabat Polisi, Kapolri: Cek Segera!
Lalu, pada pukul 19.57 malam dengan kondisi  erupsi terlihat  letusan teramati &amp;plusmn; 300 m di atas puncak atau &amp;plusmn; 457 m di atas permukaan laut.


Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.

Akibat peristiwa tersebut, masyarakat, pengunjung, wisatawan dan pendaki tidak boleh mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.
</content:encoded></item></channel></rss>
