<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir dan Longsor Manado: 1.674 Warga Mengungsi, Paling Banyak dari Bunaken</title><description>Sebanyak 1.674 warga terpaksa mengungsi akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Manado.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/30/340/2755540/banjir-dan-longsor-manado-1-674-warga-mengungsi-paling-banyak-dari-bunaken</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/01/30/340/2755540/banjir-dan-longsor-manado-1-674-warga-mengungsi-paling-banyak-dari-bunaken"/><item><title>Banjir dan Longsor Manado: 1.674 Warga Mengungsi, Paling Banyak dari Bunaken</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/01/30/340/2755540/banjir-dan-longsor-manado-1-674-warga-mengungsi-paling-banyak-dari-bunaken</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/01/30/340/2755540/banjir-dan-longsor-manado-1-674-warga-mengungsi-paling-banyak-dari-bunaken</guid><pubDate>Senin 30 Januari 2023 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/30/340/2755540/banjir-dan-longsor-manado-1-674-warga-terpaksa-mengungsi-APtNbueDwG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor di Manado (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/30/340/2755540/banjir-dan-longsor-manado-1-674-warga-terpaksa-mengungsi-APtNbueDwG.jpg</image><title>Longsor di Manado (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 1.674 warga terpaksa mengungsi akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara, yang terjadi pada Jumat 27 Januari 2023.
&amp;ldquo;Total warga mengungsi berjumlah 1.674 warga. Mereka tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Bunaken 948 warga, Paal Dua 370, Singkil 215, Tikala 100 dan Wanang 41,&amp;rdquo; ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Berdasar catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (30/1/2023).
Berdasar catatan BNPB, hingga saat ini korban jiwa akibat banjir dan longsor berjumlah 5 warga, dengan rincian meninggal dunia akibat banjir 1 warga dan longsor 4 orang.
&amp;ldquo;Selain korban meninggal, tanah longsor mengakibatkan warga luka berat 1 warga dan luka ringan. Mereka yang luka telah mendapatkan perawatan dari dinas kesehatan setempat,&amp;rdquo; katanya.
BACA JUGA: Banjir di Manado, BNPB: 420 Rumah Warga Rusak Berat&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Saat ini, sambungnya, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado dan dinas terkait di wilayah kota mengoperasikan dapur umum dan memberikan pelayanan dasar lainnya.
&amp;ldquo;Tim gabungan yang dipimpin BPBD berlangsung di beberapa titik, termasuk yang dilakukan warga Kelurahan Molas. Kegiatan tersebut masih akan dilakukan hingga hari ini,&amp;rdquo; katanya.Pemkot Manado pun telah menetapkan status keadaan darurat penanganan banjir dan tanah longsor. Status dengan nomor 27/KEP/B06/BPBD/2023 ini berlangsung 7 hari, terhitung dari 27 Januari hingga 2 Februari 2023.
Tercatat sebanyak 34 kelurahan atau desa yang berada di 9 kecamatan terdampak banjir. Kesembilan kecamatan itu yaitu Kecamatan Singkil, Mapanget, Tikala, Tuminting, Wenang, Sario, Bunaken, Paal Dua dan Wanea.
Sedangkan tanah longsor berdampak di 22 kelurahan atau desa di 7 kecamatan. Kecamatan terdampak berada di Kecamatan Tikala, Singkil, Wanea, Bunaken, Mapanget dan Wenang.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 1.674 warga terpaksa mengungsi akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara, yang terjadi pada Jumat 27 Januari 2023.
&amp;ldquo;Total warga mengungsi berjumlah 1.674 warga. Mereka tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Bunaken 948 warga, Paal Dua 370, Singkil 215, Tikala 100 dan Wanang 41,&amp;rdquo; ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Berdasar catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (30/1/2023).
Berdasar catatan BNPB, hingga saat ini korban jiwa akibat banjir dan longsor berjumlah 5 warga, dengan rincian meninggal dunia akibat banjir 1 warga dan longsor 4 orang.
&amp;ldquo;Selain korban meninggal, tanah longsor mengakibatkan warga luka berat 1 warga dan luka ringan. Mereka yang luka telah mendapatkan perawatan dari dinas kesehatan setempat,&amp;rdquo; katanya.
BACA JUGA: Banjir di Manado, BNPB: 420 Rumah Warga Rusak Berat&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Saat ini, sambungnya, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado dan dinas terkait di wilayah kota mengoperasikan dapur umum dan memberikan pelayanan dasar lainnya.
&amp;ldquo;Tim gabungan yang dipimpin BPBD berlangsung di beberapa titik, termasuk yang dilakukan warga Kelurahan Molas. Kegiatan tersebut masih akan dilakukan hingga hari ini,&amp;rdquo; katanya.Pemkot Manado pun telah menetapkan status keadaan darurat penanganan banjir dan tanah longsor. Status dengan nomor 27/KEP/B06/BPBD/2023 ini berlangsung 7 hari, terhitung dari 27 Januari hingga 2 Februari 2023.
Tercatat sebanyak 34 kelurahan atau desa yang berada di 9 kecamatan terdampak banjir. Kesembilan kecamatan itu yaitu Kecamatan Singkil, Mapanget, Tikala, Tuminting, Wenang, Sario, Bunaken, Paal Dua dan Wanea.
Sedangkan tanah longsor berdampak di 22 kelurahan atau desa di 7 kecamatan. Kecamatan terdampak berada di Kecamatan Tikala, Singkil, Wanea, Bunaken, Mapanget dan Wenang.</content:encoded></item></channel></rss>
