<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kegiatan Life Skill, Cara Latih Anak Berkebutuhan Khusus Tingkatkan Konsentrasi</title><description>Kegiatan life skill juga bisa membantu mereka meningkatkan konsentrasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/01/337/2757373/kegiatan-life-skill-cara-latih-anak-berkebutuhan-khusus-tingkatkan-konsentrasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/02/01/337/2757373/kegiatan-life-skill-cara-latih-anak-berkebutuhan-khusus-tingkatkan-konsentrasi"/><item><title>Kegiatan Life Skill, Cara Latih Anak Berkebutuhan Khusus Tingkatkan Konsentrasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/02/01/337/2757373/kegiatan-life-skill-cara-latih-anak-berkebutuhan-khusus-tingkatkan-konsentrasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/02/01/337/2757373/kegiatan-life-skill-cara-latih-anak-berkebutuhan-khusus-tingkatkan-konsentrasi</guid><pubDate>Rabu 01 Februari 2023 20:10 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/01/337/2757373/kegiatan-life-skill-cara-latih-anak-berkebutuhan-khusus-tingkatkan-konsentrasi-2oa3GdFMBG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Guru anak berkebutuhan khusus Ajeng Nidar Ramandha (Foto : Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/01/337/2757373/kegiatan-life-skill-cara-latih-anak-berkebutuhan-khusus-tingkatkan-konsentrasi-2oa3GdFMBG.jpg</image><title>Guru anak berkebutuhan khusus Ajeng Nidar Ramandha (Foto : Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Guru anak berkebutuhan khusus (ABK) sekaligus Penanggung Jawab Divisi Inklusi Sekolah Alam Bambu Item (Sabit), Ajeng Nidar Ramanda menjelaskan salah satu terapi untuk ABK adalah dengan melatih konsentrasi mereka adalah dengan cara melakukan kegiatan life skill.

Ia menjelaskan, untuk melatih konsentrasi ABK tidak hanya dengan duduk kemudian melakukan aktivitas dengan alat peraga. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan latihan life skill.

&quot;Kegiatan life skill juga bisa membantu mereka meningkatkan konsentrasi,&quot; kata Ajeng dalam Podcast Aksi Nyata Perindo, Rabu (1/2/2023).

Ajeng menyebutkan, life tersebut berupa membersihkan alat-alat yang mereka gunakan seperti sepatu dan sepeda. Kemudian, aktivitas sehari-hari seperti memasak dan mengepel juga bisa melatih konsentrasi ABK.

BACA JUGA:JPU Tuntut Pelaku Pencabulan Anak Berkebutuhan Khusus di Jakbar 12 Tahun Penjara&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Itu ada level dan jenjangnya, bahkan dari play group sampai kelas enam. Kalau kelas enam ini harusnya sudah bisa pasang lampu atau kupas buah,&quot; ujarnya.

Ajeng mengatakan, kegiatan tersebut nampak sederhana namun tidak banyak disadari bahwa kegiatan di atas mampu melatih konsentrasi baik anak pada umumnya hingga ABK.</description><content:encoded>JAKARTA - Guru anak berkebutuhan khusus (ABK) sekaligus Penanggung Jawab Divisi Inklusi Sekolah Alam Bambu Item (Sabit), Ajeng Nidar Ramanda menjelaskan salah satu terapi untuk ABK adalah dengan melatih konsentrasi mereka adalah dengan cara melakukan kegiatan life skill.

Ia menjelaskan, untuk melatih konsentrasi ABK tidak hanya dengan duduk kemudian melakukan aktivitas dengan alat peraga. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan latihan life skill.

&quot;Kegiatan life skill juga bisa membantu mereka meningkatkan konsentrasi,&quot; kata Ajeng dalam Podcast Aksi Nyata Perindo, Rabu (1/2/2023).

Ajeng menyebutkan, life tersebut berupa membersihkan alat-alat yang mereka gunakan seperti sepatu dan sepeda. Kemudian, aktivitas sehari-hari seperti memasak dan mengepel juga bisa melatih konsentrasi ABK.

BACA JUGA:JPU Tuntut Pelaku Pencabulan Anak Berkebutuhan Khusus di Jakbar 12 Tahun Penjara&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Itu ada level dan jenjangnya, bahkan dari play group sampai kelas enam. Kalau kelas enam ini harusnya sudah bisa pasang lampu atau kupas buah,&quot; ujarnya.

Ajeng mengatakan, kegiatan tersebut nampak sederhana namun tidak banyak disadari bahwa kegiatan di atas mampu melatih konsentrasi baik anak pada umumnya hingga ABK.</content:encoded></item></channel></rss>
