<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kasus Pembakaran Alquran, Menlu Panggil Dubes Swedia: Kami Sampaikan Kekecewaan   </title><description>Menlu telah memanggil Duta Besar Swedia di Indonesia terkait pembakaran Alquran di Stockholm, Swedia pada Sabtu 21 Januari 2023.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/30/337/2755728/kasus-pembakaran-alquran-menlu-panggil-dubes-swedia-kami-sampaikan-kekecewaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/30/337/2755728/kasus-pembakaran-alquran-menlu-panggil-dubes-swedia-kami-sampaikan-kekecewaan"/><item><title> Kasus Pembakaran Alquran, Menlu Panggil Dubes Swedia: Kami Sampaikan Kekecewaan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/30/337/2755728/kasus-pembakaran-alquran-menlu-panggil-dubes-swedia-kami-sampaikan-kekecewaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/30/337/2755728/kasus-pembakaran-alquran-menlu-panggil-dubes-swedia-kami-sampaikan-kekecewaan</guid><pubDate>Senin 30 Januari 2023 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/30/337/2755728/kasus-pembakaran-alquran-menlu-panggil-dubes-swedia-kami-sampaikan-kekecewaan-xcwyg4v31K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen Amerika dan Eropa Kemenlu, Umar Hadi (foto: MPI/Riana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/30/337/2755728/kasus-pembakaran-alquran-menlu-panggil-dubes-swedia-kami-sampaikan-kekecewaan-xcwyg4v31K.jpg</image><title>Dirjen Amerika dan Eropa Kemenlu, Umar Hadi (foto: MPI/Riana)</title></images><description>

JAKARTA - Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Umar Hadi mengatakan, pihaknya telah memanggil Duta Besar Swedia di Indonesia terkait pembakaran Alquran di Stockholm, Swedia pada Sabtu 21 Januari 2023.

Umar mengatakan, pemanggilan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 25 Januari 2023 kemarin. Dalam pertemuan itu, kata Umar, pihaknya menyampaikan kekecewaan, dan mengutuk keras tindakan tersebut.

&quot;Minggu lalu kita udah panggil Dubes Swedia, yang pertama tentunya untuk menyampaikan kutukan dan regret, kekecewaan atas terjadinya aksi pembakaran Alquran oleh seorang warga Swedia Denmark, dia dua kewarganegaraannya, dan juga aktivis politik yang namanya Rasmus,&quot; kata Umar Hadi di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (30/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Soroti Aksi Bakar Alquran, Gus Yahya: Rasmus Paludan Berbuat Sia-Sia
Lebih lanjut Umar menegaskan, jika pemerintah Indonesia juga meminta agar pemerintah Swedia dapat memastikan peristiwa serupa tidak terulang.

&quot;Kita juga kecewa karena ini bukan pertama kali ya, yang kedua kita minta pemerintah Swedia untuk memastikan bahwa kejadian ini tidak berulang lagi, karena inj merupakan suatu bentuk provokasi yang ga ada perlunya,&quot; ucapnya.

Berdasarkan pertemuan tersebut, Umar menjelaskan jika Dubes Swedia pun merasa perlu diadakannya dialog lintas agama untuk memahami Islam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Apa Alasan Rasmus Paludan Bakar Alquran?
&quot;Nah sekarang kemarin dalam pertemuan saya dengan Dubes Swedia di Jakarta, beliau juga mulai menyatakan ya mungkin perlu ada dialog supaya pemahaman mengenai apa itu Islam, apa itu Alquran,&quot; katanya.

&quot;Sebetulnya saya bilang, mungkin dialognya bukan lintas agama tapi dialog bagaimana membangun satu masyarakat yang pluralistik dan inklusif lah,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Umar Hadi mengatakan, pihaknya telah memanggil Duta Besar Swedia di Indonesia terkait pembakaran Alquran di Stockholm, Swedia pada Sabtu 21 Januari 2023.

Umar mengatakan, pemanggilan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 25 Januari 2023 kemarin. Dalam pertemuan itu, kata Umar, pihaknya menyampaikan kekecewaan, dan mengutuk keras tindakan tersebut.

&quot;Minggu lalu kita udah panggil Dubes Swedia, yang pertama tentunya untuk menyampaikan kutukan dan regret, kekecewaan atas terjadinya aksi pembakaran Alquran oleh seorang warga Swedia Denmark, dia dua kewarganegaraannya, dan juga aktivis politik yang namanya Rasmus,&quot; kata Umar Hadi di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (30/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Soroti Aksi Bakar Alquran, Gus Yahya: Rasmus Paludan Berbuat Sia-Sia
Lebih lanjut Umar menegaskan, jika pemerintah Indonesia juga meminta agar pemerintah Swedia dapat memastikan peristiwa serupa tidak terulang.

&quot;Kita juga kecewa karena ini bukan pertama kali ya, yang kedua kita minta pemerintah Swedia untuk memastikan bahwa kejadian ini tidak berulang lagi, karena inj merupakan suatu bentuk provokasi yang ga ada perlunya,&quot; ucapnya.

Berdasarkan pertemuan tersebut, Umar menjelaskan jika Dubes Swedia pun merasa perlu diadakannya dialog lintas agama untuk memahami Islam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Apa Alasan Rasmus Paludan Bakar Alquran?
&quot;Nah sekarang kemarin dalam pertemuan saya dengan Dubes Swedia di Jakarta, beliau juga mulai menyatakan ya mungkin perlu ada dialog supaya pemahaman mengenai apa itu Islam, apa itu Alquran,&quot; katanya.

&quot;Sebetulnya saya bilang, mungkin dialognya bukan lintas agama tapi dialog bagaimana membangun satu masyarakat yang pluralistik dan inklusif lah,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
