<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wakil PM Nepal Dicopot dari Jabatannya Gara-Gara KTP yang Tidak Sah</title><description>Lamichhana diketahui melepas kewarganegaraan AS-nya sebelum bersaing pada pemilu di Nepal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/28/18/2754819/wakil-pm-nepal-dicopot-dari-jabatannya-gara-gara-ktp-yang-tidak-sah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/28/18/2754819/wakil-pm-nepal-dicopot-dari-jabatannya-gara-gara-ktp-yang-tidak-sah"/><item><title>Wakil PM Nepal Dicopot dari Jabatannya Gara-Gara KTP yang Tidak Sah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/28/18/2754819/wakil-pm-nepal-dicopot-dari-jabatannya-gara-gara-ktp-yang-tidak-sah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/28/18/2754819/wakil-pm-nepal-dicopot-dari-jabatannya-gara-gara-ktp-yang-tidak-sah</guid><pubDate>Sabtu 28 Januari 2023 18:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/28/18/2754819/wakil-pm-nepal-dicopot-dari-jabatannya-gara-gara-ktp-yang-tidak-sah-kChticzNJ0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Perdana Menteri Nepal Rabi Lamichhana (Kanan) mengambil sumpah jabatan di gedung kepresidenan di Kathmandu, Nepal, 26 Desember 2022. (Foto: Reuters) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/28/18/2754819/wakil-pm-nepal-dicopot-dari-jabatannya-gara-gara-ktp-yang-tidak-sah-kChticzNJ0.jpg</image><title>Wakil Perdana Menteri Nepal Rabi Lamichhana (Kanan) mengambil sumpah jabatan di gedung kepresidenan di Kathmandu, Nepal, 26 Desember 2022. (Foto: Reuters) </title></images><description>KATHMANDU - Mahkamah Agung Nepal pada Jumat, (27/1/2023) memutuskan bahwa Wakil Perdana Menteri Rabi Lamichhana mencalonkan diri dalam pemilihan dengan dokumen kewarganegaraan yang tidak sah, membatalkan statusnya sebagai anggota parlemen dan secara efektif mencopotnya dari jabatan.
Lamichhane menjadi wakil perdana menteri untuk urusan dalam negeri - mengepalai kementerian yang mengawasi kartu identitas - dalam aliansi tujuh partai yang mengambil alih kekuasaan bulan lalu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Penumpang Siarkan Langsung Detik-Detik Terakhir Pesawat Yeti Airlines yang Jatuh di Nepal
Dalam putusannya pada Jumat, lima anggota majelis konstitusi di mahkamah agung mengatakan pria berusia 48 tahun itu telah ikut serta dalam pemilihan November dengan sertifikat kewarganegaraan yang tidak sah setelah meninggalkan kewarganegaraan Amerika Serikat (AS)-nya.
&quot;Dia kehilangan posisi menterinya dan akan ada pemilihan sela di daerah pemilihannya,&quot; kata pengacara Lamichhane, Sunil Pokhrel, kepada Reuters.
Kepergian menteri tidak mungkin mempengaruhi masa depan aliansi yang berkuasa, kata analis politik Krishna Khanal.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Jejak Berdarah Charles 'Serpent' Sobhraj, Pembunuh Berantai yang Dibebaskan Pengadilan Nepal
Lamichhana, yang menjadi pembawa acara televisi populer sebelum terjun ke dunia politik, tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.
Pokhrel mengatakan Lamichhane sekarang akan berusaha untuk mendapatkan kartu kewarganegaraan reguler dan bersaing dalam pemilihan sela dari daerah pemilihan yang sama di Nepal selatan.</description><content:encoded>KATHMANDU - Mahkamah Agung Nepal pada Jumat, (27/1/2023) memutuskan bahwa Wakil Perdana Menteri Rabi Lamichhana mencalonkan diri dalam pemilihan dengan dokumen kewarganegaraan yang tidak sah, membatalkan statusnya sebagai anggota parlemen dan secara efektif mencopotnya dari jabatan.
Lamichhane menjadi wakil perdana menteri untuk urusan dalam negeri - mengepalai kementerian yang mengawasi kartu identitas - dalam aliansi tujuh partai yang mengambil alih kekuasaan bulan lalu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Penumpang Siarkan Langsung Detik-Detik Terakhir Pesawat Yeti Airlines yang Jatuh di Nepal
Dalam putusannya pada Jumat, lima anggota majelis konstitusi di mahkamah agung mengatakan pria berusia 48 tahun itu telah ikut serta dalam pemilihan November dengan sertifikat kewarganegaraan yang tidak sah setelah meninggalkan kewarganegaraan Amerika Serikat (AS)-nya.
&quot;Dia kehilangan posisi menterinya dan akan ada pemilihan sela di daerah pemilihannya,&quot; kata pengacara Lamichhane, Sunil Pokhrel, kepada Reuters.
Kepergian menteri tidak mungkin mempengaruhi masa depan aliansi yang berkuasa, kata analis politik Krishna Khanal.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Jejak Berdarah Charles 'Serpent' Sobhraj, Pembunuh Berantai yang Dibebaskan Pengadilan Nepal
Lamichhana, yang menjadi pembawa acara televisi populer sebelum terjun ke dunia politik, tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.
Pokhrel mengatakan Lamichhane sekarang akan berusaha untuk mendapatkan kartu kewarganegaraan reguler dan bersaing dalam pemilihan sela dari daerah pemilihan yang sama di Nepal selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
